Saya sangat setuju kalau kebijakan cuti bersama ini ditinjau kembali (lebih
tepatnya direvisi). Masalahnya Cuti Bersama ini sebenarnya untuk siapa, dan
untuk kepentingan siapa. Kalau saya pikir-pikir dari alam pikiran saya yang
masih 'cubluk' ini sepertinya memang cuti bersama hanya menggembirakan
pegawai2 yang ditempatkan dekat dengan kampung halamannya saja, sedangkan
bagi Pegawai yang jauuuh..., sepertinya hanya disuruh gigit jari, sabar dan
sabar menunggu keajaiban untuk suatu saat bisa ditempatkan dekat dengan
kampung halamannya, sehingga bisa ikut menikmati cuti bersama ini, tanpa
merasa dipaksa untuk cuti. Semoga para pemimpin kita di sana selalu
diberikan rasa welas asih dan rasa peduli terhadap hak2 kita ini. Amien.

Pada 27 Agustus 2009 19:56, jamur kuping <[email protected]> menulis:

>
>
> cuti itu hak, hak kok dipaksa ?
> negara yang aneh...
> sama anehnya dengan perintah mendata orang yang lagi i'tikaf...
>
> dulu, katanya : alasannya biar efisien, jadi sekalian diliburkan.. lha
> kl libur, knapa pake acara cuti bersama segala ?
>
> sampe sekarang saia ndak ngerti, gimana cara mikirnya orang-orang PAN
> efisien apa pemborosan ?
> udah diitung belum, brapa biaya meliburkan sgala kegiatan ekonomi ?
>
> tapi, namanya aturan.. harus diikuti...
> ndak mungkin karena nolak cuti bersama, terus masuk...
> lha di kantor juga ngapain ?
>
> setahu saya sedang dibahas masalah revisi peraturan tentang cuti.
> termasuk cuti 1 hari.
> karena di beberapa daerah mengijinkan, namun di daerah lain justru
> tidak diijinkan.
>
> saya cuma berharap, *karena udah kadung ada cuti bersama* pimpinan
> kita di daerah bisa lebih arif... dalam mengatur ijin cuti.
> coba diitung berapa besar tingkat SPPD yg akan diterbitkan slama
> masa-masa lebaran itu
> *paling ndak sampe senin depannya*
>
> kalo ndak signifikan.. ya knapa tidak dihimbau kpd satker untuk
> mengajukan lebih awal atau menunda setelah minggu ketiga ?
>
> kearifan dan kemampuan Bapak/Ibu sekalian sebagai pimpinan akan diuji...
> justru pada idul fitri kali ini..
>
> Bagaimana mengolah agar Satker tersenyum, Pegawai pun tersenyum...
>
>
> On 8/28/09, aa_haq <[email protected] <aa_haq%40djpbn-aceh.org>>
> wrote:
> > Untuk tahun ini sudah ada edaran Sekjen Depkeu No. SE-2363/SJ/2009,
> isinya
> > antara lain menyebutkan bahwa sehubungan dengan cuti bersama Idul Fitri
> 1430
> > H, maka pelaksanaan cuti tahunan dan cuti bersama dapat digabungkan
> > sepanjang tidak mengganggu kegiatan organisasi dan pelayanan kepada
> > masyarakat. Dokumen SE tersebut dapat di-download langsung di link
> > http://lanjut.in/cuti .
> >
> > Meskipun demikian, saya tetap sangat-sangat benci*) terhadap kebijakan
> cuti
> > bersama. Sungguh sangat merugikan orang yang tidak butuh.
> >
> > *) Saya pilih kata "sangat-sangat benci" karena di forum katanya harus
> > bicara sopan. Sebenarnya saya mau mengatakan "mengutuk".
> >
> >
> >
> > Ahmad Abdul Haq dari Banda Aceh
> >
> >
>
> -Sent from my JamurBerry(r) non-wireless device
>
> jamur_kuping
> h4nafi [at] gmail.com
> ym : h4nafi
> ----
> This e-mail may contain trade secrets or privileged, undisclosed, or
> otherwise confidential information. If you have received this e-mail
> in error, you are hereby notified that any review, copying, or
> distribution of it is strictly prohibited. Please inform us
> immediately and destroy the original transmittal. Thank you for your
> cooperation.
>  
>

Kirim email ke