Pak Wal dari banyak posting yang saya baca selalu mencibir karya-karya teknologi Indonesia. saya tidak tahu apakah ia tahu betul masalah teknologi yang dibahas atau ada unsur lain. Tapi ketika berbicara masalah China segalanya selalu berbinar binar.
Yang saya puji dari bangsa china justeru rata-rata mereka memiliki kebanggaan terhadap produk dan karya bangsanya sendiri. Tabu bagi mereka mengatakan produknya sendiri jelek dan tidak payu mesti digulung tikar. Saya sudah keluar masuk Beijing beberapa kali mengecek proyek perusahaan saya yang berkaitan dengan teknologi tinggi dikerjakan oleh sebuah kontraktor China. Terus terang mereka cukup PD mempromosikan kemampuan teknologinya walau sebenarnya pas-pasan dan yang lebih menakjubkan nampaknya walau apa kata orang sudah pasti sebagai sesama orang China akan memakai jasa kontraktor ini dimanapun mereka berada. SH On 10/14/09, Wal Suparmo <[email protected]> wrote: > Sa;am, > 1) Saya tidak pernah menyebut2 jalan tol Cipularang. > 2) Para kontraktor dari luar negeri hanya mau mempergunakan tehnik yang > telah teruji dan paling sedikit 25 tahun. Pada waktu itu umur penemuan > cakar ayam yang hendak dipromosikan Indonesia, baru kira2 5 tahun. Saya > belum bicara mengenai tehnik cara pengujian yang masih sangat kurang dan > dibawah standard.Pemberian hak patent adalah politis ( menurut saya) dan > berdasarka patrotisme yang berlebih. > 3) Sekali lagi.Terbukti sekarang setelah 30 tahun cakar ayam dan LABA2 TIDAK > LAKU DI JUAL DI LUAR NEGERI. > Wasalam, > Wal Suparmo
