>Yang Dihadiri Oleh Begitu Banyak Suciwan-Suciwati, Para Raja Naga, Para
>Garuda, Para
>Gandava Dll, Yang Pokonya Komplit Enggak Tanggung Tanggung Untuk
>Bersilaturahmi/ Bertatap Muka / Memdengarkan Dharma Dari Sang Buddha
>Shakyamuni.
-------------------------------------------------
iya pertama-tama bro Ika harus mengerti bahwa semua makhluk pada dasarnya adalah makhluk abadi, tidak diciptakan dan tidak dimusnahkan. Avalokitesvara telah mencapai pencerahan beberapa kalpa yang lalu tentu saja bisa bertemu dengan Shakyamuni Buddha di kalpa ini.
Sudah jelas pertemuan di Bumi, dalam sutra tersebut dijelaskan nama lokasi tempat pertemuan tersebut bukan.. ??
-------------------------------------------------
Juga Saya Pernah Membaca Kalau Sang Buddha Bersama Rombongannya Datang
>ketempat Ibunya Unutk Membabarkan Dharma, Sedangkan Disana Dituliskan Bahwa
>Sang Ibu Saat Itu Berada Di Surga Tertentu (saya lupa namanya). Jadi
>Bagaimana Nalarnya Untuk Ini Semua?? Apakah Sang Buddha Pergi Ke Surga
>Tempat Ibunya Berada Setelah Meninggal?? Apakah Begitu Atau Bgm Nalarnya!!
-------------------------------------------------
Why not? Dengan kesaktian Sang Buddha , Beliau dapat menembus berbagai alam tanpa menunggu kematian !!!. Kenapa anda berpikir bahwa menuju surga hanya bisa dicapai setelah meninggal???
Kalau anda sudah mempelajari Budhisme benar-benar, maka pergi surga dan neraka ataupun nirvana, tidak perlu menunggu kematian datang!!!
Karena baik surga, neraka, nirvana, dsb-dsb... itu semua ada di alam pikiran kita !!!
konsep ini tidak pernah dijelaskan di agama lain.. selama saya belajar di agama saya yang dahulu, saya tidak pernah mendapatkan DIMANA LETAK SURGA DAN NERAKA !!!!!
Kalau bro Ika ingin mempelajari konsep surga dan neraka serta konsep emptiness pertama-tama belajarlah dari Sutra Shurangama , saya sangat merekomendasikan sutra tersebut. Sang Buddha dengan sangat jelas menggambarkan apa itu itu neraka dan apa itu emptiness !!!!
Michael suswanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Itulah yang disebut dengan bertemu secara batin atau bisa juga bertemu
secara raga sukma.
>From: Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [email protected]
>To: [email protected]
>Subject: Re: [Dharmajala] Re: ini buat para pecinta sutra buddha
>Date: Thu, 7 Sep 2006 23:19:36 -0700 (PDT)
>
>Dear Bros & Sis,
>
> Mari Kita "Menukik" Langsung Pada Persoalan, Ok ?! __._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
![]()
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
