Bung Nesare,
Kalau orang baca tekst yang sama, tetapi kesimpulannya lain, ya biar saja.
Kalau minta dijelaskan, ya kita coba jelaskan dengan artikel2 yang bisa
dibaca sendiri.
Salam,
KH

2016-09-22 17:50 GMT+02:00 nesa...@yahoo.com [GELORA45] <
GELORA45@yahoogroups.com>:

>
>
> Djie: Ya, bacalah sendiri : The Leninist Heritage of the Socialist Market
> Economy, kemudian ambil kesimpulan sendiri. http://www.politicalaffairs.
> net/the-leninist-heritage-of-the-socialist-market-economy/
>
>
>
> Nesare: jonathan ini pikir state capitalism nya lenin itu adalah teori.
> Dia gak ngerti NEP itu adalah programnya lenin seperti GBHNnya soeharto.
> Kelihatan kan cupat jalan pikirannya. Hanya mau mengkritik tetapi tidak
> mengerti. Kenapa begitu? Karena hanya pakai logika umum.
>
>
>
> Tambahan: walaupun Lenin menerapkan NEP (bahasanya fuwo tetsuro: proses
> social dalam mengukur value yg sebetulnya adalah: kapitalisme), Lenin tetap
> tidak mau mengatakannya sbg kapitalisme makanya dia label sbg: NEC. Bahasa
> saya Lenin memanipulasi yaitu: menggunakan NEC sbg alat utk membenahi
> ekonomi yg porak poranda waktu itu krn revolusi social.
>
>
>
> Nesare
>
>
>
>
>
> *From:* GELORA45@yahoogroups.com [mailto:GELORA45@yahoogroups.com]
> *Sent:* Thursday, September 22, 2016 11:30 AM
> *To:* GELORA45@yahoogroups.com
> *Subject:* RE: [GELORA45] Lenin dan Ekonomi Pasar ==> Program Anti KKN
> dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>
>
>
>
>
> Jelas ente gak ngerti NEP nya lenin. Baca dulu sebelum sesumbar!
>
> Bagi ane: NEP itu resep Lenin untuk menanggulangi masalah ekonomi setelah
> revolusi. Karena ingin mempertahankan politik sosialismenya, ekonominya
> “dibebaskan” kepasar.
>
> Lenin yang anti imperialism dan takut kapitalisme itu menjadi imperialism
> (ini salah satu ide utamanya lenin bahwa imperialism is the highest stake
> of capitalism. Ini juga ide bung Karno dan para pemimpin negara2 dunia
> setelah PD2).
>
> NEP itu adalah cara memanipulasi kapitalisme utk meyakinkan bahwa capital
> itu adalah hasil dari labor, sehingga imperialism tidak bisa masuk
> infiltrasi dan menang/berkuasa.
>
>
>
> As stated by Lenin, “economically and politically speaking the New
> Economic Policy completely ensures to us the possibility of building the
> foundation of a socialist economy.” It was meant to be based off of the
> existence of capitalism. Basically it would be a combination of the capitalist
> economy and the communist politics. Large businesses would still be
> nationalized, in order to ensure that the “petty bourgeoisie,” or the
> capitalist Imperialists, would not gain too much power over or get in the
> way of the growing Socialist society. Lenin believed that capitalism would
> lead to Imperialism, which is the entity which they had only just
> eliminated.
>
>
>
>
>
> *From:* GELORA45@yahoogroups.com [mailto:GELORA45@yahoogroups.com]
> *Sent:* Thursday, September 22, 2016 11:17 AM
> *To:* yahoogroups <gelora45@yahoogroups.com>
> *Subject:* RE: [GELORA45] Lenin dan Ekonomi Pasar ==> Program Anti KKN
> dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>
>
>
>
>
> Masyaallah! masak uraian Lenin tentang State Capitalism dianggap sebagai
> bukti Lenin memadukan ekonomi sosialis dan ekonomi pasar.
>
>
>
>
>
> ---In GELORA45@yahoogroups.com, <nesare1@...> wrote :
>
>
> *Lenin wrote:*
>
> State capitalism would be a step forward as compared with the present
> state of affairs in our Soviet Republic. If in approximately six months’
> time state capitalism became established in our Republic, this would be a
> great success and a sure guarantee that within a year socialism will have
> gained a permanently firm hold and will have become invincible in this
> country.
>
> *Source: *http://www.marxists.org/archive/lenin/works/1921/apr/21.htm -
> this writing also has much more on state capitalism.
>
>
>
> *Lenin wrote:*
>
> The state capitalism, which is one of the principal aspects of the New
> Economic Policy, is, under Soviet power, a form of capitalism that is
> deliberately permitted and restricted by the working class. Our state
> capitalism differs essentially from the state capitalism in countries that
> have bourgeois governments in that the state with us is represented not by
> the bourgeoisie, but by the proletariat, who has succeeded in winning the
> full confidence of the peasantry.
> Unfortunately, the introduction of state capitalism with us is not
> proceeding as quickly as we would like it. For example, so far we have not
> had a single important concession, and without foreign capital to help
> develop our economy, the latter’s quick rehabilitation is inconceivable.
>
> *Source:* https://www.marxists.org/archive/lenin/works/1922/nov/14b.htm
>
>
>
>
>
> *From:* GELORA45@yahoogroups.com [mailto:GELORA45@yahoogroups.com
> <GELORA45@yahoogroups.com>]
> *Sent:* Thursday, September 22, 2016 10:26 AM
> *To:* Chan CT <sadar@...>; Lusi D. <lusi_d@...>; GELORA45@yahoogroups.com
> *Cc:* temu_er...@yahoogroups.com; Daeng <menakjinggo@...>; Mitri <
> scorpio2001id@...>; Mang Broto <alimoerti@...>; Roeslan <roeslan12@...>;
> Rachmat Hadi-Soetjipto <nc-hadisora@...>; Ronggo A. <ronggo303@...>;
> Lingkar Sitompul <lingkarsitompul@...>; Jonathan Goeij <jonathangoeij@...>;
> Hsin Hui Lin <ehhlin@...>; Wuting301 <wuting301@...>; Marsiswo Dirgantoro
> <mdirgantoro@...>
> *Subject:* Re: [GELORA45] Lenin dan Ekonomi Pasar ==> Program Anti KKN
> dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>
>
>
>
>
> Mengatakan  Lenin yang mengajukan "teori memadukan ekonomi sosialis dan
> ekonomi pasar", tapi tak ada satu kalimatpun dari Lenin yang menunjukkan
> atau mengekspresikan ide atau teori itu. Sekali lagi kalau orang jujur
> berdebat dan memang mau mencari kebenaran, paling sedikit ajukan kata-kata
> lenin atau praktek Lenin dimana orang bisa dapat bukti akan teori itu.
> Semuanya abstrak!! Gimana orang akan bisa lihat "kebenaran" teori itu kalau
> tidak diperlihatkan kapan dan di mana Lenin mengajukan pemaduan ekonomi
> sosialis dan ekonomi pasar??? Sebaliknya, penelitian orang tentang NEP yang
> saya ajukan berdasarkan kepada kata-kata dan instruksi Lenin sendiri. Ada
> tulisannya yang bisa dicek.
>
>
>
> On Thursday, September 22, 2016 3:17 PM, Chan CT <sadar@...> wrote:
>
>
>
> Ada baiknya kalau bung baca saja sendiri bagaimana ketua PK Jepang, Fuwa
> Tetsuro itu menjelaskan:
>
> *http://www.gelora45.com/activity/LeninDanEkonomiPasar.pdf*
> <http://www.gelora45.com/activity/LeninDanEkonomiPasar.pdf>
>
>
>
>
>
> -----原始郵件-----
>
> From: Lusi D.
>
> Sent: Thursday, September 22, 2016 5:08 PM
>
> To: Chan CT ; GELORA45@yahoogroups.com
>
> Cc: Tatiana Lukman ; temu_er...@yahoogroups.com ; GELORA_In ; Daeng ;
> Mitri ; Mang Broto ; Roeslan ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Ronggo A. ; Lingkar
> Sitompul ; Jonathan Goeij ; Hsin Hui Lin ; Wuting301 ; Marsiswo Dirgantoro
>
> Subject: Re: [GELORA45] Re: [temu_eropa] Re: Program Anti KKN dan
> Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>
>
>
> Ikut nimbrung sedikit.
>
>
>
> Bung Chan bisa menjelaskan lebih lanjut pengertian "memadukan ekonomi
>
> sosialis dan ekonomi-pasar itu"? Hakekatnya apa yang dikatakan ekonomi
>
> sosialis dan apa yang dimaksudkan dengan ekonomi pasar, sesuai
>
> pengertian yang bung terima dari penjelasan Fuwa Tetsuro itu?
>
>
>
> Saya kutip alinea yang saya maksud sbb.:
>
>
>
> "> Satu-satunya andalan saya pernyataan ketua PK Jepang? Hehehee, ...
>
> > Tapi, anda tidak mampu membantah kenyataan yang diajukan Fuwa
>
> > Tetsuro, bahwa Lenin lah orang komunis pertama didunia ini yang
>
> > meneliti hubungan ekonomi sosialis dan ekonomi pasar! Yang pasti Fuwa
>
> > Tetsuro, sekalipun anda tuduh REMO, tidak memfitnah bahwa Lenin telah
>
> > membuat kesimpulan keharusan memadukan ekonomi sosialis dan
>
> > ekonomi-pasar itu!"?
>
>
>
> Salam
>
> Lusi.-
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Am Thu, 22 Sep 2016 16:26:48 +0800
>
> schrieb "Chan CT" <sadar@...>:
>
>
>
> > Hahahaa, ... rupanya saya sedang berhadapan dengan seorang radikalis
>
> > yang udah gak ketolongan lagi! Bagaikan binatang jalang meraung-raung
>
> > dalam sekarat, gunakan berbagai jurus menyerang PKT dan berusaha
>
> > membusukkan dengan segala berita/tulisan tanpa peduli lagi darimana
>
> > sumbernya! Sungguh heibat penyataan, peduli amat dari Falungong,
>
> > pokoknya bisa digunakan untuk menyerang dan menjelekkan PKT!
>
> >
>
> > Tanpa disadari lagi, dimana PENDIRIAN anda kalau begitu? Atau memang
>
> > begitu ekstrimnya anda jadi tidak lagi peduli ternyata sejalan dengan
>
> > Falungong, begundanya AS itu untuk menghujat PKT? Sampai-sampai
>
> > begitu senangnya seperti mendapatkan “SENJATA” ampuh menembak saya
>
> > sampai KO, tidak berkutik lagi? Padahal saya tetap saja duduk tenang
>
> > dibelakang meja computer, lari pun tidak. Hehehee, ...
>
> >
>
> > Begitu PERCAYAnya apa yang dinyatakan Falungong “deMaoisasi” seperti
>
> > itulah kenyataan yang ada. Padahal itu FITNAH yang sama sekali tidak
>
> > berdasar! Tanpa berani melihat KESALAHAN dari praktek nyata yang
>
> > telah terjadi, ... bahwa Lenin, Stalin dan Mao betapapun genius yang
>
> > harus kita akui, tetap adalah MANUSIA normal saja yang bisa berbuat
>
> > KESALAHAN! Bukan DEWA-DEWA yang tidak mungkin berbuat kesalahan. Dan,
>
> > pada saat mengkritik kesalahan tertentu, jangan diangkat menjadi
>
> > menegasi semua ajarannya bahkan menjadi anti Lenin, anti Mao!
>
> >
>
> > Satu-satunya andalan saya pernyataan ketua PK Jepang? Hehehee, ...
>
> > Tapi, anda tidak mampu membantah kenyataan yang diajukan Fuwa
>
> > Tetsuro, bahwa Lenin lah orang komunis pertama didunia ini yang
>
> > meneliti hubungan ekonomi sosialis dan ekonomi pasar! Yang pasti Fuwa
>
> > Tetsuro, sekalipun anda tuduh REMO, tidak memfitnah bahwa Lenin telah
>
> > membuat kesimpulan keharusan memadukan ekonomi sosialis dan
>
> > ekonomi-pasar itu!
>
> >
>
> > Tapi ngomong-ngomong, ... mbak Tatiana, sekarang ini didunia hanya
>
> > Korea Utara saja yang tidak REMO, ya? Lalu bagaimana melihat video
>
> > kehebatan Kim Jung Un dikerumuni perempuan-perempuan Korea begitu,
>
> > bagaimana perasaan anda sebagai perempuan melihat video itu???
>
> > Begitukah seorang Marxis sesungguhnya didunia ini? Kalau begitu,
>
> > biarlah saya dibilang remo saja, ketimbang dibilang Marxis modelnya
>
> > kayak Kim Jung Un itu! Hahahaa, ...
>
> >
>
> > Salam,
>
> > ChanCT
>
> >
>
> >
>
> >
>
> > From: mailto:GELORA45@yahoogroups.com <GELORA45@yahoogroups.com>
>
> > Sent: Wednesday, September 21, 2016 10:07 PM
>
> > To: temu_er...@yahoogroups.com ; GELORA_In
>
> > Cc: Daeng ; Mitri ; Mang Broto ; Roeslan ; Rachmat Hadi-Soetjipto ;
>
> > Ronggo A. ; Lusi.D ; Lingkar Sitompul ; Jonathan Goeij ; Hsin Hui
>
> > Lin ; Wuting301 ; Marsiswo Dirgantoro Subject: [GELORA45] Re:
>
> > [temu_eropa] Re: Program Anti KKN dan Demaoisasi Harus Berjalan
>
> > Bareng (1)
>
> >
>
> >
>
> >
>
> > Ha....ha....ha.. Udah kepojok, KO, nggak berkutik,  picek lagi dan
>
> > terus ngotot berpikir pakai dengkul!!!Falungong kek, falingging kek,
>
> > emangnya gue pikirin!! Yang jelas "demaoisasi" tidak ada hubungannya
>
> > dengan falunggong atau falingging...."demaoisasi" adalah  bukti dari
>
> > pengkhianatan terhadap Mao dan Fikirannya yang selalu anda coba
>
> > sembunyikan!!!! Ah, ini mah cuma bukti yang sangat kecil sekali yang
>
> > menguatkan seluruh argumentasi yang saya ajukan sejak perdebatan yang
>
> > dimulai tiga tahun yang lalu. Bukti ilmiah sudah diberikan oleh
>
> > penelitian /research para profesor dan sejarawan seperti Wertheim,
>
> > Pao yuching, Mo Bogao, Dong Pinghan, Maurice Meisner, Ming Qili, W.
>
> > Huttington, Hongsheng Jiang, Joseph Ball, Joel Andreas, dan oleh MAO
>
> > TSEDONG sendiri yang sudah sejak awal mengingatkan akan BAHAYA
>
> > restorasi kapitalis oleh kaum revisionis yang dikepalai oleh
>
> > ¨¨Chrushchov Tiongkok yang tidur di samping kita¨¨¨¨!!! Itulah canang
>
> > yang dikeluarkan Mao ketika RBKP. Bagi Chan, semua para peneliti yang
>
> > saya sebut di atas adalah orang-orang penganggur dan hanya
>
> > iseng-iseng saja bikin research!!! Oooo, jelas wong Chan itu seorang
>
> > genius yang sudah bikin teori baru untuk mengukur negeri yang gimana
>
> > yang bisa dibilang SOSIALIS !!! TAK PEDULI APA MODE OF
>
> > PRODUCTIONNYA!!!Sedangkan referensi ( sampai sekarang SATU-SATUNYA
>
> > referensi) yang digunakan Chan adalah kata-katanya pemimpin Partai
>
> > Komunis  Jepang revisionis!!!! Ha...ha...ya nggak heran apa yang ada
>
> > dikepalanya orang-orang REMO, sejak Berstein sampai Khrustjov, Liu
>
> > shaoqi,  Deng, dan murid kerdilnya Chan!!!!
>
> >
>
> >
>
> >
>
> > On Wednesday, September 21, 2016 3:37 PM, "'Chan CT'
>
> > SADAR@... [temu_eropa]" <temu_er...@yahoogroups.com> wrote:
>
> >
>
> >
>
> >
>
> >
>
> >
>
> > Inilah orang-orang penganggur yang keisengan menggunakan tulisan
>
> > kelompok Falungong sebagai dasar pemikiran untuk menyerang PKT!
>
> >
>
> >
>
> > From: Tatiana Lukman
>
> > Sent: Wednesday, September 21, 2016 8:06 PM
>
> > To: yahoogroups ; DISKUSI FORUM HLD
>
> > Cc: Daeng ; Mitri ; Mang Broto ; Marsiswo Dirgantoro ; Roeslan ;
>
> > Rachmat Hadi-Soetjipto ; Ronggo A. ; Lusi.D ; Lingkar Sitompul ;
>
> > Jonathan Goeij ; Hsin Hui Lin ; Chan CT ; Wuting301 Subject: Program
>
> > Anti KKN dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>
> >
>
> > Kalau baru sekarang orang sadar akan adanya "demaoisasi", orang itu
>
> > kesiangan bangunnya!!! Ingat tuh hasil penelitian dan kesimpulan
>
> > prof. Wertheim yang  sejak Deng xiaoping naik panggung sudah bilang
>
> > PKT "pura-pura mendukung Fikiran Mao Tsedong". Pernyataan siapa yang
>
> > sesuai dengan kenyataan? Pernyataannya  Chan atau prof. Wertheim?
>
> > Boleh terus melempar dan mengobral segala macam ejekan dan julukan
>
> > peyoratif kepada saya. Tidak masalah!Kenyataan akan terus membelejeti
>
> > orang-orang seperti Chan sebagai pengkhianat usaha sosialisme dan
>
> > renegat!!! Jangan membelokkan tema ke Falonggong. Itu bukan tema
>
> > perdebatan saya. Tema perdebatan saya dengan Chan adalah masalah PKT
>
> > yang sudah lama mengkhianati FMTT dan membongkar struktur sosialisme
>
> > dan kepalsuan pemakaian kata "sosialisme dengan ciri Tkk" untuk
>
> > menutupi KAPITALISME BRUTAL yang telah melahirkan elit Tkk yang hidup
>
> > dalam kemewahan yang sangat memuakkan dan ratusan juta buruh dan tani
>
> > dan rakyat jelata yang menderita penghisapan dan penindasan para
>
> > kabir dan komprador yang merangkap anggota dan kader PKT.
>
> >
>
> >
>
> > Program Anti KKN dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>
> > By Erabaru -
>
> >
>
> > 17/09/2016
>
> >  Isi pidato Wang Qangjiang, kepala Biro Riset Pembangunan Partai pada
>
> > Akademi Partai Pusat PKT, menyangkal Marxisme dan menyangkal ajaran
>
> > Mao Zedong, menandakan teori Marxisme dan pemikiran Mao Zedong yang
>
> > sejalan dengan PKT telah ditinggalkan oleh para akademisi partai,
>
> > ideologi komunis pun telah usang. (internet) 9 September 2016, adalah
>
> > peringatan 40 tahun meninggalnya sang diktator PKT Mao Zedong. Para
>
> > pengikut Mao (faksi ekstrem kiri dari Partai Komunis
>
> > Tiongkok/PKT-red.) sebelumnya sudah melakukan persiapan membuat suatu
>
> > pergerakan pada peringatan 40 tahun meninggalnya Mao, untuk melawan
>
> > aksi pemberantasan korupsi “memukul macan” yang dilancarkan oleh
>
> > pemerintahan Xi Jinping dalam rangka meringkus Jiang. Akan tetapi,
>
> > serangkaian kegiatan peringatan oleh pengikut Mao di dalam negeri
>
> > dihentikan oleh pihak kepolisian, dan diberi peringatan. Pemerintah
>
> > Beijing tidak mau melihat pemberitaan apa pun terkait Mao, bahkan
>
> > kegiatan terkait di luar negeri pun dilarang. Selain itu, media massa
>
> > ofisial PKT serempak membisu soal pemberitaan terkait topik Mao.
>
> > Untuk itu agenda Xi Jinping memilih hari yang sama dengan hari
>
> > wafatnya Mao, melakukan inspeksi besar-besaran di sekolah
>
> > almamaternya yakni Akademi 81 dan menyampaikan pidato penting di
>
> > sekolah tersebut. Ini membuat para fans Mao sangat terpukul,
>
> > serangkaian fenomena ini menjelaskan, gerakan demaoisasi oleh
>
> > pemerintahan Xi Jinping yang tadinya hanya di balik layar kini sudah
>
> > bergeser menjadi di depan panggung. Menilik kembali dari awal
>
> > menjabatnya Xi Jinping sebagai pemimpin tertinggi sejak Kongres
>
> > Nasional PKT ke-18, orientasi yang ditempuh adalah menggulingkan
>
> > Jiang bersamaan dengan itu menghapus pengaruh Mao (de-maoisasi). Dan
>
> > fenomena lain yang muncul adalah, setiap kali aksi anti-korupsi
>
> > “memukul harimau” yang digalakkan Xi dan Wang (Wang Qishan, tangan
>
> > kanan Xi Jinping dalam pemberantasan KKN) telah mencapai tahap
>
> > krusial, kubu Jiang dan para pengikut Mao selalu berusaha menghalangi
>
> > upaya pemerintah Xi. Kubu Jiang juga berusaha mengacau, menjegal
>
> > berbagai upaya reformasi yang diterapkan Xi dan Li (PM Li Keqiang)
>
> > atau merusak dan mengacaukan tatanan hukum pada pemerintahan Xi dan
>
> > Wang, atau menyerang dan menghambat aksi pemberantasan korupsi
>
> > “memukul harimau” untuk menggulingkan Jiang. Baik kubu Jiang maupun
>
> > pengikut Mao dengan berani nekad mengusung arwah Mao untuk melawan
>
> > pemerintahan Xi Jinping, karena Mao Zedong adalah leluhur PKT, adalah
>
> > asal muasal kediktatoran, korupsi, dan kekacauan. Mao Zedong semasa
>
> > hidup, menerapkan teori ekstrim kiri seperti “revolusi”, dan
>
> > “Perjuangan Kelas (konflik antar kelas)” serta serangkaian metode
>
> > ekstrim untuk menutupi ambisi pribadinya demi menjadi kaisar turun
>
> > temurun. “Revolusi Kebudayaan” yang dilakukan Mao di masa itu, adalah
>
> > menggalang massa muda mudi yang lugu untuk menggulingkan pihak
>
> > berkuasa yang berhaluan paham kapitalis, dan bersumpah melindungi
>
> > kelangsungan Dinasti Merah”, yang realitanya guna menutupi segala
>
> > kejahatan yang dilakukan Mao akan terungkap (seperti programnya
>
> > Lompatan Besar ke Depan yang gagal total dan menimbulkan bencana
>
> > kelaparan terparah dalam sejarah, Red.) jika Mao kehilangan
>
> > kekuasaannya dan dijadikan penjahat sejarah. Kondisi Jiang Zemin dan
>
> > para anteknya sekarang, persis seperti posisi Mao pada saat itu, maka
>
> > itu arwah Mao pun diusung, untuk membuat kekacauan, menjegal, bahkan
>
> > mereka tidak segan-segan melakukan aksi teror dan upaya pembunuhan
>
> > serta kudeta untuk merebut kekuasaan tertinggi dari Xi Jinping, agar
>
> > kejahatan Jiang Zemin berikut para pengikutnya tidak terungkap. Mao
>
> > Zedong adalah politisi yang paling berambisi dalam sejarah PKT, juga
>
> > seorang diktator besar, dan sumber segala korupsi dan kebobrokan.
>
> > Teori ekstrim kirinya beserta perilaku tidak berperikemanusiaannya,
>
> > telah menjadi pedoman bagi pengikutnya yakni Jiang Zemin, menjadi
>
> > cadar, sekaligus jimat dan tameng bagi Jiang Zemin. Jadi, hanya
>
> > dengan pemberantasan korupsi “memukul harimau” dan menggulingkan
>
> > Jiang tanpa melenyapkan pengaruh Mao, tidak akan sempurna, tidak akan
>
> > tuntas, juga tidak mungkin bisa mewujudkan Impian Tiongkok (yang
>
> > digagas Xi) dan kebangkitan kebangsaan Tiongkok. Itu sebabnya pada
>
> > Januari tahun ini, sebuah patung Mao Zedong setinggi 36 meter di
>
> > provinsi Henan yang belum genap sehari dirampungkan pengerjaannya,
>
> > sudah diperintahkan untuk dibongkar. Ini mungkin menjelaskan
>
> > intensitas pemerintahan Xi Jinping. (Ran Shazhou/sud/whs)
>
> >
>
> >
>
> >
>
> >
>
> >
>
>
>
> 
>

Kirim email ke