Infrastruktur ada hagian dari kegiatan ekonomi bukan kunci.

On Tue, Jul 6, 2021 at 3:05 AM BILLY GUNADIE <[email protected]>
wrote:

> Betul sekali.....bongkar semua gedung Tua diseluruh Indonesia . .dirikan
> gedung baru yang teratur...
> Dan saluran got...air bersih terpisah...
> Jepang umumnya Masa gedung untuk tinggal 30 tahun....ada juga program
> Akita....
> Pabrik semen berjalan, kayu, pertukangan...truck...pabrik Bata..good
> industry ...dsb..dsb.....
>
>
> Sent from Rogers Yahoo Mail on Android
> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>
> On Mon., Jul. 5, 2021 at 8:58 p.m., Chan CT
> <[email protected]> wrote:
> Sri Mulyani: Investasi bidang infrastruktur kunci pulihkan ekonomi
>
> * Senin, 5 Juli 2021 20:51 WIB*
> https://www.antaranews.com/berita/2250182/sri-mulyani-investasi-bidang-infrastruktur-kunci-pulihkan-ekonomi
> [image: Sri Mulyani: Investasi bidang infrastruktur kunci pulihkan ekonomi]
>
> *Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Selasa (2/7/2021).
> ANTARA/HO-Dokumentasi Humas Setkab/pri.*
> *G20 menegaskan kembali komitmennya untuk melipatgandakan upaya
> mempromosikan investasi infrastruktur yang berkualitas dan mempercepat
> upaya untuk memobilisasi sumber pembiayaan swasta sebagai strategi
> pemulihan*
> Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan
> investasi di bidang infrastruktur memegang kunci untuk mewujudkan pemulihan
> ekonomi global sebagaimana juga diakui dalam pembaruan Rencana Aksi G20
> atau G20 Action Plan pada April 2021.
>
> “G20 menegaskan kembali komitmennya untuk melipatgandakan upaya
> mempromosikan investasi infrastruktur yang berkualitas dan mempercepat
> upaya untuk memobilisasi sumber pembiayaan swasta sebagai strategi
> pemulihan,” katanya dalam acara B20-G20 Dialogue di Jakarta, Senin.
>
> Ia menuturkan pandemi COVID-19 berdampak terhadap pembangunan
> infrastruktur mengingat tekanan pada ruang fiskal membuat pemerintah
> memprioritaskan agenda yang lebih krusial seperti menyelamatkan masyarakat
> kelas bawah melalui perlindungan sosial.
>
> Tak hanya itu, Sri Mulyani mengatakan pihak swasta juga menahan diri untuk
> berinvestasi di sektor infrastruktur bahkan membatalkan rencananya di
> banyak proyek infrastruktur karena kendala pandemi.
>
> Berdasarkan laporan Bank Dunia 2021, pada paruh pertama tahun 2020
> investasi sektor swasta dalam proyek infrastruktur di negara berkembang
> turun 56 persen dari periode yang sama pada 2019.
>
> Padahal menurut Sri Mulyani, investasi infrastruktur dapat mendukung
> pertumbuhan di banyak negara maju dan berkembang sekaligus memberikan
> dorongan tambahan untuk *output* global melalui efek *spillover* yang
> positif.
>
> Oleh sebab itu, ia memastikan Indonesia mendukung agenda infrastruktur
> yang berfokus pada empat pilar yaitu ketahanan dan pemeliharaan,
> infrastruktur digital, infrastruktur yang berkelanjutan serta inklusi
> sosial.
>
> “Kami menghargai kerja Presidensi Italia dalam terus mengembangkan
> kolaborasi antara investor publik dan swasta untuk memobilisasi modal
> swasta,” ujarnya.
>
>
>
> *Baca juga: Peneliti harapkan swasta dilibatkan investasi infrastruktur
> pertanian
> <https://www.antaranews.com/berita/2204946/peneliti-harapkan-swasta-dilibatkan-investasi-infrastruktur-pertanian>Baca
> juga: INA bangun platform investasi infrastruktur
> <https://www.antaranews.com/berita/2168130/ina-bangun-platform-investasi-infrastruktur>Baca
> juga: Menkeu berharap INA mampu akselerasi pembangunan infrastruktur
> <https://www.antaranews.com/berita/2025111/menkeu-berharap-ina-mampu-akselerasi-pembangunan-infrastruktur>*
>
> Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
> Editor: Faisal Yunianto
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/AF05C35269BE4859ACA1BE0DE94B9415%40A10Live
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/AF05C35269BE4859ACA1BE0DE94B9415%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/496282058.1821956.1625533510688%40mail.yahoo.com
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/496282058.1821956.1625533510688%40mail.yahoo.com?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2Bc8Op5YnKqWK5ycwgONPo8ZB4JUDm5JadUooMYQ4e84A%40mail.gmail.com.

Reply via email to