October 14, 2005

To Tell The Truth

Read:
2 Corinthians 4:3-7

We do not preach ourselves, but Christ Jesus the Lord. —2 Corinthians 4:5

Bible In One Year: Malachi 1-4

coverWhen you think of the term evangelism, what picture flashes onto the wall of your mind? A large stadium filled with people? A small booklet with a set of diagrams? A Christian wearing a pin with the symbol of a fish? A zealous believer playing intellectual chess with a pagan opponent? A salesman convincing a reluctant person to "try Jesus"?

Evangelism is a 10-letter dirty word to some of us. While we think it's a dandy idea for others, we're sure it isn't for us. We're not cut out to sell, nor shrewd enough to play intellectual games with non-Christians.

Evangelism, though, isn't about being a huckster who cons people into buying what they don't need. It has nothing to do with grabbing people by the lapels and shoving on them a faith that goes no deeper than the shirt pocket. What a grim indictment resides in the remark, "You could identify the people she had witnessed to by their haggard look."

Evangelism is simply sharing with others what we know about Jesus. "We do not preach ourselves, but Christ Jesus the Lord" (2 Corinthians 4:5). No tricks. No deception. Speak the truth, the whole truth, nothing but the truth—in love. Then leave the results with God. —Haddon Robinson

It's not our task to force God's truth
On those who may the truth detest,
But we are asked to share Christ's love
And let God's Spirit do the rest. —D. De Haan

We who know the joy of salvation should not keep it to ourselves.

Jumat, 14 Oktober
Menceritakan Kebenaran
Bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan
(2 Korintus 4:5)

Bacaan: 2 Korintus 4:3-7
Setahun:
Maleakhi 1-4

Ketika Anda memikirkan istilah penginjilan, gambaran apa yang terlintas dalam pikiran Anda? Stadion besar yang penuh manusia? Buku kecil dengan serangkaian diagram? Seorang kristiani yang mengenakan pin bergambar ikan? Orang beriman yang taat, yang sedang berdebat dengan penyembah berhala? Seorang wiraniaga yang sedang meyakinkan orang yang enggan untuk “mencoba Yesus”?

Bagi sebagian dari kita, penginjilan adalah kata dengan 11 huruf yang dihindari. Walaupun kita berpikir ini merupakan gagasan yang bagus untuk orang lain, kita yakin ini bukan untuk kita. Kita tidak cocok untuk menjadi “penjual”, ataupun cukup mahir untuk berdebat dengan orang nonkristiani.

Tetapi penginjilan sebenarnya tidak sama seperti menjadi “pedagang keliling” yang menipu orang untuk membeli apa yang tidak mereka butuhkan. Penginjilan bukanlah aktivitas seperti mencengkeram kerah baju seseorang, kemudian memaksakan iman yang tidak bisa masuk lebih dalam dari saku bajunya. Alangkah seramnya dakwaan ungkapan ini, “Anda bisa mengenali orang-orang yang telah diinjili olehnya dengan melihat penampilan mereka yang tampak murung.” 

Penginjilan adalah menceritakan kepada orang lain apa yang kita ketahui mengenai Yesus. “Bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan” (2 Korintus 4:5). Tidak ada tipu muslihat. Tidak ada penipuan. Katakan kebenaran, kebenaran yang sesungguhnya, bukan yang lain, hanya kebenaran—dengan kasih. Lalu serahkan hasilnya kepada Allah —HWR

KITA YANG MENGENAL SUKACITA KESELAMATAN
TIDAK BOLEH MENYIMPANNYA UNTUK DIRI SENDIRI



2 Korintus 4:3-7
4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.
4:5 Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus.
4:6 Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.
4:7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




SPONSORED LINKS
Gpib Gpib card Gpib interface
Religion Gpib board Christianity


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke