----- Original Message -----
Sent: Friday, June 17, 2005 18:35
Subject: [Dharmajala] Re: Tafsir

EasyCoolSmart :
Sepertinya ini pertanyaan buat saya yah, Sdr. Gunawan ?

GK :
Ah, nggak juga.
Meskipun kalimat itu saya kutip dari tulisan Bro EasyCoolSmart, tapi
pertanyaan saya apakah kalimat itu tafsir atau bukan, itu saya tanyakan
kepada siapa pun member milis ini yang baca pertanyaan saya itu.
Kali-kali aja ada yang berkenan menjawab.

=> OK, tapi kelihatannya ga bakal ada yg mo komentar, terlebih saya lah yg memberikan pernyataan.
------------------------------------------------
EasyCoolSmart :
Saya tidak bertafsir ; makanya saya tulis "tidak sedikit bagian yang saya
nilai ..."
Artinya, berawal dari tulisan2 tsb kemudian saya bandingkan referensi yg
saya miliki, baru saya berani utarakan.

GK :
Saya kutip lagi kalimat itu dengan lengkap.
" Dari beberapa terjemahan maupun editan dr Sdr. Jimmy Lominto ini ; tidak
sedikit bagian yang saya nilai adanya embrio yg bisa mengakibatkan nantinya
[ dalam kehidupan akan datang ] dia akan sulit berjodoh / bertemu dengan
Dharma."

Menurut Bro EasyCoolSmart, dengan kalimat tersebut Bro EasyCoolSmart tidak
bertafsir, melainkan Bro EasyCoolSmart melakukan penilaian melalui
perbandingan antara tulisan terjemahan Bro Jimmy dengan referensi yang Bro
EasyCoolSmart punya.
Bro EasyCoolSmart, apakah benar pemahaman ( atau malah tafsiran ? ;) saya
tersebut terhadap jawaban Bro EasyCoolSmart ?

=> Sorry, saya sudah baca ulang beberapa kali tapi kurang nangkap point pertanyaannya.
------------------------------------------------
EasyCoolSmart :
Tafsir, dilakukan jika sumber info tidaklah terlalu jelas ; atau yg
memberikan tafsir yg merasa tidak terjelaskan ; atau bahan tersebut berusaha
diaplikasikan dalam si-kon yg berbeda [ karena keterbatasan referensi &
berusaha dipaksakan supaya klop ].

GK :
Staement Bro EasyCoolSmart mengenai kriteria dan/atau ciri-ciri suatu
statement itu dikategorikan sebagai TAFSIR tersebut ada referensi-nya nggak
ya ?
Apakah dari buku tertentu atau kamus bahasa tertentu atau artikel tertentu,
gitu.
Kalo ada referensi-nya, tolong Bro EasyCoolSmart kasih tau donk.
=> Ngga ada, ini analisa pribadi dari karakteristik tafsir itu sendiri. Sama halnya dengan yg menyusun kamus juga; mereka juga menggarapnya dari analisa faktual. Permasalahannya adalah jika analisa saya keliru; namun apabila benar & tidak didukung kamus, apakah lantas jadi tidak benar?
------------------------------------------------
EasyCoolSmart :
Kita sudah sepakat utk tutup case ini, yah ?

GK :
Belum tuh.
Kenapa juga harus ditutup ?
=> Karena Sdr. Pelayan Buddha sendiri yg minta demikian, mungkin Sdr. Gunawan miss bacanya. Coba confirm langsung.
------------------------------------------------
EasyCoolSmart :
Oh yah jelas lha, Sdr. Gunawan bertanya, tuh ada tanda tanya ?

GK :
Baguslah, kalo jelas mah, Bro EasyCoolSmart.
Maksud saya menyampaikan hal itu sebagai penegasan aja.
Kalo sampe ada rekan yang keliru menilai ( atau menafsirkan ;) pertanyaan
saya, maka saya toh musti klarifikasi lagi.
Thanks anyway.
=> Okay, thanks juga & selamat berakhir pekan.

Best Regards,
( Gunawan Kurnia (

 -----Original Message-----
From: EasyCoolSmart
Sent: Friday, June 17, 2005 9:59 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [Dharmajala] Tafsir

Sepertinya ini pertanyaan buat saya yah, Sdr. Gunawan ?
Saya tidak bertafsir ; makanya saya tulis "tidak sedikit bagian yang saya
nilai ..."

Artinya, berawal dari tulisan2 tsb kemudian saya bandingkan referensi yg
saya miliki, baru saya berani utarakan.
Tafsir, dilakukan jika sumber info tidaklah terlalu jelas ; atau yg
memberikan tafsir yg merasa tidak terjelaskan ; atau bahan tersebut berusaha
diaplikasikan dalam si-kon yg berbeda [ karena keterbatasan referensi &
berusaha dipaksakan supaya klop ].

Kita sudah sepakat utk tutup case ini, yah ?

Oh yah jelas lha, Sdr. Gunawan bertanya, tuh ada tanda tanya ?

 -----Original Message-----
From: Gunawan Kurnia
Sent: Thursday, June 16, 2005 7:29 PM
To: Dharmajala
Subject: [Dharmajala] Tafsir
Importance: High
Sensitivity: Confidential

Ngomong-ngomong soal TAFSIR neh,
Saya mau nanya.

Kalimat yang saya quote di bawah ini TAFSIR apa bukan ya ?
" Dari beberapa terjemahan maupun editan dr Sdr. Jimmy Lominto ini ; tidak
sedikit bagian yang saya nilai adanya embrio yg bisa mengakibatkan nantinya
[ dalam kehidupan akan datang ] dia akan sulit berjodoh / bertemu dengan
Dharma."

Barangkali ada rekan yang bisa bantu ?
Kalo bisa seh dengan penjelasannya.

Sekali lagi, saya ini nanya lho, bukan lagi berasumsi dan/atau mengambil
kesimpulan.
Thanks anyway.

Best Regards,
( Gunawan Kurnia (



** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke