Buat mas sandal jepit.. thank for the topic.. This is my opinion, maybe its 
wrong…    
   why jak mania become best supporter
 1. Untuk menentukan suatu pemenang, panitia penyelenggara memakai beberapa 
kriteria. Mungkin panitia memilih jak mania karena  mereka selalu hadir dalam 
setiap  pertandingan dengan jumlah  yang banyak. so mereka menggunakan 
Indikator nominal  jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan di stadion. 
yang menjadi perntayaan apakah ukuran itu hanya untuk semifinal or dari babak 
awal sampai final? klo hanya untuk semifinal tentu saja jak mania yang banyak 
coz di kandang sendiri, bagaimana jika semifinal dilakukan di bojonegoro and 
persibo ikut semifinal copa dji sam soe? tentu saja suporter boro mania pasti 
yang menjadi suporter terbaik, karena mereka akan memenuhio stadion. semua itu 
jika hanya nominal jumlah penonton yang dipakai untuk menentukan suporter 
terbaik. 
 
 
  2. Menurut pendapat saya, mungkin saja ini salah. untuk menentukan suporter 
terbaik, banyak faktor yang harus dipakai, nominal, sikap dalam stadion, 
memberi kenyamanan kepada kelompok suporter lainnya dengan baik, pulang pergi 
tertib, tidak mengakibatkan macet, memattuhi rambu2 lalu lintas, membawa 
anak-anak dan istri (cermin dari kenyamanan stadion), tetap tertib dan semangat 
mendukung timnya walaupun kalah and so on.
  3. Untuk pemain yang mengeluarkan kaosnya, mungkin itu lebih disebabkan 
karena kenyamanan aja, dan ga semua pemain lokal kayak gitu. Saya termasuk 
pemain (spesialis pengganti) yang suka mengeluarkan kaos, karena lebih nyaman. 
Jika seorang pemain merasa nyaman tentu saja akan berpengaruh terhadap 
penampilannya dilapangan. Disamping itu mengeluarkan kaos bisa jadi merupakan 
idealisme pemain itu. And mengeluarkan kaos mungkin tidak ada kaitannya dengan 
perilaku or etika pemain. Klo ga salah, mengeluarkan kaos ketika masuk lapangan 
tidak melanggar peraturan, so as long as the rule menerima why not. Lebih baik 
kita melihat aksi individu pemain seperti alexander pato dari pada melihat 
pemain yang rapi tapi penampilannya tidak seperti Didier Drogba. 
                              
  

sandall jepid <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               akhirnya
 selesai
 juga.....................
 
 yaa yaa copa dji sam soe akhirnya selesai juga 
 mengesankan bahkan menggembirakan 
 tim-tim bermain dengan baik
 cuma y jadi pertanyaan..
 semua dah bagus cuma sedikit yang mengganjal di hati butuh temen2 kasih komen,
 beda pendapat dah bisa kok...
 1. Kenapa THE JAK y dapat sebagai suporter terbaik ya?
     pdhl bikin onar di semifinal... kerusuhan, ribut dengan supoter tamu, ga 
trima kekalahan..
     kira-kira atas dasar apa ya panitia memilihnya..
 
 2. Kenapa pemain di kita begitu masuk lapangan menggantikan pemain yang kluar 
langsung ngluarin
     bajunya( kaos)... bukan biar rapi dan sebagai tanda kalo kaos ditarik 
lawan kan jadi ktauan..
 
 yaa bagi milis yang suka/peduli bola bisa deh kitas bahas sebentar ok?
 
 HIDUP....... BOLA INDONESIA !!!!!!!!
 
 __________________________________________________________
 Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
 http://www.yahoo.com/r/hs
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 
     
                               

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke