September 29, 2005

A Winner Either Way

Read:
Philippians 1:15-26

For to me, to live is Christ, and to die is gain. —Philippians 1:21

Bible In One Year: Daniel 10-12

coverLois had just undergone cancer surgery and was alone with her thoughts. She had faced death before, but it had always been the death of people she had loved—not her own.

Suddenly she realized that losing someone she loved was more threatening to her than the possibility of losing her own life. She wondered why. She remembered that she had asked herself before her operation, "Am I ready to die?" Her immediate answer had been, and still was, "Yes, I am. Christ is my Lord and Savior."

With her readiness for death assured, she now needed to concentrate on living. Would it be in fear or in faith? Then God seemed to say, "I have saved you from eternal death. I want to save you from living in fear." Isaiah 43:1 came to mind: "Fear not, for I have redeemed you; I have called you by your name; you are Mine."

Now Lois testifies, "Yes, I am His! That reality is more important than doctors telling me I have cancer." And then she adds, "I win either way!"

Lois' insight is a convinced echo of Paul's words in today's text, "For to me, to live is Christ, and to die is gain." Let's pray that those words will resonate in our heart. That confidence makes us a winner either way. —Joanie Yoder

Safe in the Lord, without a doubt,
By virtue of the blood;
For nothing can destroy the life
That's hid with Christ in God. —Anon.

We can really live if we are ready to die.

Kamis, 29 September
Menang dalam Semua Kondisi
Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (Filipi 1:21)

Bacaan: Filipi 1:15-26
Setahun:
Daniel 10-12

Lois baru saja menjalani operasi kanker dan sedang merenung sendirian. Sebelumnya ia telah berhadapan dengan kematian, tetapi semuanya adalah kematian dari orang-orang yang dikasihinya—bukan dirinya sendiri.

Tiba-tiba ia sadar bahwa kehilangan orang yang ia kasihi lebih menakutkan baginya daripada kemungkinan ia kehilangan nyawanya sendiri. Ia jadi penasaran. Ia ingat bahwa ia pernah bertanya kepada dirinya sendiri sebelum menjalani operasi, “Apakah aku siap mati?” Jawaban langsungnya dari dahulu sampai sekarang adalah, “Ya, aku siap. Kristus adalah Tuhan dan Juru Selamatku.”

Berbekal kesiapan atas kematiannya yang terjamin, ia kini hanya perlu berkonsentrasi untuk hidup. Kematian itu akan ia jalani dengan takut atau   iman? Lalu seolah-olah Allah berkata, “Aku telah menyelamatkanmu dari maut kekal. Aku pun ingin menyelamatkanmu dari hidup yang dipenuhi ketakutan.” Kutipan Yesaya 43:1 muncul dalam pikiran, “Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.”

Sekarang Lois bersaksi, “Ya, aku adalah milik-Nya! Kenyataan ini lebih penting daripada pernyataan dokter bahwa saya mengidap kanker.” Kemudian ia menambahkan, “Aku menang dalam semua kondisi, baik jika aku akan hidup atau mati!”

Pandangan Lois merupakan gema ucapan Paulus dalam bacaan hari ini, “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” Mari kita berdoa agar kata-kata itu bergaung di hati kita. Kepercayaan diri seperti itu akan membuat kita menang dalam semua kondisi –JEY

KITA DAPAT BENAR-BENAR HIDUP JIKA kita SIAP UNTUK MATI



Filipi 1:15-26
1:15 Ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan perselisihan, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan maksud baik.
1:16 Mereka ini memberitakan Kristus karena kasih, sebab mereka tahu, bahwa aku ada di sini untuk membela Injil,
1:17 tetapi yang lain karena kepentingan sendiri dan dengan maksud yang tidak ikhlas, sangkanya dengan demikian mereka memperberat bebanku dalam penjara.
1:18 Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita,
1:19 karena aku tahu, bahwa kesudahan semuanya ini ialah keselamatanku oleh doamu dan pertolongan Roh Yesus Kristus.
1:20 Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikianpun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku.
1:21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
1:22 Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu.
1:23 Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus--itu memang jauh lebih baik;
1:24 tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu.
1:25 Dan dalam keyakinan ini tahulah aku: aku akan tinggal dan akan bersama-sama lagi dengan kamu sekalian supaya kamu makin maju dan bersukacita dalam iman,
1:26 sehingga kemegahanmu dalam Kristus Yesus makin bertambah karena aku, apabila aku kembali kepada kamu.

 

<--------------------------------------------------------------------------->



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke