Sudah lama SGTjing agen remo itu keok alias KO, tak punya argumentasi yang logis untuk membela posisinya sebagai anjing jaga kekaisaran Xi..Berbagai alasan dipakai untuk menghindar memberi jawaban kepada argumentasi yang diajukan lawan diskusinya.. Sebetulnya, kalau orang konsekwen dengan pendiriannya, maka dalam kasus perang antara imperialis AS dan sosial imperialisme China (Sosialisme dalam kata, Imperialisme dalam perbuatan), bagi orang yang berpihak kepada rakyat dan kedaulatan negerinya, sudah tentu ia akan mengambil sikap yang sesuai dengan kepentingan rakyat jelata yang terhisap dan tertidas oleh rezim lokal. Lenin sudah memberi contoh bagaimana orang harus bersikap dalam Perang Dunia Pertama yang merupakan perang antar-imperialisme. Orang komunis dan rakyat progresif dianjurkan untuk menentang perang dan mengorganisasi serta memobilisasi rakyat negeri masing-masing untuk memajukan dan mencetuskan revolusi dalam negeri. Bukannya membantu pemerintah dalam negeri dalam usaha perangnya. Kelihatan lagi disini kemunafikannya agen remo. Mengutip Lenin hanya untuk kapitalisme negara, dan itupun salah karena Lenin tidak mengajarkan rakyat Soviet untuk membangun kapitalisme negara sebagai strategi perjuangan. Ditambah pula kapitalisme yang sedang berlaku di China adalah kapitalisme monopoli!! Rakyat Tiongkok dan rakyat Amerikapun tidak seharusnya mendukung pemerintah masing-masing dalam usaha memenangkan perang antar-imperialis itu!! Di sini kelihatan bagaimana Kaisar Xi sedang mengipasi “nasionalisme palsu”alias sovinisme supaya rakyat tiongkok mendukungnmya dalam agresivitasnya terhadap negeri-negeri tetangga yang menentang Klaim China atas Laut Tiongkok Selatan…Tak ada jalan lain kecuali berusaha meningkatkan kesadaran rakyat menentang perang antar-imperialis dengan membelejeti kejahatan imperialis AS dan juga Sosial imperialis China!!
Sent from Mail for Windows From: Lusi D. Sent: Friday, August 13, 2021 9:58 AM To: Chan CT; GELORA45_In Cc: Tatiana Lukman; nasional-list; GELORA45_In; chalik.hamid Subject: Re: [GELORA45] Lencana Ketua Mao Memang begitulah sopan-santunnya orang berdiskusi dengan kedudukan setara. Saya kan sudah menjawab argumen bung yang membawa-bawa kesamaan ras saya dengan Suharto dan bedanya fikiran bung dengan pengalaman di lapangan oleh Lieus Sungkharisma dalam melawan fikiran dan tindakan penguasa yang bersifat rasis. Apa saya pernah mempersoalkan bung punya ras? Kan tidak dan tunjukkan kalau ada. Dalam hal ini secara tidak langsung orang boleh menerka siapa sebenarnya yang mengidap penyakit rasialis. Saya tidak menyuruh orang milih hanya tiga sikap. Itulah kemungkinan sikap yang akan diambil orang menurut pendapat saya. Kalau bung punya sikap selain itu ya nggak ada yang mempersoalkan. Tapi selain tiga sikap itu apa memang masih ada kemungkinan sikap yang lain? Kan ada baiknya kalau bung jelaskan sikap selain tiga kemungkinan itu. Sekali lagi ini pertanyaan. Yah kalau nggak mau jawab juga nggak masalah. Sekarang kita kan juga sudah maklum apa dan dimana kedudukan politik kita masing-masing. Termasuk apa yang harus kita kerjakan manakala perang yang sedang dipersiapkan oleh dua kubu imperialis ini terjadi. Am Fri, 13 Aug 2021 11:52:52 +0800 schrieb "Chan CT" <[email protected]>: > Lhooo, ... kenapa bung memposisikan diri macam “guru” berhadapan > dengan muridnya? Mengajukan pertanyaan dengan muridnya disuruh pilih > 3 jawaban? Jawaban bebas atau diluar itu tidak boleh? Lalu, untuk apa > saya harus menjawab begitu dan pertanyaan semula ditarik kemana-mana? > Bahkan dijadikan syarat untuk menjawab persoalan lain? Kok, bisa??? > Hehehee, ... > > Sent from Mail for Windows -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/611e435d.1c69fb81.d2fe6.9f3fSMTPIN_ADDED_MISSING%40gmr-mx.google.com.
