Untuk pengolahan 100% masih kurang dari 10 smeltet mas.. yang pengolahan diatas 
50% ada 6 persahaan.. internet kantor lg bermasalah. Coba di cari infonya di 
web..
Tadi saya tanya sama orang pegolahan perusahaan saya, dia saja tidak memiliki 
datanya ttg smelter di indonesia..

Tapi ada 68 perusahaan yg siap membangun perusahaan setelah permen 2014 berlaku 
(tentang pelarangan ekspor)..

@os.. apa kabar jepang? Hehehe..

Dikirim dari ASUS saya

-------- Pesan Awal --------
Dari:Prihatin Tri Setyobudi <[email protected]>
Terkirim:Fri, 13 Feb 2015 10:07:33 +0700
Kepada:Milis FGMI <[email protected]>
Subjek:Re: [fgmi] FW: BERITA ESDM_12 FEBRUARI 2015

Hallo Mbak Stephanie Saing... apa kabar Mbak?

jadi yang sudah di Bangun ada berapa sih?


salam,
Prihatin Tri Setyobudi

Pada 13 Februari 2015 08.58, Rizqi Syawal 
<[email protected]<mailto:[email protected]>> menulis:

Oh iya betul, sumber  utk power plant utk smelter juga biasanya jadi 
pertimbangan. .. . .

On Feb 13, 2015 8:56 AM, "Stephanie Saing" 
<[email protected]<mailto:[email protected]>> wrote:
Salam semuanya,
Ijin nimbrung. Pembangunan smelter memang masih digenjot terus meski juga masih 
banyak penolakan. membangun smelter biayanya bisa sebesar biaya pembukaan 
tambang itu sendiri, tergantung dari banyak faktor krusialnya, seperti jenis 
orenya, life of mine, teknologi yang dipakai, supply listrik dan air yang 
kontinu, infrastruktur penunjang lainnya, termasuk sdmnya.

saya kurang tahu pasti berapa jumlah yang sudah mengajukan izin dan sedang 
membangun. di cc ada gambar kebutuhan listrik untuk beberapa smelter yang 
sepertinya sudah mengajukan izin. mungkin bisa menjadi gambaran. gambar dari 
pihak esdm saat presentasi di coal transAsia 2014 kemarin.

terima kasih,

Stephanie Saing
-------------------------------------------------------------------------
Have a blessed day~keep thankful always!

________________________________
From: Rizqi Syawal <[email protected]<mailto:[email protected]>>
To: [email protected]<mailto:[email protected]>
Sent: Friday, February 13, 2015 10:37 AM
Subject: Re: [fgmi] FW: BERITA ESDM_12 FEBRUARI 2015

Setahuku bangun smelter lumayan pri, bisa hampir se apbd kabupaten di  Jawa 
Tengah (katanya. . . . .)


On Feb 13, 2015 8:06 AM, "Prihatin Tri Setyobudi" 
<[email protected]<mailto:[email protected]>> wrote:
Makasoh Kamil, Wih smelter lagi yha... emang bener2 jadi masalah besar di dunia 
pertambangan smelter itu yha.... biaya bangun smelter tuh berapaan sih? 
Sekarang ini di Indonesia dah dibangun berapa unit? Yang sudah mengajukan ijin 
membangun smelter berapa?
Makasih atas pencerahannya
Salam,
Prihatin Tri Setyobudi
On Feb 13, 2015 7:58 AM, "Mohammad Riyan Kamil" 
<[email protected]<mailto:[email protected]>> wrote:
Dear all, sekedar sharing berita tentang tambang..

From: Sekretariat Perhapi 
[mailto:[email protected]<mailto:[email protected]>]
Sent: Thursday, February 12, 2015 3:17 PM
Subject: BERITA ESDM_12 FEBRUARI 2015

[Inline image 1]




BERITA ESDM



TANGGAL :  12 FEBRUARI 2015



SUMBER   : 1. Harian KONTAN
                       2. Bisnis Indonesia
                       3. Investor Daily
                       4. Harian KOMPAS




TAMBANG

ESDM akan Panggil Newmont Bahas Amandemen Kontrak

Kementerian ESDM akan memanggil manajemen PT Newmont Nusa Tenggara untuk 
membicarakan penyusunan amandemen MoU.

Dirjen Minerba Kementerian ESDM R Sukhyar mengatakan, ada aspirasi dari daerah 
NTB yang menginginkan pembangunan smelter Newmont di Sumbawa.  “Besok kami 
undang mereka untuk membahas soal smelter.”

Sukhyar menampik MoU Newmont bakal bernasib sama dengan Freeport yakni 
diperpanjang.  “Kami belum mau berbicara soal perpanjangan MoU.  Masih ada 
waktu untuk menyusunnya.”

Secara terpisah, anggota Komisi VII DPR Kurtubi meminta pemerintah mendengarkan 
aspirasi masyarakat NTB agar Newmont membangun smelter di Sumbawa.  Pasalnya, 
pemerintah telah mendengarkan aspirasi masyarakat Papua agar Freeport bangun 
smelter di Papua. “Tuntutan rakyat NTB agar smelter di Sumbawa amat sah secara 
ekonomi, berkeadilan untuk bangsa dan negara.  Tidak ada alasan untuk 
menghindar atau cari-cari alasan.”   (Investor Daily- hal 9)



Pemerintah Dorong Antam Kerjasama dengan Inalum

Pemerintah melalui Kementerian BUMN mendorong PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) 
untuk bekerjasama dengan PT Indonesia Asahan aluminium (Inalum) dalam proyek 
alumina senilai US$ 1,8 miliar di Mempawah, Kalimantan Barat.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan 
Komisi VI DPR RI terkait rencana tersebut.   “Inalum akan turut penyertaan 
modal di proyek alumina,” katanya.  (Bisnis Indonesia – hal 13)



Antam Kaji Pangkas Right Issue dari Rp 10,7 triliun jadi Rp 5,3 triliun

PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) mengkaji pemangkasan target dana hasil 
penawaran umum terbatas saham (right issue) dari Rp 10,7 triliun menjadi Rp 5,3 
triliun.   Hal itu seiring penurunan rencana penyertaan modal negara (PMN) dari 
semula Rp 7 triliun menjadi Rp 3,5 triliun.

Direktur Keuangan Antam Djaja Tambunan mengatakan, kepastian right issue masih 
perlu melewati sejumlah tahap.  Selain di DPR, aksi korporasi itu juga wajib 
mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan 
(RUPST) pada Maret 2015.  Saat ini saham Antam dikuasai oleh negara sebesar 65% 
dan publik sebesar 35%.  “Untuk menentukan kepastian size rights issue, kami 
juga perlu melihat respons investor ketika roadshow.  Masih perlu usaha 
panjang.”    (Investor Daily- hal 13)



Pemerintah akan samakan Harga Patokan Pasir Besi dan Bijih Besi

Kementerian ESDM tak lama lagi akan melonggarkan syarat ekspor konsentrat pasir 
besi atau pasir besi.

Rencananya, besaran harga patokan ekspor (HPE) komoditas ini akan disamakan 
dengan konsentrat besi alias bijih besi.  Alasannya, karena pengusaha pasir 
besi kesulitan mengekspor karena HPE terlalu mahal.   Selain itu, teknologi 
pemisahan kandungan titanium dan ilmenite dan Fe yang ada dalam pasir besi 
masih sulit dilakukan.

Kebijakan ini rencananya akan dituangkan dalam revisi lapiran Peraturan Menteri 
(Permen) ESDM Nomor 1/2014 tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral melalui 
Kegiatan Pengolahan dan Pemurnian Mineral di Dalam Negeri.

Dalam aturan itu, pemerintah akan mengubah nama pasir besi, menjadi konsentrat 
besi alias bijih besi sehingga ini akan mengubah penggolongan kode harmoni 
sistem (HS) sekaligus besaran HPE konsentrat besi.

Menurut Dirjen Minerba Kementerian ESDM R Sukhyar, draft revisi lampiran Permen 
ESDM itu sudah final dan tinggal menunggu tanda tangan Menteri ESDM.  “Saya 
sudah teken drafnya, sudah dikirimkan ke Biro Hukum dan tinggal menunggu 
tandatangan Menteri ESDM Sudirman Said,” katanya.      (Harian Kontan-14)

Central Omega gandeng Macrolink akan Mulai Bangun Smelter Nickel Pig Iron    
senilai US$ 400 juta Tahun Ini


PT Central Omega Resources Tbk –perusahaan tambang nikel, tembaga dan emas- 
berencana merealisasikan pembangunan smelter nickel pig iron tahun ini di 
Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Pembangunan smelter itu akan dilakukan melalui anak usaha PT Central Omega 
Resources Tbk, yaitu PT COR Industri Indonesia (CORII). Sebagai pelaksana 
kegiatan engineering, procurement and construction (EPC), Central Omega 
menunjuk dua kontraktor asal China, yaitu China National Machinery Imp. & Exp. 
(CMC) dan China Machinery Industry Construction Group Inc. (SINOCONST).

CORII telah merampungkan proses persiapan pembangunan smelter, seperti 
perizinan, pembebasan lahan dan sarana pendukung lain.  Rencananya, smelter itu 
berkapasitas total 300.000 ton nickel pig iron per tahun.  Kebutuhan bahan baku 
bijih nikel sekitar 1,5 juta ton per tahun.  Jika smelter itu beroperasi 2016,  
Central Omega targetkan Pendapatan US$ 100 Juta.   (Harian Kontan-hal 13/Bisnis 
Indonesia-hal 15/Investor Daily- hal 14)



PT Garda Tujuh Buana Tbk Hentikan Sementara Operasi Tambang                     
   Selama Minimal 3 bulan

PT garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) menghentikan operasi tambang batubaranya untuk 
jangka waktu minimal tiga bulan, menyusul anjloknya harga batubara dalam 
beberapa tahun terakhir.

Direktur Utama Garda Tujuh Buana, Ratendra Kumar Srivasta menjelaskan, harga 
batubara telah jatuh lebih dari 50%.  “Secara global, ada rasionalisasi 
produkisi yang mencapai 118 juta ton, namun pengurangan produksi ini diimbangi 
dengan peningkatan produksi di Indonesia, Asutralia dan India.”

Ratendra menambahkan bahwa alasan penghentian produksi adalah permintaan yang 
menurun tajam.  Perseroan memasok batubara ke pasar India, di mana terjadi 
perubahan struktural dalam pasar batubara karena perubahan pemerintahan.  “Kami 
berharap akan mulai menjual batubara ke India pada Mei atau Juni 2015 dan 
seterusnya.”  (Bisnis Indonesia –hal 15/Investor Daily- hal 14)



Penambangan Emas Rakyat di Cianjur  Makan Korban

Aktivitas penambangan emas rakyat di kawasan Gunung Rosa, Kecamatan Campaka, 
Cianjur, Jawa Barat, memakan korban jiwa.  Seorang penambang ditemukan tewas, 
sedangkan empat penambang lainnya terjebak di dalam lubang penggalian sedalam 1 
kilometer, Selasa (10/2) hingga Rabu (11/2).

“Kami masih terus melakukan pencarian meski terkendala kondisi lubang 
penggalian yang sempit, hujan di sekitar lokasi pencarian, hingga alat 
pendukung pencarian yang sederhana,” kata Kapolres Cianjur AKBP Deddy Kusuma 
Bakti di Cianjur.   (Harian Kompas-23)



Di Pongkor, Bogor, PETI Ambil 2 Ton Emas
            Menurut Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) Tato 
Miraza, dalam dua tahun terakhir, penambangan tanpa izin mengambil sekitar 2 
ton emas atau setara




Salam,

Maria

--
Sekretariat PERHAPI
Komplek Rukan Crown Palace Blok D No. 9
Jl. Prof. Dr. Soepomo, SH No. 231 - Tebet
Jakarta Selatan 12870
Telp. 021-83783766
Fax. 021-83783765
Untuk menjadi anggota mailinglist anggota PERHAPI.
Kirim email kosong ke : 
[email protected]<mailto:[email protected]>
web: www.perhapi.or.id<http://www.perhapi.or.id/>


________________________________

"This email (including attachments) is intended only for personal and 
confidential use of designated recipient(s). If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any review, dissemination, distribution 
or copying of this email (including attachments) is strictly prohibited and you 
must delete this email (including attachments) immediately.

Email transmission cannot be guaranteed to be error-free. Therefore, we do not 
represent that this information is complete or accurate and it should not be 
relied upon as such. Although PT Antam (Persero) Tbk is implementing anti virus 
software for this email and attachments, PT Antam (Persero) Tbk accepts no 
liability for any damage caused by any viruses and malicious codes transmitted 
by this email. The receiver is responsible for checking and deleting any 
viruses and malicious codes as a result of email transmission".

"We are not in a position to advise you, we are not advising you, and the 
contents of this e-mail must not be construed as any advice to you, on 
(a)whether to purchase any of our securities or, (b) if you hold an investment 
in our securities, the value of your investment or how or whether you can 
affect any trades relating to your investment. These queries should be 
addressed to a licensed broker or your broker from or through whom you bought 
the relevant investment, respectively."




________________________________

"This email (including attachments) is intended only for personal and 
confidential use of designated recipient(s). If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any review, dissemination, distribution 
or copying of this email (including attachments) is strictly prohibited and you 
must delete this email (including attachments) immediately.

Email transmission cannot be guaranteed to be error-free. Therefore, we do not 
represent that this information is complete or accurate and it should not be 
relied upon as such. Although PT Antam (Persero) Tbk is implementing anti virus 
software for this email and attachments, PT Antam (Persero) Tbk accepts no 
liability for any damage caused by any viruses and malicious codes transmitted 
by this email. The receiver is responsible for checking and deleting any 
viruses and malicious codes as a result of email transmission".

"We are not in a position to advise you, we are not advising you, and the 
contents of this e-mail must not be construed as any advice to you, on 
(a)whether to purchase any of our securities or, (b) if you hold an investment 
in our securities, the value of your investment or how or whether you can 
affect any trades relating to your investment. These queries should be 
addressed to a licensed broker or your broker from or through whom you bought 
the relevant investment, respectively."

Kirim email ke