NU Protes Keras Pemerintah 

Laporan Wartawan Kompas M Zaid Wahyudi
Senin, 26 Maret 2007 - 20:30 wib



JAKARTA, KOMPAS--Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memprotes keras sikap
Pemerintah Indonesia yang mendukung pemberlakuan sanksi Dewan Keamanan PBB
terhadap Iran karena tetap mengembangkan teknologi nuklirnya. Sejumlah ulama
Timur Tengah juga menyatakan kekecewaannya atas sikap tersebut. 

Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi di Jakarta, Senin (26/3) mengatakan,
negara-negara Islam dan Gerakan Non-Blok sebenarnya sangat mengharapkan
peran Indonesia dalam menentang ketidakdilan. Sebagai negara dengan jumlah
penduduk beragama Islam terbesar di dunia, Indonesia diharapkan menjadi
kiblat negara-negara Islam.

Sikap terbaik yang seharusnya ditunjukkan Indonesia adalah menolak pemberian
sanksi Dewan Keamanan PBB ke Iran atau setidaknya abstain. Sikap tersebut
merupakan bentuk dukungan moral, simpati dan tanggung jawab etika Indonesia
kepada Iran karena Pemerintah Indonesia telah menyatakan dukungannya kepada
Iran.

Sejumlah ulama Timur Tengah telah menyatakan kekagetan dan kekecewaannya
atas sikap Indonesia kepada Hasyim. Meskipun sikap mereka tidak
mengatasnamakan negara, mereka merupakan ulama-ulama berpengaruh di
negaranya yang memiliki pengaruh massa luas. 

"Sikap pemerintah seharusnya sejalan dengan aspirasi rakyatnya. Kalau tidak,
akan menyisakan konflik antara rakyat dan pemerintah Indonesia sendiri,"
kata Hasyim.

 
 
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke