flyaway_withlove wrote: > > > >jawaban nomor 10 itu agak konyol. Kita tahu sama-sama Myanmar bukan >negara yang baik. Di negara itu berdiam junta militer. Myanmar >melakukan pelanggaran ham. Demokrasi dipacung. saya pikir jawaban yang >pas adalah antara negara dan agama hubungannya sedikit.... saya pikir >tidak ada negara yang baik. tapi entahlah. >Sementara Jepang setahu saya adalah mayoritasnya adalah penganut shinto. > > >
Untuk Myanmar, Hanya mereka yang sudah pergi ke sana yang akan mengatakan kondisi sebenarnya: jatuh cinta untuk tinggal di sana. Ini pernah dimuat di milis buddhist yang lain, maybe Mabindo atau Samaggiphala atau Mubi. Mereka bisa menceritakan betapa damai dan menyenangkan tinggal di sana Untuk Jepang, di http://www.cia.gov/cia/publications/factbook/geos/ja.html Religion: observe both Shinto and Buddhist 84%, other 16% (including Christian 0.7%) di http://en.wikipedia.org/wiki/Japan#Religion Religion /Main articles: Religions of Japan <http://en.wikipedia.org/wiki/Religions_of_Japan> and Japanese mythology <http://en.wikipedia.org/wiki/Japanese_mythology>/ Japanese people usually have indifferent feelings regarding religion <http://en.wikipedia.org/wiki/Religion> and see it as something cultural or traditional; such attitude is pervasive in East Asia <http://en.wikipedia.org/wiki/East_Asia>. When asked to identify their religion, most Japanese people would profess to believe in Buddhism <http://en.wikipedia.org/wiki/Buddhism>, for their family has belonged to some sect of Buddhism or to avoid contention with religious foreigners. Shinto <http://en.wikipedia.org/wiki/Shinto>, though it originated in Japan, is hardly practiced today and its teachings are known only among a few scholars. Many practices that Buddhism and Shinto teach remain largely as customs, like manners for wedding ceremony. A minority profess to Christianity <http://en.wikipedia.org/wiki/Christianity>, shamanism <http://en.wikipedia.org/wiki/Shamanism>, and new religions such as Soka Gakkai <http://en.wikipedia.org/wiki/Soka_Gakkai_International>, some of which are related to Buddhism. Salam kasih, Khai >>10. Kalau agama Buddha itu benar-benar baik, mengapa banyak negara >> >> >Buddhis yang miskin? > > >>Bila yang Anda maksud dengan `miskin' adalah `kemiskinan secara >> >> >ekonomi', memang benar beberapa negara Buddhis miskin. Tetapi kalau >yang dimaksud `kemiskinan kualitas kehidupan', bisa dikatakan negara >Buddhis tersebut benar-benar `kaya'. Amerika misalnya, negara adikuasa >dan kaya secara ekonomi, namun menjadi salah satu negara dengan >tingkat kriminalitas tertinggi di dunia. Jutaan orang tua >ditelantarkan oleh anak-anaknya dan mati kesepian di rumah-rumah >jompo; kekerasan merajalela dan korbannya sebagian besar adalah >anak-anak; satu dari tiga perkawinan berakhir dengan perceraian; >pornografi mudah dijumpai dimana-mana. Kaya dalam hal materi, namun >bisa jadi miskin dalam kualitas hidup. Sekarang, lihatlah Myanmar, >negera yang terbelakang secara ekonomi. Orang tua begitu dihargai oleh >anak-anaknya; angka kejahatan relatif rendah; perceraian dan bunuh >diri hampir tidak pernah terdengar; kekerasan, penelantaran anak-anak, >pornografi, sulit ditemukan. Terbelakang secara ekonomi, namun > > >> kualitas kehidupannya jauh lebih tinggi dibanding negara seperti >> >> >Amerika. Tetapi kalau Anda masih menghakimi negara Buddhis semata-mata >dari segi ekonomi, perlu Anda ketahui bahwa salah satu negara paling >dinamis dalam bidang ekonomi adalah Jepang, di mana 93% penduduknya >mengaku beragama Buddha. > > >> >> >> > > > > > > > > > >Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya >maupun di luar diri saya. > >Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; >tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; >serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. >Kami mengikuti jalur perhatian penuh, >latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam >agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, >sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. >Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas >asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, >membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan >kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, >para guru, serta sahabat-sahabat kami. > >Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
