Allahumma Sholli 'alaa Sayyidinaa Muhammad,

 

Maaf P' Agus, saya hanya ngingetin aja agar kita jangan jadi orang yang
merasa paling bener sendiri dengan mengangap yang lain yaa. rada2 Salah
karena dalilnya dianggap kurang kuat, dhoif lah, palsu lah dll karena
Mailist ini kan untuk umum.ya.kan P' Mod?

Dari Kalimat yang antum sampaikan terasa sangat jelas bahwa terkesan orang
yang mengamalkan selain dari yang antum tuliskan sepertinya Salah Saja
karena antum menganggapnya melaksanakan ibadah dengan syak or perkiraan saja
padahal mereka juga kan mengikut apa2 yang diajarkan oleh para 'Ulamanya,
kalo bicara tentang hadits ya  memang shoheh . tapi jangan sampai
nyalah-nyalahin . karena kalo diperdebatkan pun Ana yakin nggak akan ketemu
kata sepakat alias "Ooo .ini nich yang paling Bener. yang lain salah dan
nggak boleh dilakuin", apalagi diskusinya oleh kita2 & apalagi lagi hanya
lewat email.. Sepertinya nggak bakal nyambung da.h.

Antum boleh mengatakan demikian kecuali kalo antum tuch. ketemu langsung ama
Nabi dan dapat jawaban langsung dari Beliau bahwa Golongan ANU mengada-ada,
yang ono juga nambah2in sedang golongan atau faham yang sampeyan amalkan
sekarang nich baru BENER sesuai dengan apa yang Nabi mu ini amalkan.

Jadi singkatnya aja nich kalo di tempat umum jangan tok menyampaikan
pendapat satu faham saja, apalagi jika kita memang tahu bahwa ada yang
pemahamannya begini, ada yang begitu dan lain2 sedang untuk pengamalannnya
yaaa kita serahkan saja pada apa yang diyakininya, misalnya masalah mo pake
Sayyidina atau nggak sepertinya nggak ada yang Salah juga dan InsyaAllah
dua2nya Benar, kalo mo bukti benernya yang rasanya kita kudu mati dulu baru
bisa ngerasain.

 

Shollu 'alaa  Muhammad.

 

Ibnu Husein

 

  _____  

From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of susanto.agus
Sent: Friday, August 10, 2007 2:43 PM
To: 'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Menjawab sholawat ketika disebut nama
NabiMuhammad

 

Wa'alaikum salam Wr. Wb.

 

Jazakallahu khoir atas tanggapannya. Semoga kita mendapatkan rahmat dari
Allah SWT.

 

Untuk kesimpulan 2. Justru saya hanya mencoba menjelaskan bahwa hendaknya
dalam beribadah berpegang kepada

                               dalil yang shahih. Ibadah bukan dengan syak
atau perkiraan (berpegang kepada hadits dhoif 

                               apalagi maudhu/palsu ).

                               Jika kita sebagai tholibul ilmi, insya Allah
kita akan terus mencari ilmu dan mendapatkan bahwa 

                               setiap ibadah harus ada contohnya, dalam hal
ini sunnah Rasul yang mulia.

Untuk kesimpulan 3. Jika kita sebagai tholibul ilmi, saya persilakan mencari
riwayat hadits yang mencantumkan shalawat 

                               Nabi dengan ziyadah sayyidina. Para
shahabatpun tidak ada yang meriwayatkan. Bahkan para 

                               ulama yang bermanhaj salafpun tidak ada yang
menganjurkan tambahan sayyidina.

                               Jikalau sekarang ini ada maka justru saya
ingin ditunjukkan dalilnya.

 

Akhir kata : 1. Hendaknya kita berusaha menjelaskan persoalan yang
menyangkut addin haruslah dengan metode ilmiyah 

                      sesuai dengan pemahaman para shahabat
radhiyallahu'anhum ajma'in serta penjelasan para ulama 

                      salafusshalih. 

                      Merekalah sebaik-baiknya umat pada masa Nabi SAW. 

                  2. Kaidah : Jika sekiranya perbuatan itu baik (dalam hal
addin) tentu para shahabat r.a ajma'in sudah 

                      melakukannya. 

 

Wallahu 'alam

 

Abu Syauqi

                               

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke