Assalamu’alaikum wr.wb.
Terima kasih atas comment temen2 yg prima, Mas Soderi, Mas Hasan ! Juga kagem Pak Bambang S., walupun sudah pensiun masih mau memberikan sumbang sih-nya. Kami yg muda2 tentu saja memberikan apresiasi khusus kepada beliau.Mohon maaf sebelumnya, baru sekarang bisa on line, beberapa hari kemarin sedang ujian ! Memang benar apa yang disampaikan Pak Bambang ! Kita tentu saja bekerja sesuai batas kewenangan dan tanggung jawab, karena masih ada institusi lain yang berangkali lebih memiliki kewenangan berkenaan dengan masalah tersebut. Saya mencoba menarik kedepan kepada permasalahan yang sangat berkaitan erat dengan permasalahan Penyelesaian UP TAYL, yaitu permasalahan pemberian persetujuan TUP pada akhir tahun anggaran. Starting point-nya adalah prinsip pengelolaan uang negara yang sehat, prinsip management cash, yang merupakan salah satu unsur nuansa kebatinan lahirnya paket UU KN. Saya yang kebetulan berada di unit yang paling ujung dalam hal pelayanan, tentunya bergelut pada hal-hal yang sangat teknis dan riil. Saya dan mungkin beberapa temen yang lain sering melihat pola-pola pengelolaan UP yang barangkali bisa dibilang kurang profesional, di akhir tahun anggaran, rame-rame mengajukan TUP dan KPPN/Kanwil bisa dibilang pasti memberikan. Pada beberapa kesempatan sering terdengar ungkapan dari satker “yang penting diminta dulu, penggunaannya kan bisa aja di pikir sambil jalan”. Berdasrkan aturan yang ada TUP bisa diberikan setelah ada persetujuan dari Ka.KPPN/K.Kanwil. Perlu diingat bahwa pemberian TUP adalah untuk kegiatan mendesak dan tidak bisa ditunda. Apabila dikaitkan dengan fenomena rame2 mengajukan TUP di akhir tahun anggaran, maka akan muncul pertanyaaan selama 11 bulan yg udah berjalan ngapain aja ! Persyaratan permohonan persetujuan TUP antara lain, surat pernyataan, rincian rencana penggunaan up dan rekening koran. Namun, saya kira pemberian persetujuan TUP bisa dilihat lebih dari sekedar melihat ada atau tidaknya ketiga persyaratan tersebut di atas. Kalau pemberian TUP hanya melihat ada surat pernyataan, ada rincian rencana penggunaan (MAK yg boleh UP), dan rekening koran sudah 0 (atau jumlah tidak signifikan), saya kira tidak perlu persetujuan Ka.KPPN/Ka.Kanwil, dan cukup terlampir pada SPM TUP saja. Persetujuan TUP bermakna perlu adanya analisis kelayakan. Dalam aturan yang sudah ada memang sudah ada unsur analisis kelayakan, yakni rencana penggunaan harus MAK yg boleh UP dan saldo rekening koran harus 0 (jumlah tidak signifikan). Namun analisis terhadap pola2 pengelolaan UP yang kurang profesional tersebut saya kira belum terakomodasi dan perlu dipertimbangkan. Bukankah BUN dituntut untuk profesional, bukankah UP/TUP masih merupakan uang/kas negara, dan bukankah BUN/KBUN adalah Pembina Nasional Jabatan Fungsional Bendahara Pengeluaran ! Bukankah BUN bukan sekedar kasir namun sekaligus pengawas keuangan, dan manajer keuangan.Efek berikutnya adalah semakin profesionalnya pengelolaan keuangan/anggaran oleh Satker/Bendahara Pegeluaran dan berkurangnya penumpukan realisasi anggaran di akhir tahun. Sekali lagi barangkali uraian tsb di atas masih terlalu di luar kewenangan institusi DJPB so mohon sharing temen2 n Bapak2 yang super prima. Wassalamualaikum. Dari: BAMBANG SUPRIADI <[EMAIL PROTECTED]> Topik: Bls: [Forum Prima] Re: Penyelesaian UP TAYL Kepada: [email protected] Tanggal: Sabtu, 15 November, 2008, 6:18 AM Assalamu'alaikum wr wb Sepanjang pengetahuan saya, sampai saat saya pensiun memang peraturan tentang "penyelesaian UP TAYL" hanya sampai pada sanksi diperhitungan dengan UP tahun berikutnya. Jadi kelihatannya peraturan perbendaharaan memang baru dibuat sampai sejauh itu saja, sehingga sebagai petugas perbendaharaan tidak bisa berbuat lebih dari ketentuan yang ada. Kalau ada Bendahara Pengeluaran yang berbuat curang dengan memanfaatkan "celah" peraturan ini maka sebaiknya biarlah aparat yang berwenang yaitu aparat pengawasan dan aparat penegak hukum yang menanganinya. Wass wr wb. . ___________________________________________________________________________ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ [Non-text portions of this message have been removed]

