Bung Lin, Aktivitas Dr. Armand Hammer ada di artikel di bawah : https://en.wikipedia.org/wiki/Armand_Hammer Terimakasih untuk mengingatkan. Salam, KH
2016-09-22 18:11 GMT+02:00 Hsin Hui Lin [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > NIMBRUNG SEDIKIT.... > BUKAN UNTUK IKUT BERDEBAT.. > > Lenin dan Ekonomi Pasar. > > Dalam kunjungan Deng Xiao ping ke Amerika, ia bertemu dengan seorang > kapitalist besar, Dr. Armand Hammer, yang pernah dekat dengan Lenin. Deng > mengudang Hammer ke Tiongkok, dibawah kata Deng pada Hammer: > Dr. Armand Hammer met Vice Chairman Deng Xiaoping at a dinner in > Houston, Texas. Deng recognized him, saying “you don’t have to introduce > yourself. . . . We all know you in China. You’re the man who went to Russia > in 1921 to help Lenin when Russia was in trouble. Now you’ve got to come to > China.” > > Lenin "katanya" bahkan memanggil Hammer dengan kata depan "kawan" > ...kawan Hammer. > Andaikata Lenin tak meninggal dunia waktu itu dan sempat meneruskan > dengan NEP -nya ...bagimanakah wajah Russia hari ini. > > Lin > > > 2016-09-22 21:20 GMT+05:30 [email protected] [GELORA45] < > [email protected]>: > >> >> >> Djie: Ya, bacalah sendiri : The Leninist Heritage of the Socialist Market >> Economy, kemudian ambil kesimpulan sendiri. >> http://www.politicalaffairs.net/the-leninist-heritage-of-the >> -socialist-market-economy/ >> >> >> >> Nesare: jonathan ini pikir state capitalism nya lenin itu adalah teori. >> Dia gak ngerti NEP itu adalah programnya lenin seperti GBHNnya soeharto. >> Kelihatan kan cupat jalan pikirannya. Hanya mau mengkritik tetapi tidak >> mengerti. Kenapa begitu? Karena hanya pakai logika umum. >> >> >> >> Tambahan: walaupun Lenin menerapkan NEP (bahasanya fuwo tetsuro: proses >> social dalam mengukur value yg sebetulnya adalah: kapitalisme), Lenin tetap >> tidak mau mengatakannya sbg kapitalisme makanya dia label sbg: NEC. Bahasa >> saya Lenin memanipulasi yaitu: menggunakan NEC sbg alat utk membenahi >> ekonomi yg porak poranda waktu itu krn revolusi social. >> >> >> >> Nesare >> >> >> >> >> >> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] >> *Sent:* Thursday, September 22, 2016 11:30 AM >> *To:* [email protected] >> >> *Subject:* RE: [GELORA45] Lenin dan Ekonomi Pasar ==> Program Anti KKN >> dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1) >> >> >> >> >> >> Jelas ente gak ngerti NEP nya lenin. Baca dulu sebelum sesumbar! >> >> Bagi ane: NEP itu resep Lenin untuk menanggulangi masalah ekonomi setelah >> revolusi. Karena ingin mempertahankan politik sosialismenya, ekonominya >> “dibebaskan” kepasar. >> >> Lenin yang anti imperialism dan takut kapitalisme itu menjadi imperialism >> (ini salah satu ide utamanya lenin bahwa imperialism is the highest stake >> of capitalism. Ini juga ide bung Karno dan para pemimpin negara2 dunia >> setelah PD2). >> >> NEP itu adalah cara memanipulasi kapitalisme utk meyakinkan bahwa capital >> itu adalah hasil dari labor, sehingga imperialism tidak bisa masuk >> infiltrasi dan menang/berkuasa. >> >> >> >> As stated by Lenin, “economically and politically speaking the New >> Economic Policy completely ensures to us the possibility of building the >> foundation of a socialist economy.” It was meant to be based off of the >> existence of capitalism. Basically it would be a combination of the >> capitalist >> economy and the communist politics. Large businesses would still be >> nationalized, in order to ensure that the “petty bourgeoisie,” or the >> capitalist Imperialists, would not gain too much power over or get in the >> way of the growing Socialist society. Lenin believed that capitalism would >> lead to Imperialism, which is the entity which they had only just >> eliminated. >> >> >> >> >> >> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] >> *Sent:* Thursday, September 22, 2016 11:17 AM >> *To:* yahoogroups <[email protected]> >> *Subject:* RE: [GELORA45] Lenin dan Ekonomi Pasar ==> Program Anti KKN >> dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1) >> >> >> >> >> >> Masyaallah! masak uraian Lenin tentang State Capitalism dianggap sebagai >> bukti Lenin memadukan ekonomi sosialis dan ekonomi pasar. >> >> >> >> >> >> ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : >> >> >> *Lenin wrote:* >> >> State capitalism would be a step forward as compared with the present >> state of affairs in our Soviet Republic. If in approximately six months’ >> time state capitalism became established in our Republic, this would be a >> great success and a sure guarantee that within a year socialism will have >> gained a permanently firm hold and will have become invincible in this >> country. >> >> *Source: *http://www.marxists.org/archive/lenin/works/1921/apr/21.htm - >> this writing also has much more on state capitalism. >> >> >> >> *Lenin wrote:* >> >> The state capitalism, which is one of the principal aspects of the New >> Economic Policy, is, under Soviet power, a form of capitalism that is >> deliberately permitted and restricted by the working class. Our state >> capitalism differs essentially from the state capitalism in countries that >> have bourgeois governments in that the state with us is represented not by >> the bourgeoisie, but by the proletariat, who has succeeded in winning the >> full confidence of the peasantry. >> Unfortunately, the introduction of state capitalism with us is not >> proceeding as quickly as we would like it. For example, so far we have not >> had a single important concession, and without foreign capital to help >> develop our economy, the latter’s quick rehabilitation is inconceivable. >> >> *Source:* https://www.marxists.org/archive/lenin/works/1922/nov/14b.htm >> >> >> >> >> >> *From:* [email protected] [mailto:[email protected] >> <[email protected]>] >> *Sent:* Thursday, September 22, 2016 10:26 AM >> *To:* Chan CT <sadar@...>; Lusi D. <lusi_d@...>; [email protected] >> *Cc:* [email protected]; Daeng <menakjinggo@...>; Mitri < >> scorpio2001id@...>; Mang Broto <alimoerti@...>; Roeslan <roeslan12@...>; >> Rachmat Hadi-Soetjipto <nc-hadisora@...>; Ronggo A. <ronggo303@...>; >> Lingkar Sitompul <lingkarsitompul@...>; Jonathan Goeij <jonathangoeij@...>; >> Hsin Hui Lin <ehhlin@...>; Wuting301 <wuting301@...>; Marsiswo >> Dirgantoro <mdirgantoro@...> >> *Subject:* Re: [GELORA45] Lenin dan Ekonomi Pasar ==> Program Anti KKN >> dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1) >> >> >> >> >> >> Mengatakan Lenin yang mengajukan "teori memadukan ekonomi sosialis dan >> ekonomi pasar", tapi tak ada satu kalimatpun dari Lenin yang menunjukkan >> atau mengekspresikan ide atau teori itu. Sekali lagi kalau orang jujur >> berdebat dan memang mau mencari kebenaran, paling sedikit ajukan kata-kata >> lenin atau praktek Lenin dimana orang bisa dapat bukti akan teori itu. >> Semuanya abstrak!! Gimana orang akan bisa lihat "kebenaran" teori itu kalau >> tidak diperlihatkan kapan dan di mana Lenin mengajukan pemaduan ekonomi >> sosialis dan ekonomi pasar??? Sebaliknya, penelitian orang tentang NEP yang >> saya ajukan berdasarkan kepada kata-kata dan instruksi Lenin sendiri. Ada >> tulisannya yang bisa dicek. >> >> >> >> On Thursday, September 22, 2016 3:17 PM, Chan CT <sadar@...> wrote: >> >> >> >> Ada baiknya kalau bung baca saja sendiri bagaimana ketua PK Jepang, Fuwa >> Tetsuro itu menjelaskan: >> >> *http://www.gelora45.com/activity/LeninDanEkonomiPasar.pdf* >> <http://www.gelora45.com/activity/LeninDanEkonomiPasar.pdf> >> >> >> >> >> >> -----原始郵件----- >> >> From: Lusi D. >> >> Sent: Thursday, September 22, 2016 5:08 PM >> >> To: Chan CT ; [email protected] >> >> Cc: Tatiana Lukman ; [email protected] ; GELORA_In ; Daeng ; >> Mitri ; Mang Broto ; Roeslan ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Ronggo A. ; Lingkar >> Sitompul ; Jonathan Goeij ; Hsin Hui Lin ; Wuting301 ; Marsiswo Dirgantoro >> >> Subject: Re: [GELORA45] Re: [temu_eropa] Re: Program Anti KKN dan >> Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1) >> >> >> >> Ikut nimbrung sedikit. >> >> >> >> Bung Chan bisa menjelaskan lebih lanjut pengertian "memadukan ekonomi >> >> sosialis dan ekonomi-pasar itu"? Hakekatnya apa yang dikatakan ekonomi >> >> sosialis dan apa yang dimaksudkan dengan ekonomi pasar, sesuai >> >> pengertian yang bung terima dari penjelasan Fuwa Tetsuro itu? >> >> >> >> Saya kutip alinea yang saya maksud sbb.: >> >> >> >> "> Satu-satunya andalan saya pernyataan ketua PK Jepang? Hehehee, ... >> >> > Tapi, anda tidak mampu membantah kenyataan yang diajukan Fuwa >> >> > Tetsuro, bahwa Lenin lah orang komunis pertama didunia ini yang >> >> > meneliti hubungan ekonomi sosialis dan ekonomi pasar! Yang pasti Fuwa >> >> > Tetsuro, sekalipun anda tuduh REMO, tidak memfitnah bahwa Lenin telah >> >> > membuat kesimpulan keharusan memadukan ekonomi sosialis dan >> >> > ekonomi-pasar itu!"? >> >> >> >> Salam >> >> Lusi.- >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> Am Thu, 22 Sep 2016 16:26:48 +0800 >> >> schrieb "Chan CT" <sadar@...>: >> >> >> >> > Hahahaa, ... rupanya saya sedang berhadapan dengan seorang radikalis >> >> > yang udah gak ketolongan lagi! Bagaikan binatang jalang meraung-raung >> >> > dalam sekarat, gunakan berbagai jurus menyerang PKT dan berusaha >> >> > membusukkan dengan segala berita/tulisan tanpa peduli lagi darimana >> >> > sumbernya! Sungguh heibat penyataan, peduli amat dari Falungong, >> >> > pokoknya bisa digunakan untuk menyerang dan menjelekkan PKT! >> >> > >> >> > Tanpa disadari lagi, dimana PENDIRIAN anda kalau begitu? Atau memang >> >> > begitu ekstrimnya anda jadi tidak lagi peduli ternyata sejalan dengan >> >> > Falungong, begundanya AS itu untuk menghujat PKT? Sampai-sampai >> >> > begitu senangnya seperti mendapatkan “SENJATA” ampuh menembak saya >> >> > sampai KO, tidak berkutik lagi? Padahal saya tetap saja duduk tenang >> >> > dibelakang meja computer, lari pun tidak. Hehehee, ... >> >> > >> >> > Begitu PERCAYAnya apa yang dinyatakan Falungong “deMaoisasi” seperti >> >> > itulah kenyataan yang ada. Padahal itu FITNAH yang sama sekali tidak >> >> > berdasar! Tanpa berani melihat KESALAHAN dari praktek nyata yang >> >> > telah terjadi, ... bahwa Lenin, Stalin dan Mao betapapun genius yang >> >> > harus kita akui, tetap adalah MANUSIA normal saja yang bisa berbuat >> >> > KESALAHAN! Bukan DEWA-DEWA yang tidak mungkin berbuat kesalahan. Dan, >> >> > pada saat mengkritik kesalahan tertentu, jangan diangkat menjadi >> >> > menegasi semua ajarannya bahkan menjadi anti Lenin, anti Mao! >> >> > >> >> > Satu-satunya andalan saya pernyataan ketua PK Jepang? Hehehee, ... >> >> > Tapi, anda tidak mampu membantah kenyataan yang diajukan Fuwa >> >> > Tetsuro, bahwa Lenin lah orang komunis pertama didunia ini yang >> >> > meneliti hubungan ekonomi sosialis dan ekonomi pasar! Yang pasti Fuwa >> >> > Tetsuro, sekalipun anda tuduh REMO, tidak memfitnah bahwa Lenin telah >> >> > membuat kesimpulan keharusan memadukan ekonomi sosialis dan >> >> > ekonomi-pasar itu! >> >> > >> >> > Tapi ngomong-ngomong, ... mbak Tatiana, sekarang ini didunia hanya >> >> > Korea Utara saja yang tidak REMO, ya? Lalu bagaimana melihat video >> >> > kehebatan Kim Jung Un dikerumuni perempuan-perempuan Korea begitu, >> >> > bagaimana perasaan anda sebagai perempuan melihat video itu??? >> >> > Begitukah seorang Marxis sesungguhnya didunia ini? Kalau begitu, >> >> > biarlah saya dibilang remo saja, ketimbang dibilang Marxis modelnya >> >> > kayak Kim Jung Un itu! Hahahaa, ... >> >> > >> >> > Salam, >> >> > ChanCT >> >> > >> >> > >> >> > >> >> > From: mailto:[email protected] <[email protected]> >> >> > Sent: Wednesday, September 21, 2016 10:07 PM >> >> > To: [email protected] ; GELORA_In >> >> > Cc: Daeng ; Mitri ; Mang Broto ; Roeslan ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; >> >> > Ronggo A. ; Lusi.D ; Lingkar Sitompul ; Jonathan Goeij ; Hsin Hui >> >> > Lin ; Wuting301 ; Marsiswo Dirgantoro Subject: [GELORA45] Re: >> >> > [temu_eropa] Re: Program Anti KKN dan Demaoisasi Harus Berjalan >> >> > Bareng (1) >> >> > >> >> > >> >> > >> >> > Ha....ha....ha.. Udah kepojok, KO, nggak berkutik, picek lagi dan >> >> > terus ngotot berpikir pakai dengkul!!!Falungong kek, falingging kek, >> >> > emangnya gue pikirin!! Yang jelas "demaoisasi" tidak ada hubungannya >> >> > dengan falunggong atau falingging...."demaoisasi" adalah bukti dari >> >> > pengkhianatan terhadap Mao dan Fikirannya yang selalu anda coba >> >> > sembunyikan!!!! Ah, ini mah cuma bukti yang sangat kecil sekali yang >> >> > menguatkan seluruh argumentasi yang saya ajukan sejak perdebatan yang >> >> > dimulai tiga tahun yang lalu. Bukti ilmiah sudah diberikan oleh >> >> > penelitian /research para profesor dan sejarawan seperti Wertheim, >> >> > Pao yuching, Mo Bogao, Dong Pinghan, Maurice Meisner, Ming Qili, W. >> >> > Huttington, Hongsheng Jiang, Joseph Ball, Joel Andreas, dan oleh MAO >> >> > TSEDONG sendiri yang sudah sejak awal mengingatkan akan BAHAYA >> >> > restorasi kapitalis oleh kaum revisionis yang dikepalai oleh >> >> > ¨¨Chrushchov Tiongkok yang tidur di samping kita¨¨¨¨!!! Itulah canang >> >> > yang dikeluarkan Mao ketika RBKP. Bagi Chan, semua para peneliti yang >> >> > saya sebut di atas adalah orang-orang penganggur dan hanya >> >> > iseng-iseng saja bikin research!!! Oooo, jelas wong Chan itu seorang >> >> > genius yang sudah bikin teori baru untuk mengukur negeri yang gimana >> >> > yang bisa dibilang SOSIALIS !!! TAK PEDULI APA MODE OF >> >> > PRODUCTIONNYA!!!Sedangkan referensi ( sampai sekarang SATU-SATUNYA >> >> > referensi) yang digunakan Chan adalah kata-katanya pemimpin Partai >> >> > Komunis Jepang revisionis!!!! Ha...ha...ya nggak heran apa yang ada >> >> > dikepalanya orang-orang REMO, sejak Berstein sampai Khrustjov, Liu >> >> > shaoqi, Deng, dan murid kerdilnya Chan!!!! >> >> > >> >> > >> >> > >> >> > On Wednesday, September 21, 2016 3:37 PM, "'Chan CT' >> >> > SADAR@... [temu_eropa]" <[email protected]> wrote: >> >> > >> >> > >> >> > >> >> > >> >> > >> >> > Inilah orang-orang penganggur yang keisengan menggunakan tulisan >> >> > kelompok Falungong sebagai dasar pemikiran untuk menyerang PKT! >> >> > >> >> > >> >> > From: Tatiana Lukman >> >> > Sent: Wednesday, September 21, 2016 8:06 PM >> >> > To: yahoogroups ; DISKUSI FORUM HLD >> >> > Cc: Daeng ; Mitri ; Mang Broto ; Marsiswo Dirgantoro ; Roeslan ; >> >> > Rachmat Hadi-Soetjipto ; Ronggo A. ; Lusi.D ; Lingkar Sitompul ; >> >> > Jonathan Goeij ; Hsin Hui Lin ; Chan CT ; Wuting301 Subject: Program >> >> > Anti KKN dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1) >> >> > >> >> > Kalau baru sekarang orang sadar akan adanya "demaoisasi", orang itu >> >> > kesiangan bangunnya!!! Ingat tuh hasil penelitian dan kesimpulan >> >> > prof. Wertheim yang sejak Deng xiaoping naik panggung sudah bilang >> >> > PKT "pura-pura mendukung Fikiran Mao Tsedong". Pernyataan siapa yang >> >> > sesuai dengan kenyataan? Pernyataannya Chan atau prof. Wertheim? >> >> > Boleh terus melempar dan mengobral segala macam ejekan dan julukan >> >> > peyoratif kepada saya. Tidak masalah!Kenyataan akan terus membelejeti >> >> > orang-orang seperti Chan sebagai pengkhianat usaha sosialisme dan >> >> > renegat!!! Jangan membelokkan tema ke Falonggong. Itu bukan tema >> >> > perdebatan saya. Tema perdebatan saya dengan Chan adalah masalah PKT >> >> > yang sudah lama mengkhianati FMTT dan membongkar struktur sosialisme >> >> > dan kepalsuan pemakaian kata "sosialisme dengan ciri Tkk" untuk >> >> > menutupi KAPITALISME BRUTAL yang telah melahirkan elit Tkk yang hidup >> >> > dalam kemewahan yang sangat memuakkan dan ratusan juta buruh dan tani >> >> > dan rakyat jelata yang menderita penghisapan dan penindasan para >> >> > kabir dan komprador yang merangkap anggota dan kader PKT. >> >> > >> >> > >> >> > Program Anti KKN dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1) >> >> > By Erabaru - >> >> > >> >> > 17/09/2016 >> >> > Isi pidato Wang Qangjiang, kepala Biro Riset Pembangunan Partai pada >> >> > Akademi Partai Pusat PKT, menyangkal Marxisme dan menyangkal ajaran >> >> > Mao Zedong, menandakan teori Marxisme dan pemikiran Mao Zedong yang >> >> > sejalan dengan PKT telah ditinggalkan oleh para akademisi partai, >> >> > ideologi komunis pun telah usang. (internet) 9 September 2016, adalah >> >> > peringatan 40 tahun meninggalnya sang diktator PKT Mao Zedong. Para >> >> > pengikut Mao (faksi ekstrem kiri dari Partai Komunis >> >> > Tiongkok/PKT-red.) sebelumnya sudah melakukan persiapan membuat suatu >> >> > pergerakan pada peringatan 40 tahun meninggalnya Mao, untuk melawan >> >> > aksi pemberantasan korupsi “memukul macan” yang dilancarkan oleh >> >> > pemerintahan Xi Jinping dalam rangka meringkus Jiang. Akan tetapi, >> >> > serangkaian kegiatan peringatan oleh pengikut Mao di dalam negeri >> >> > dihentikan oleh pihak kepolisian, dan diberi peringatan. Pemerintah >> >> > Beijing tidak mau melihat pemberitaan apa pun terkait Mao, bahkan >> >> > kegiatan terkait di luar negeri pun dilarang. Selain itu, media massa >> >> > ofisial PKT serempak membisu soal pemberitaan terkait topik Mao. >> >> > Untuk itu agenda Xi Jinping memilih hari yang sama dengan hari >> >> > wafatnya Mao, melakukan inspeksi besar-besaran di sekolah >> >> > almamaternya yakni Akademi 81 dan menyampaikan pidato penting di >> >> > sekolah tersebut. Ini membuat para fans Mao sangat terpukul, >> >> > serangkaian fenomena ini menjelaskan, gerakan demaoisasi oleh >> >> > pemerintahan Xi Jinping yang tadinya hanya di balik layar kini sudah >> >> > bergeser menjadi di depan panggung. Menilik kembali dari awal >> >> > menjabatnya Xi Jinping sebagai pemimpin tertinggi sejak Kongres >> >> > Nasional PKT ke-18, orientasi yang ditempuh adalah menggulingkan >> >> > Jiang bersamaan dengan itu menghapus pengaruh Mao (de-maoisasi). Dan >> >> > fenomena lain yang muncul adalah, setiap kali aksi anti-korupsi >> >> > “memukul harimau” yang digalakkan Xi dan Wang (Wang Qishan, tangan >> >> > kanan Xi Jinping dalam pemberantasan KKN) telah mencapai tahap >> >> > krusial, kubu Jiang dan para pengikut Mao selalu berusaha menghalangi >> >> > upaya pemerintah Xi. Kubu Jiang juga berusaha mengacau, menjegal >> >> > berbagai upaya reformasi yang diterapkan Xi dan Li (PM Li Keqiang) >> >> > atau merusak dan mengacaukan tatanan hukum pada pemerintahan Xi dan >> >> > Wang, atau menyerang dan menghambat aksi pemberantasan korupsi >> >> > “memukul harimau” untuk menggulingkan Jiang. Baik kubu Jiang maupun >> >> > pengikut Mao dengan berani nekad mengusung arwah Mao untuk melawan >> >> > pemerintahan Xi Jinping, karena Mao Zedong adalah leluhur PKT, adalah >> >> > asal muasal kediktatoran, korupsi, dan kekacauan. Mao Zedong semasa >> >> > hidup, menerapkan teori ekstrim kiri seperti “revolusi”, dan >> >> > “Perjuangan Kelas (konflik antar kelas)” serta serangkaian metode >> >> > ekstrim untuk menutupi ambisi pribadinya demi menjadi kaisar turun >> >> > temurun. “Revolusi Kebudayaan” yang dilakukan Mao di masa itu, adalah >> >> > menggalang massa muda mudi yang lugu untuk menggulingkan pihak >> >> > berkuasa yang berhaluan paham kapitalis, dan bersumpah melindungi >> >> > kelangsungan Dinasti Merah”, yang realitanya guna menutupi segala >> >> > kejahatan yang dilakukan Mao akan terungkap (seperti programnya >> >> > Lompatan Besar ke Depan yang gagal total dan menimbulkan bencana >> >> > kelaparan terparah dalam sejarah, Red.) jika Mao kehilangan >> >> > kekuasaannya dan dijadikan penjahat sejarah. Kondisi Jiang Zemin dan >> >> > para anteknya sekarang, persis seperti posisi Mao pada saat itu, maka >> >> > itu arwah Mao pun diusung, untuk membuat kekacauan, menjegal, bahkan >> >> > mereka tidak segan-segan melakukan aksi teror dan upaya pembunuhan >> >> > serta kudeta untuk merebut kekuasaan tertinggi dari Xi Jinping, agar >> >> > kejahatan Jiang Zemin berikut para pengikutnya tidak terungkap. Mao >> >> > Zedong adalah politisi yang paling berambisi dalam sejarah PKT, juga >> >> > seorang diktator besar, dan sumber segala korupsi dan kebobrokan. >> >> > Teori ekstrim kirinya beserta perilaku tidak berperikemanusiaannya, >> >> > telah menjadi pedoman bagi pengikutnya yakni Jiang Zemin, menjadi >> >> > cadar, sekaligus jimat dan tameng bagi Jiang Zemin. Jadi, hanya >> >> > dengan pemberantasan korupsi “memukul harimau” dan menggulingkan >> >> > Jiang tanpa melenyapkan pengaruh Mao, tidak akan sempurna, tidak akan >> >> > tuntas, juga tidak mungkin bisa mewujudkan Impian Tiongkok (yang >> >> > digagas Xi) dan kebangkitan kebangsaan Tiongkok. Itu sebabnya pada >> >> > Januari tahun ini, sebuah patung Mao Zedong setinggi 36 meter di >> >> > provinsi Henan yang belum genap sehari dirampungkan pengerjaannya, >> >> > sudah diperintahkan untuk dibongkar. Ini mungkin menjelaskan >> >> > intensitas pemerintahan Xi Jinping. (Ran Shazhou/sud/whs) >> >> > >> >> > >> >> > >> >> > >> >> > >> >> >> >> > >
