Betul sekali.... Masih pake istilah Hollander.... Jij ko masih pake Oey.... Itu nama yang di berikan Orang Tua..Bagi dong snoepe nya...lekker....?Verreck zeg.. Sent from Rogers Yahoo Mail on Android On Thu., Aug. 19, 2021 at 4:15 p.m., Sunny ambon<[email protected]> wrote: Di Papua ada istilah mereka HITACHI = HItam TApi CHIna On Thu, Aug 19, 2021 at 5:02 PM BILLY GUNADIE <[email protected]> wrote:
Mungkin ada yang tau.....kenalan saya..Johan Oey...Elektro 1967 ITB..Kenampakannya Asli Papua, rambut kriting, berkulit coklat Tua, tinggi 175cm..?.. Sent from Rogers Yahoo Mail on Android On Thu., Aug. 19, 2021 at 6:49 a.m., nesare hotmail<[email protected]> wrote: Betul keluarga raweyai itu campuran papua dan tionghoa. Mereka punya paguyuban tionghoa di serui, papua. Ada seorang familinya yg bergelar sarjana hukum masih tinggal di serui sekarang ini. Saya lupa namanya. Paguyuban marga Tan lebih dominan di papua. Tidak ada rasa diskriminasi sbg campuran tionghoa papua di tanah papua, makanya mereka bangga mendirikan paguyuban2 tionghoa ini. Mereka sudah menyebar keseluruh pelosok tanah papua dan keluar papua spt yorrys raweyai itu. Nesare From: [email protected] <[email protected]>On Behalf Of kh djie Sent: Thursday, August 19, 2021 3:21 AM Subject: [GELORA45] Thung Tjing Ek Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian Thung Tjing Ek alias Jakub Thung adalah seorang pejuang kemerdekaan berdarah Tionghoa Indonesia. Ia adalah perantau Tionghoa asal Makassar yang berprofesi sebagai penangkap buaya di Waropen. Anak-anaknya kini cukup dikenal dengan nama marga istrinya yang asli Papua: Raweyai. Dr. Sam Ratulangi bersama kawan-kawannya juga sering memakai rumah Thung Tjing Ek untuk rapat-rapat yang membicarakan persiapan penyatuan Irian Barat ke NKRI. Ia pun juga diangkat menjadi Komisaris I.[1] Kong Ek juga membantu menyumbangkan uang ketika Silas Papare harus berangkat ke Jawa untuk menemui Presiden Soekarno. Ia bersama Tan Su Song (Fritz Warabay) pergi ke Biak untuk belajar ilmu kebal dari orang Maluku. Sepulangnya dari Biak mereka mengorganisir pasukan sipil bawah tanah sampai berjumlah 2000 orang. Gerakan bawah tanah ini dinamakan Batalyon Tentara Tjendrawasih Tjadangan (TTT). Gerakan bawah tanah ini akhirnya diketahui oleh Belanda. Maka Fritz bersama kawan-kawanya seperti David Wasiri, Rafael dan Agus pun ditangkap dan dipenjarakan. Setelah tiga bulan mereka dibebaskan dan kena wajib lapor. Namanya tercantum pada taman makam pahlawan Serui terletak di tengah kota bersama dengan Silas Papare, Stefanus Rumbewas, Dirk Ramandey, Salim Suneth, HW Antaribaba, Rafael Maselkosu dan George Henk Ayorbaba. Ia adalah ayah dari Yorrys Raweyai.[2] -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavh%3DzfRfewW53eieWOoHazTMyfvRuR7XeewmRVaBqJbVBQ%40mail.gmail.com. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/SN6PR07MB5456297F50BF596EFB8359C4F0C09%40SN6PR07MB5456.namprd07.prod.outlook.com. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/626371091.119034.1629385353382%40mail.yahoo.com. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2AxtXQcNCEB4sQtHEMzgy%3D6SciSyJT%2BZzKGYAJPgQ8FTw%40mail.gmail.com. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1002267471.197533.1629405841327%40mail.yahoo.com.
