salam hormat, macem mananya abang2ku ini?? janganlah lagi ada istilah pegawai prodip, non prodip, penerimaan sarjana kek, umum kek nah yg di papan nama anda2 itu kan "pe en es".. definitip pegawai ditjen perbendaharaan, tak baiklah tuh bang..sesama pegawai kok beda2 istilah pula..apa kata dunia?? yaa kalau pangkat n golongan bedalah bang.. ada kepala kantor, kepala seksi teruss pelaksana. anehlah bang awak ini pelaksana, situ jg kan pelaksana, apa jadinya dengan istilah tersebut terjadi dalam keseharian kita dengan perlakuan berbeda-beda..sakit perutlah opung dan tulang.
tak mau pindah??kirim surat kepada yg berwenang secara hierarki, bilang awak tak mau pindah dengan alasan bla..bla.bla.. urusan dikabulkan tow tidak, itu urusan beliaulah kan beliau yg berkuasa ..ups maksud awak yg berwenang memutuskan dengan kebijakan untuk kepentingan yg lebih besar..nah awak tak terima sesuai saran yaa..silahkan mengundurkan diri. habis perkara seberapa jauhnya kampung awak.. kan masih di indonesia, tkpkn ada, besar2 pula.. aturlah buat ongkos pulang..yaa maap krn awak belum bkeluarga.. abang ini kan bukan yg termiskin di dunia, para buyut kita bilang kalau dapat rejeki janganlah lihat keatas, lihatlah kebawah dengan begitulah manusia saling tolong-menolong. sedikit cerita nih bang.. awak punya kawan..awalnya dia honorer, lulus pula cpns.. baginya berkah&rezki-NYA.. tp tak satupun manusai tahu apa kehendak-NYA, sebelum kepastian menerima lulus cpns, dari seluruh keluarganya yg berangkat sekitar 18org yg pulang hanya 3org termasuk dia yg selamat dari bencana tsunami, awak pun tak bisa bayangkan dia bisa selamat setelah digulung dalam aer itu..ah itulah kuasa-NYA bayangkan bang, setelah cobaan beerat itu bagaimana mau bilang untuk kembali hidup normal seperti biasa, awak tak tau apa yg bergejolak dalam hatinya tapi melihat dirinya awak bisa mengerti.. apa tak sutress..tapi seiring waktu dia bisa bang, setelah bkelurga lg... wah lulus pula tahap II, kluarlah sk penempatan di KPPN P di pulau kalimantan, dengan semangat berangkatlah dia.. kemaren ini dia minta untuk dapat dimutasikan ke kampuang halaman, sudah buat permohonan(tak sanggup awak membaca permohonannya) sampai pula dia menghadap, singkat kata dr yg berwenang secara lisan ok-lah.. begitu keluar sk penempatan tahap 4, tak ada pula namanya..ugghh, tanyalah dia bang.. apa dia kecewa?? hidup terasa lebih hidup dengan perjuangan krn jangan ragu dengan ketetapan&rahasia-NYA.. enjoy aja..peace man maap bang bila kurang berkenan. Pada tanggal 19/05/08, jm_hndsm <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Kebijakan kantor pusat yang memperlakukan semua pegawai dengan adil > dan memberi kan hak dan kewajiban yang sama ternyata tidak juga bisa > diterima semua pihak, apalagi kalau tidak adil yaa.., pak Boys dengan > tidak mengurangi rasa simpati saya kepada bapak dan teman teman yang > keberatan dengan hal tersebut, tentunya pak boys tahu bahwa kami dari > prodip telah diperlakukan demikian, baik jamannya KPKN KPPN dan jaman > KPPN P sekarang, bahwa kami harus pindah dan memulai segalanya dari > nol lagi setiap lima tahun sekali adalah hal yang memang diwajibkan > kepada kami, tadinya kami berpikir hal tersebut untuk menghindari asas > hub kerja dari profesionalitas berubah menjadi asas personalitas > ( KKN gituh.. ), > tapi semakin lama kami di DJPBN kami semakin tahu bahwa KKN nya > pelaksana tidaklah seujung kuku dibanding dengan KKN nya Para Dewa2 itu . > > > [Non-text portions of this message have been removed]
