Assalamualaikum... Rekan-rekan milis yang budiman, bagaimana pendapat rekan2 mengenai surat S-628 tanggal 15 Nopember, dapat diakses di www.perbendaharaan.go.id
Ada 2 pengertian rancu (kurang jelas) yang saya dapat dari situ, yang mungkin jg teman2 sekalian, yaitu ada 2 kemungkinan: 1. Surat itu di tujukan buat rekan2 yang mengajukan lamaran ke Es.1 lain (lingkup depkeu), kemudian sudah masuk dalam daftar permohonan lolos butuh, maka supaya diproses lebih lanjut dimintalah surat ijin pindah / alih tugas tersebut kepada yang bersangkutan, sehingga ybs di kemudian hari mengajukan permohonan ijin pindah dengan bukti bahwa namanya sudah masuk dalam permohonan lolos butuh. (dalam hal ini si pelamar udah tgl menunggu surat ijin dikarenakan udah pada proses lolos butuh) atau kah..... 2. Surat itu ditujukan buat rekan2 yang mau mengajukan lamaran ke Es.1 lain, sehingga dalam mengajukan lamaran mesti melampirkan surat ijin itu tanpa peduli mau masuk dalam lolos butuh kek, nggak kek, yang penting bikin dulu. (dalam hal ini si pelamar belum ada kepastian pindah ke Es.1 tempat dia melamar, sehingga mengandung risiko nama baik diri sendiri). Menurut rekan2 surat itu cenderung ke yang mana, yang pertama apa yang kedua. Saya sih lebih menangkap pengertian yg pertama, namun temen2 banyak yang menafsirkan bahwa itu cenderung pada pengertian kedua, dimana kalo melamar maka siapkan dulu itu. Padahal itu kan untuk yang udah masuk dlm daftar list permohonan lolos butuh, lantas apa bila mau diproses lebih lanjut maka berikutnya siapkan surat ijin itu. Jadi saya mohon pencerahan temen sekalian, terutama yang saat ini berada di kepegawaian kantor pusat, yang saya rasa lebih tau mengenai ini. Kepada mas Hanafi, dkk, mungkin bisa membantu memberi penjelasan. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih... Wassalamualaikum Wr.Wb.
