Kemaren sore, kami dikumpulkan kepala kantor untuk mendengar hasil rapim di Jakarta minggu lalu. Kepala KPPN kami ini, selalu menyampaikan hasil rapim2 yang dihadirinya dan juga mewajibkan para kasi dan staf yg selesai mengikuti diklat2 untuk berbagi pengetahuan sesampainya di kantor. Berkaitan dengan hasil rapim kemaren, nampaknya terdapat beberapa catatan penting. Khususnya beberapa hal yang menjadi penekanan Ibu Menteri:
1.Ibu Menteri mempertanyakan, apakah ditjen Perbendaharaan ini mempuyai data pengeluaran beberapa bulan kedepan (sisa TA 2009: Nopember-desember) 2.Apa saja yang dilakukan jajaran DJPBN selain melaksanakan tupoksinya. Terutama di KPPN, apa hanya mencatat penerimaan Negara dan mengeluarkan SP2D saja? Nampaknya kedua hal yg menjadi perhatian dan tantangan Ibu menteri harus kita tanyakan kepada diri kita masing-masing. Apakah kita sudah dapat memprediksi pengeluaran dan penerimaan beberapa bulan kedepan dan apakah kita juga telah melakukan sesuatu kegiatan bagi lingkungan sekitar yang bermanfaat, selain tupoksi (Tentunya kegiatan yang berkaitan dengan fungsi perbendaharaan di bidang keuangan Negara.) Kami sendiri telah meriview KPPN kami, memang benar, kami belum bisa memprediksi penerimaan dan pengeluaran beberapa bulan kedepan dan juga belum mempunyai kegiatan tambahan lain yang kiranya berkaitan dengan pengetahuan keuangan yang bermanfaat bagi lingkungan. Hal ini yang akan menjadi tantangan kita semua, warga djpbn. Mengapa kita tidak/belum melakukannya? Mari saatnya kini kita bergerak, majukan djpbn, bukan hanya penuhi harapan Ibu Menteri kita. NB: -Kantor pusat pun demikian nampaknya, hanya karena telah di "sentil" bu menteri, baru sekarang tergopoh2 menyusun rencana pengeluaran nop-des 2009. Terbukti surat tertanggal 21 oktober, minta data disampaikan ke ktr pusat tgl 27 oktober. -Oh ya.. kalo tentang SPAN.. khabarnya sudah sampai (masih) wacana saja, seperti sebelum2nya, yang tetap saja meragukan para peserta rapat.

