Dari mengikuti seminar untuk menjaring 10 BG terbaik dari Batan 2 hari yang 
lalu.
Thorium Monazite BANGKA BELITUNG untuk PLTN dikuasai KOBATIN, terutama unsur 
dari Malaysia. Mohon konfirmasi untuk di luruskan.
Uranium di Irian Jaya, dikuasai oleh Penambang Emas dari Luar Negeri (Freeport).
Data siklus Bahan Bakar nuklir belum sampai pengayaan Uranium telah dikuasai 
BATAN.
(pengayaan Uranium di Indonesia di larang oleh IAEA) .
SDM Nuklir sudah banyak yang pensiun atau hampir pensiun. SDM Muda belum siap 
untuk menguasai Teknologi Nuklir.
Pekerjaan di BATAN, banyak yang diluar TUSI BATAN, sehingga ada orang BATAN 
menjadi tersangka (lihat berita koran), urusannya di luar TUSI BATAN ( kata 
mantan personil KPK).

Wassalam soedardjo

--- Pada Sel, 17/11/09, metnetjp2008 <[email protected]> menulis:

Dari: metnetjp2008 <[email protected]>
Judul: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: PLTN Tetap Dibangun (Status terakhir)
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 17 November, 2009, 4:38 AM







 









      Yth. pak Ma'rufin,



Sy pikir juga begitu, Baik energi nuklir maupoun energi

terbarukan (EBT) lainnya, kita sama-sama tidak siap.



Tetapi perlakuan ke PLTN tdk sama terhadap EBT.



Bbrp EBT sudah memiliki pilot project, apa krn 5 kendala

tidak siap akan membuat pilot project mereka dibatalkan ?

Jawabnya tidak dibatalkan.



Lalu apa proyek PLTN akan dibatalkan ? Seharusnya jawabnya

juga SAMA, tidak dibatalkan. :D



------------ --------- ----

BTW, terkait 5 kendala PLTN, pendapat pribadi saya:



1. Bahan bakar PLTN tidak siap.



Sy ingin menyampaikan bahwa ketersediaan bahan bakar siap.

Data ketersediaan Uranium belum saatnya dipublikasi krn

perlu bbrp verifikasi. Bagi para expert pertambangan, bisa

memberikan dugaan kasar ttg ciri2 potensi tambang Uranium,

dan ternyata ada banyak di Kalimantan, Sumatra, Irian Jaya.

Dan ada yg bisa menyediakan Uranium min 10 ton/tahun

dari suatu perusahaan lokal dg produksi terbukti valid.



Dan bila kita jalan2 ke bangka belitung (ingat laskar pelangi),

Thorium bertaburan di pantai dlm jumlah luar biasa. Bila

digunakan oleh PLTN, bisa breeding dan mampu menyediakan

bahan bakar 4 PLTN sampai 300 tahun lebih.

Pilihan produksi cuman 2, dipakai sendiri atau di-EKSPOR.

------------ --------

Catatan: Jepang dapat Uranium dari Uzbekistan, Cina dapat

dari Australia, Amerika dapat dari Rusia dan lokal.



2. Teknologi Pengkayaan tidak siap.



No comment, takut sama spy di forum ini. he he he.

------------ --

Catatan: JEpang melakukan pengkayaan Pu di Prancis, Korsel

dilarang oleh IAEA untuk melakukan riset pengkayaan Uranium,

Iran dilarang juga tapi melawan.



3. SDM nuklir tidak siap.



Justru pada saat ini sampai 10 tahun ke depan, SDM PLTN kita

sedang menapaki puncak dlm penguasaan teknologi nuklir.

Perlu kepastian dari pemerintah untuk membangun PLTN supaya

penguasaan teknologi PLTN bisa meningkat. Kalau PLTN batal

lagi, bisa dipastikan mereka yg berada di barisan depan akan

beralih profesi atau memutuskan jadi TKI. Bbrp tenaga nuklir

Indonesia sudah bekerja di Mitsubishi (USA), AECL (Canada),

NAIS (swasta Japan) dll.

Desember 2009, Sy ada wisata 3 minggu ke PLTN Kashiwazaki

Kariwa dan HTTR (Jepang). Siapa tahu ada order outsourching

seperti dulu di HTTR 2002-2006. Lumayan khann. Mohon doanya.



------------ --------- --------- --------

Kasus HOT, USA kehilangan SDM Pengkayaan Uranium krn semua

PLTN menggunakan bahan bakar dari bom nuklir (U235 98%) yg

dibeli dari Rusia maupun dari Amrik sendiri. Skr USA justru  outsourching dg 
Prancis dan Jepang untuk SDM ini.

------------ --------- --------- --------

Kasus lokal, UGM MENUTUP JURUSAN TEKNIK NUKLIR.

------------ --------- --------- --------



4. Duit



Sudah ada yg mau . . . . , tapi daya kecil kelas 25MWe.

Yg lain wait and see, tunggu kepastian bisnis menguntungkan

untuk membangun PLTN 1000MWe, kepastian regulasi PLTN, dan

menunggu harga BBM stabil diatas US $50.

------------ --

Catatan: PAda saat Harga BBM US $30, negara2 berkembang spt

Iran, Cina, India, Emirat Arab, Vietnam, dll memutuskan

bangun PLTN, krn Energi fosil HARUS DIHEMAT.



5. Teknologi PLTN yg dipilih



PLTN daya masif untuk kebutuhan yg besar (sekitar 1000MWe)

dan tidak bisa disaingi oleh PLT kecil2 (terutama untuk

base-load industri di Jawa), promotor sudah merekomendasi

--PLTN tipe PWR. Progress 60-70%. Seharusnya pd tahun 2010,

progress naik menjadi 80%. Kita nantikan perkembangannya.

Yg pasti para LSM anti-PLTN sedih kalau PLTN batal, krn

mereka terpaksa cari kerjaan lain, sy juga begitu, ;D



-----------

Catatan: Agenda Riset NAsional 2010-2025, ada kata PWR

dan advanced reactor (arahnya ke HTGR untuk produksi Hidrogen).



Salam

Muhammad Subekti

Kirim email ke