kabar terakhir yang saya terima dari koordinator saya adalah:
1. berkas kami masih di setjen dan belum masuk ke bkn karenaijazah kami belum
termasuk dalam berkas. dan kami sudah berusaha keras untuk mengirim ijazah
tersebut
2. berita dari bkn bahwa usulan formasi 2007 paling lambat september kemaren,
tetapi setjen sudah mengajukan permohonan perpanjangan waktu. tapi belum ada
tanggapan dari setjen (kalo dah tau september terakhir, kenapa dilama-lamain
sih)
3. ada perbedaan informasi mengenai tmt kami. kepegawaian pb menginformasikan
bahwa tmt kami adalah september 2007.
demikian informasi terakhir dari angkatan 2006 penempatan pb.
tanggapan, saran, kritik dan lainya sangat diharapkan agar proses pengangkatan
kami bisa berjalan lebih lancar. baik lewat milis ini atau lewat japri di
[EMAIL PROTECTED]
best regards
andi saputra
kppn sibolga
Setelah membahas permasalahan D4 dan D III khusus, sekarang saya akan
membahas kasus kedua yakni PENGANGKATAN adik2 kelas angkatan 2006.
Kita semua tahu bahwa hanya DJPBN saja yg belum mengangkat adik2
kelas angkatan 2006. Bahkan dengan statusnya yang belum jelas ini
mereka sudah harus tersebar di seantero nusantara. Saya sangat
PRIHATIN dengan kondisi mereka. Dengan penghasilan hanya sebesar
850rb mereka harus bisa menghidupi diri mereka di tanah yang sama
sekali belum mereka kenal.
Saya pernah berbincang dengan salah seorang adik kelas yang kebetulan
waktu itu ia tidak lulus tes penerimaan DJBPN. Ia kini sudah bertugas
di BPPK Purnawarman. Ia bilang ke saya, "Mas, saya bersyukur banget
lho waktu itu tidak lulus tes". Saya hanya bisa tersenyum mendengar
pernyataan dia.
Tidak lulus tes koq malah bersyukur. Ya iyalah....Andaikan ia waktu
itu lulus tes, nasib ia mungkin saat ini sama seperti teman2nya yang
sudah tersebar di seluruh Indonesia dengan ketidakpastian status. Ia
kini sudah berstatus CPNS. Andaikan sebelum tes, adik2 kita tersebut
mengetahui nasibnya akan seperti ini. Saya YAKIN 100% mereka tidak
akan memilih untuk tidak lulus tes tersebut. Iya kan?
Mengapa para pimpinan kita di kantor pusat tidak memikirkan nasib
mereka? Apakah terlalu sibuk memikirkan TSA, MPN, KPPN Percontohan??
Mas-mas dan mba-mba, saya pikir DJBPN TIDAK akan pernah lebih baik
bila tekad reformasi yg kuat hanya datang dari daerah-daerah. Tapi
juga harus di dukung oleh mereka yang duduk di tingkat pusat.
Saya mengajak kepada rekan2 untuk berdiskusi membahas apa yg terjadi
di DJPBN...
Mohon kepada para moderator untuk meluluskan postingan saya ini. Dan
saya akan sangat berterima kasih apabila postingan saya ini
diluluskan.
Terima kasih,
Salam pembaharuan!!!
Nagabonar
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers
[Non-text portions of this message have been removed]