nah itulah bagaimana seorang sby yg tunduk, takut, jinak atas kemauan zionis
amric ,nashoro, sedang kita sendiri di sini masih ribut, debat kusir yg tak ada
juntrungannya ini salah itu salah.........sedang musuh kita yg jelas2 nampak
didepan kita bertepuk tangan, mengadu domba melihat kita saling berpecah belah
(kata orang nashoro lho....bener nggak akh), bagimana sekarang di Manokwari
(papua) akan ada raperda penggunaan simbul2 salib di kantor pemda, yg akan
menjadikan manokwari sbgai kota Injil.....basis penginjilan yg akhirnya
Indonesia Timur Raya akan terbentuk.......
Dengan Indonesia ikut menyetujui resolusi DK PBB atas tekanan USA bener2
melukai perasaan umat Islam akhirnya Indonesia tunduk lagi, ana teringat
bagaimana penyambutan Bush ke Indonesia dgn pengawalan yg super ketat,
dibanding penyambutan Mahmoud Ahmadinejat ke Indonesia, walaupun Iran itu Syiah
tapi tetap masih Islam, sepertinya Islam sedang diadu, dipecah sehingga Yahudi
akan terbahak2 akhirnya Indonesia jadi kawan akrabnya Israel, marilah kita
berfikir kedepan bagaimana kita bersatu menghadapi musuh yg jelas-jelas siap
untuk menantang kita....tinggalkan perbedaan satukan visi hancurkan Yahudi,
Nashoro..................
Wasalam,
Nur Rofik
----- Original Message -----
From: Rudy Swardani
To: Saksi (E-mail) ; FUPM-EJIP (E-mail)
Sent: Tuesday, March 27, 2007 8:04 AM
Subject: [ FUPM-EJIP ] NU Protes Keras Pemerintah
NU Protes Keras Pemerintah
Laporan Wartawan Kompas M Zaid Wahyudi
Senin, 26 Maret 2007 - 20:30 wib
JAKARTA, KOMPAS--Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memprotes keras sikap
Pemerintah Indonesia yang mendukung pemberlakuan sanksi Dewan Keamanan PBB
terhadap Iran karena tetap mengembangkan teknologi nuklirnya. Sejumlah ulama
Timur Tengah juga menyatakan kekecewaannya atas sikap tersebut.
Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi di Jakarta, Senin (26/3) mengatakan,
negara-negara Islam dan Gerakan Non-Blok sebenarnya sangat mengharapkan peran
Indonesia dalam menentang ketidakdilan. Sebagai negara dengan jumlah penduduk
beragama Islam terbesar di dunia, Indonesia diharapkan menjadi kiblat
negara-negara Islam.
Sikap terbaik yang seharusnya ditunjukkan Indonesia adalah menolak pemberian
sanksi Dewan Keamanan PBB ke Iran atau setidaknya abstain. Sikap tersebut
merupakan bentuk dukungan moral, simpati dan tanggung jawab etika Indonesia
kepada Iran karena Pemerintah Indonesia telah menyatakan dukungannya kepada
Iran.
Sejumlah ulama Timur Tengah telah menyatakan kekagetan dan kekecewaannya atas
sikap Indonesia kepada Hasyim. Meskipun sikap mereka tidak mengatasnamakan
negara, mereka merupakan ulama-ulama berpengaruh di negaranya yang memiliki
pengaruh massa luas.
"Sikap pemerintah seharusnya sejalan dengan aspirasi rakyatnya. Kalau tidak,
akan menyisakan konflik antara rakyat dan pemerintah Indonesia sendiri," kata
Hasyim.
------------------------------------------------------------------------------
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************