> Zenzi Aekido <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> tidak ada anak haram..., yang ada itu anak yang 
> lahir degan cara yang haram. jangan perdebatkan
> agama..., bagi yang bisa ikut aturan islam... 
> jadikanlah islam pedoman hidup..bagi yang tidak
> bisa,.. ikutlah pedoman yang lain...
> 


Anak haram cara lahirnya sama saja dengan anak yang enggak haram!
Kalo pakai pedoman Islam, anak haram dilahirkan oleh pezinah !
Kalo pakai pedoman lain tidak dikenal anak yang haram.
Bahkan dalam pedoman lain tidak pernah digunakan kata HARAM.

Marilah tak usah pakai pedoman untuk mem-beda2kan anak ataupun
manusia, karena HAM juga melarang mem-beda2kan manusia dari keimanan
atau dari agamanya.

Cuma Islam saja yang membedakan manusia dari keimanannya bahwa hanya
muslim yang paling tinggi derajat kemanusiaannya sedangkan yang bukan
muslim bukan dianggap manusia tetapi lebih rendah daripada manusia.

Biadab bukan ajaran begitu ???
Sejak lahir sebagai muslimah saya sudah diajarkan bahwa hanya muslim
sajalah yang merupakan manusia yang derajatnya ditinggikan Allah.

Biadab sekali Allah seperti itu bukan ???
Kita cuma perlu jujur mengakui yang salah adalah salah, dan yang benar
jangan disalahkan.

Sebagai umat Islam saya juga harus menghargai sama derajatnya semua
orang2 kafir, menyayangin orang2 murtad, menghormati orang murtad sama
seperti juga menghormati ulama.  Orang murtad dan ulama dan muslim
derajatnya sama yaitu sama2 manusia dengan kemuliaan yang sama.

Setuju ???  Meskipun Quran sebaliknya mengutuk pendapat ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.









Kirim email ke