KULLUHUM IKHWANUNA
KULLUHUM MUJAHIDUNA
KULLUHUM SYAIKHUNA
WA KULLUHUM MUSLIMUN.....

Wahai Saudaraku yang ada di belahan India maupun Maroko
aku adalah  bagian darimu dan kalian bagian dariku
Tiada yang dapat memisahkan oleh nasab maupun silsilah
Dan Islam adalah Umm dan Abb ku

( Prof.Dr Yusuf Qaradhawi)

sO temen-temen semua
if there is nothing we can do for save them

let's make duah Qunut Nazilah
in our praying , in our tahajjud, and in our subuh

selama masih ada yang bisa dilakukan, lakukanlah

Ma la Yudrikuluh Wa La Yudrikuluhu



--- Pada Sen, 12/1/09, Farizal MGe <[email protected]> menulis:
Dari: Farizal MGe <[email protected]>
Topik: Re: {FoSSEI} Konsisten dalam BOIKOT YAHUDI !!!
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 12 Januari, 2009, 5:25 AM











            Hidup khilafah!!!
Hidup HAMAS!!!
Hidup PALESTINA!!!
Hidup Hidayat Nur Wahid!!!
Hidup Ismail Yusanto!!!
Hidup Salafi!!!
Hidup Rame-rame!!!

Gusdur ke Laut aja yah...!!!


--- On Sun, 1/11/09, ojon
 <asalicks_jon@ yahoo.com> wrote:
From: ojon <asalicks_jon@ yahoo.com>
Subject: Re: {FoSSEI} Konsisten dalam BOIKOT YAHUDI !!!
To: fos...@yahoogroups. com
Date: Sunday, January 11, 2009, 3:16 AM









Hanya Dua Kata: Khilafah dan Jihad
yang Bisa Menghentikan Kebiadaban Israel!



Sudah sembilah hari, Israel dengan brutal membantai umat Islam di Gaza. Lebih 
dari 450 orang telah gugur sebagai syuhada’,
dan 2300 lainnya menderita luka. Simpati dan reaksi pun berdatangan
dari seluruh dunia. Aksi menggema di mana-mana untuk mengecam dan
mengutuk kebiadaban Israel. Mulai dari negeri-negeri Arab dan non-Arab,
bahkan di negara-negara Barat sekalipun. Semuanya mengecam dan mengutuk
kebrutalan Israel.
AS
dan negara Yahudi pun terdesak oleh opini dunia. Menlu AS, Condoleezza
Rice pun mulai mencari kambing hitam. HAMAS dituding sebagai penyebab
terjadinya tragedi pembantaian ini. AS takut situasi ini akan memburuk,
dan terkena batunya. Kemarahan umat Islam kepada para penguasa mereka
pun membuncah, sebagaimana yang ditunjukkan kepada rezim otoriter
Mesir, Husni Mubarak, Raja Abdullah Yordania dan Raja Abdullah Saudi.
Tidak mustahil, kemarahan ini akan berujung pada kejatuhan mereka, dan
berdirinya Khilafah.
Karena
umat Islam mulai sadar, bahwa hanya Khilafah yang bisa menyelesaikan
masalah Palestina. Khilafahlah yang akan menyatukan seluruh potensi
umat Islam dan mengumumkan jihad untuk melawan kebrutalan Israel dan
sekutu-sekutunya.
Oleh karena itu, Hizbut Tahrir Indonesia menyatakan:
1. Tindakan
brutal Israel ini jelas merupakan tindakan biadab, yang bukan hanya
harus dikecam dan dikutuk dengan keras, tetapi juga harus dihadapi dan
dilawan dengan kekuatan yang sama. Sesungguhnya gelombang protes tiada
henti yang dilakukan oleh umat Islam diseluruh dunia menunjukkan, bahwa
mereka sesungguhnya ingin melakukan itu, dan dengan izin Allah mereka
mampu mengalahkan Israel, namun para penguasa merekalah yang justru
menjadi penghalang. Bukan hanya itu, para penguasa mereka jugalah yang
telah menutup pintu perbatasan Palestina dengan negara mereka, sehingga
anak-anak, kaum perempuan dan orang tua pun menjadi sasaran pembantaian
brutal Israel.
2. Terhadap
serangan brutal itu, AS dan negara-negara Barat justru memaklumi
tindakan Israel, padahal serangan brural ini nyata-nyata merupakan
tindakan terorisme, dan melanggar HAM. Ini membuktikan, bahwa HAM
hanyalah omong kosong, yang hanya diperuntukkan buat AS dan sekutunya,
tapi tidak untuk warga Palestina dan umat Islam. Serangan biadab Israel
itu juga menunjukkan bahwa global war on terrorism itu
hanyalah kedok untuk memerangi Islam. Bila sungguh-sungguh ingin
memerangi teroris, mengapa tindakan ini dibiarkan dan para pejabat
Israel yang bertanggung jawab juga tidak disebut teroris?
3. Menyerukan
kepada penguasa negeri-negeri Muslim untuk segera mengerahkan kekuatan
militernya untuk menghentikan kebiadaban Israel dan melindungi umat
Islam di Palestina. Bila tidak, berarti para penguasa negeri-negeri
Muslim telah mengkhianati Allah, Rasul dan orang-orang Mukmin, dengan
membiarkan terjadinya pembantaian terhadap warga Palestina.
4. Menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk tidak sekedar mengecam 
kebiadaban Israel. Pemerintah Indonesia seharusnya mengirim
Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Palestina tanpa menunggu instruksi
dari PBB. Karena, PBB jelas tidak bisa diharapkan berpihak kepada umat
Islam yang ditindas. Organisasi dunia ini terbukti lemah di hadapan Amerika 
Serikat dan sekutunya. PBB selama ini justru hanya dijadikan legitimasi 
kepentingan negara-negara penjajah seperti AS.
5. Menyerukan
kepada umat Islam untuk secara sungguh-sungguh berjuang demi tegaknya
Khilafah, karena hanya Khilafahlah yang mampu menyatukan 1,4 milyar
umat Islam di seluruh dunia dengan segenap potensi yang dimilikinya.
Dengan kekuatan inilah, mereka akan memiliki kekuatan untuk melindungi
diri, termasuk melawan kebiadaban seperti yang dilakukan oleh Israel
terhadap Palestina sekarang ini. Khilafah akan memobilisasi
tentara-tentara negeri-negeri Islam dan seluruh umat Islam dengan jihad fi 
sabilillah menghancurkan Israel dan negara-negara pendukungnya seperti AS dan 
sekutunya.
from :
http://hizbut- tahrir.or. id/2009/01/ 03/hanya- dua-kata- khilafah- dan-jihad- 
yang-bisa- menghentikan- kebiadaban- israel/




































      Ada Naruto, Sandra Dewi dan MU di Yahoo! Indonesia Top Searches 2008. 
http://id.promo.yahoo.com/topsearches2008

Kirim email ke