Pada kenyataannya di tempat kami realisasi anggaran untuk Semester I tidak mencapai 50% tapi baru mendekati angka 40% , Pertanyaanya Ada apa dengan Penyerapan Anggaran di Tingkat K/L atau Ada apa dengan Pelayanan di Tingkat Kuasa BUN atau SOP pada KPPN masih belum mendukung percepatan pembayaran atau hal-hal lain di Tingkat K/L seperti SDM , pemahaman akan peraturan , dll. Fakta di lapangan masih ada Satker yang baru mau mengajukan pertama kali UP di Bulan Juli 2008 dengan alasan mereka sibuk dengan dana APBD? SDM/pegawai yang lain pada kemana? Fakta di lapangan masih ada Satker berkonsultasi ke KPPN dengan membawa RKA-KL mereka dan bertanya bagaimana proses pencairannya? Pemahaman peraturan khususnya Per-66 tidak merata ke Seluruh Satker walaupun sudah diadakan Sosialisasi Cuma masalahnya yang datang pada saat Sosialisasi adalah pengantar SPM bukan Pembuat Komitmen yang nyata-nyata bertanggung jawab terhadap pengeluaran dana DIPA. Fakta di lapangan banyak terdapat Mata Anggaran Pengeluaran yang tidak sesuai peruntukannya dengan BAS sedang KPPN sudah menerapkan apa yang ada pada BAS? Terjadi penolakan SPM karena tidak sesuai peruntukan MAK mengakibatkan Revisi DIPA Fakta di lapangan terdapat beberapa Satker yang katanya mereka menerima RKA-KL langsung dari Pusat? Dimana Fungsi Anggaran berbasis kinerja, apakah dari pusat K/L masih memakai fungsi Top Down. Sedang UU 17 pasal 12 sudah jelas-jelas diatur Performance Budgeting System. Mungkin teman-teman milis forum prima punya saran/kritik agar kejadian di Tahun 2007 yang saya dengar teman-teman di KPPN harus pulang jam 3 malam pada Akhir Tahun Anggaran, mudah mudahan kejadian di Tahun 2007 tidak terulang di Tahun 2008 atau malah pulang jam 4? Mohon maaf jika terdapat kata-kata yg salah karena keterbatasan Ilmu....
> > Salam hangat, > Pertama saya ucapkan terimakasih buat Bp.Budisan dan Bp.Didyk atas oleh2nya dari meksiko berupa Pengetahuan baru tentang Performance Budgeting (anggaran berbasis kinerja) dan kita tunggu ole2 dr yang lainya buat kita semua..... > berbicara anggaran berbasis kinirja menurut kesimpulan saya pribadi (maaf kalo salah) masih jauh dr yang kita harapkan...karena untuk menerapkan anggaran berbasis kinirja tersebut tidak hanya dalam hal pelaksanaannya saja tp harus dimulai dr penyusunan anggaran dr tingkat K/L, dimana K/L harus realistis dan jgn nafsu besar tenaga kurang kenapa saya simpulkan demikian hal ini terbukti bahwasanya penyerapan anggaran semester 1 masih dibawah 40 %..., dan akhirnya timbul fenomena saat2 akhir tahun anggaran untuk menghambur2kan dana dalam DIPA....karena K/L berusaha untuk mengahabiskan dana dalam DIPA tanpa memperhitungkan lagi Outcame/output nya sehingga menjadi Anggaran berbasis penyerapan anggaran.... > mohon maaf kalo tulisan ini salah..dan saya mohon masukan ide /pemikiran dari anggota millist semua untuk memperkaya pengetahuan kita. > salam, > donie > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
