Salam,
"Jika ada sebab pasti ada akibat"
Jika ada Makhluk pasti Ada Tuhan. Karena keduanya memenuhi sebab 
akibat. Yaitu Tuhan Khalik pencipta dan makhluk yg diciptakan. Ada 
pernyataan bahwa makhluk itu tidak akan pernah tidak ada. Karena 
suatu sebab pasti ada akibat dan kedua-duanya tidak akan pernah 
tidak ada. Karena akan selalu bergandengan. Saya katakan benar. 
Bahwa tidak ada kekosongan suatu makhluk pun. Artinya makhluk akan 
selalu ada. Tapi masalahnya terdapat derajat makhluk itu sendiri.

Tuhan, makhluk, (manusia merupakan bagian dari makhluk). Keduanya 
memenuhi hukum sebab akibat. Artinya keduanya selalu berhubungan. 
Tidak ada kecualinya. Makhluk lain selain manusia mereka berhubungan 
sebagai akibat dari Tuhan. Lalu dalam Apakah bentuk "hubungan" itu 
sendiri? Dalam praktiknya  yaitu tunduk dg aturan-Nya Tuhan. Seperti 
siang merupakan waktunya matahari kelihatan dan malam waktunya untuk 
bulan dan bukti lainnya. Lalu apakah hubungan manusia sebagai 
makhluk dan Tuhan sbg khalik?
Kita harus mengetahui apa itu "hubungan"?
Hubungan itu ada dua macam"
1. Hubungan dua sesuatu contoh: nasi dg roti. Keduanya dapat 
dihubungkan dg pemahaman bahwa keduanya adalah makanan.
2. Hubungan antara sesuatu dengan hubungan itu sendiri. Itulah 
hubungan Tuhan dan makhluk. Tuhan yg menciptakan makhluk. Makhuk yg 
diciptakan Tuhan. Jadi kedua2 dihubungkan oleh ciptaan. Namun Tuhan 
adalah pencipta. dan makhluk adalah yg dicipta.
Jadi sudah suatu keharusan sesuatu yg dicipta memasuki aturan yg 
pencipta. Jika tidak tentu dia akan keluar dari jalurnya. Alias. 
Bukan pencipta ataupun yg dicipta.

Kita sebagai yg dicipta masuk suatu aturan yg dicipta. Itu secara 
teori dan konsep. Namun secara praktis dan nyata. Apakah aturan itu?
Apakah aturan Manusia kepada Tuhan seperti aturan makhluk lain 
kepada Tuhan? Tentu jawabannya tidak. Karena kadar potensi manusia 
lebih banyak dibandingkan potensi makhluk lain. Tapi bukan tempatnya 
untuk menjelaskan hal tersebut.

Apakah aturan itu? Siapakah aturan tsb? Tentu jawaban tsb tidak bisa 
dijawab oleh akal kita. Karena akal kita bertugas hanya memilih 
saja. Sekarang kita harus tahu terlebih dahulu aturan mana yg 
diinginkan Tuhan. Jika kita  ingin tahu aturan mana yg Tuhan 
inginkan. Harus tahu dahulu siapa Tuhan. Bagaimana keberadaan-Nya?
Berarti pengetahuan kita tentang aturan, misalnya (ajaran Agama, 
kitab, Nabi) merupakan pengetahuan turunan dari pengetahuan kita 
akan Tuhan.  Jadi, kita harus tahu terlebih dahulu Tuhan mana yang 
benar-benar Tuhan. Artinya Tuhan yang keberadaanya memang bisa 
dijawab oleh akal itu sendiri. Bahkan tanpa Kitab sekalipun, atau 
Nabi.
Makanya ada pemahaman bahwa wahyu itu ada dua. 1. Wahyu dari luar: 
Kitab, nabi 2. Wahyu dari dalam: Akal.
Tapi akal mana yang dapat menjadi wahyu dan dapat membenarkan 
keberadaan Tuhan?
Akal yg sudah tahu mana "ada" dan mana "tiada". Karena Tuhan itu 
adalah benar-benar ada dan yang lain ketiadaan. Maka orang yang 
paling mengerti tentang Tuhan secara teori adalah orang yang 
mengetahui ada itu sendiri.
Setelah kita Tahu mana yang benar-benar Tuhan berdasarkan teori. 
Lalu datang informasi dari Kitab dan Nabi bahwa inilah Tuhan yang 
kamu maksud. Karena ada kesamaan apa yang dikatakan akal tentang 
Tuhan itu sama dengan apa yang dikatakan Alkitab dan Nabi tentang 
itu.


Semoga bermanfaat.

wassalam.








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke