Bung Lin,
Aktivitas  Dr. Armand Hammer ada di artikel di bawah :
https://en.wikipedia.org/wiki/Armand_Hammer
Terimakasih untuk mengingatkan.
Salam,
KH

2016-09-22 18:11 GMT+02:00 Hsin Hui Lin ehh...@gmail.com [GELORA45] <
GELORA45@yahoogroups.com>:

>
>
> NIMBRUNG SEDIKIT....
>                      BUKAN UNTUK IKUT BERDEBAT..
>
> Lenin dan Ekonomi Pasar.
>
> Dalam kunjungan Deng Xiao ping ke Amerika, ia bertemu dengan seorang
> kapitalist besar, Dr. Armand Hammer, yang pernah dekat dengan Lenin. Deng
> mengudang Hammer ke Tiongkok, dibawah kata Deng pada Hammer:
>  Dr. Armand  Hammer met Vice Chairman Deng Xiaoping at a dinner in
> Houston, Texas. Deng recognized him, saying “you don’t have to introduce
> yourself. . . . We all know you in China. You’re the man who went to Russia
> in 1921 to help Lenin when Russia was in trouble. Now you’ve got to come to
> China.”
>
> Lenin  "katanya" bahkan memanggil Hammer  dengan kata depan "kawan"
> ...kawan Hammer.
> Andaikata Lenin tak meninggal dunia  waktu itu dan sempat meneruskan
> dengan NEP -nya   ...bagimanakah wajah Russia hari ini.
>
> Lin
>
>
> 2016-09-22 21:20 GMT+05:30 nesa...@yahoo.com [GELORA45] <
> GELORA45@yahoogroups.com>:
>
>>
>>
>> Djie: Ya, bacalah sendiri : The Leninist Heritage of the Socialist Market
>> Economy, kemudian ambil kesimpulan sendiri.
>> http://www.politicalaffairs.net/the-leninist-heritage-of-the
>> -socialist-market-economy/
>>
>>
>>
>> Nesare: jonathan ini pikir state capitalism nya lenin itu adalah teori.
>> Dia gak ngerti NEP itu adalah programnya lenin seperti GBHNnya soeharto.
>> Kelihatan kan cupat jalan pikirannya. Hanya mau mengkritik tetapi tidak
>> mengerti. Kenapa begitu? Karena hanya pakai logika umum.
>>
>>
>>
>> Tambahan: walaupun Lenin menerapkan NEP (bahasanya fuwo tetsuro: proses
>> social dalam mengukur value yg sebetulnya adalah: kapitalisme), Lenin tetap
>> tidak mau mengatakannya sbg kapitalisme makanya dia label sbg: NEC. Bahasa
>> saya Lenin memanipulasi yaitu: menggunakan NEC sbg alat utk membenahi
>> ekonomi yg porak poranda waktu itu krn revolusi social.
>>
>>
>>
>> Nesare
>>
>>
>>
>>
>>
>> *From:* GELORA45@yahoogroups.com [mailto:GELORA45@yahoogroups.com]
>> *Sent:* Thursday, September 22, 2016 11:30 AM
>> *To:* GELORA45@yahoogroups.com
>>
>> *Subject:* RE: [GELORA45] Lenin dan Ekonomi Pasar ==> Program Anti KKN
>> dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>>
>>
>>
>>
>>
>> Jelas ente gak ngerti NEP nya lenin. Baca dulu sebelum sesumbar!
>>
>> Bagi ane: NEP itu resep Lenin untuk menanggulangi masalah ekonomi setelah
>> revolusi. Karena ingin mempertahankan politik sosialismenya, ekonominya
>> “dibebaskan” kepasar.
>>
>> Lenin yang anti imperialism dan takut kapitalisme itu menjadi imperialism
>> (ini salah satu ide utamanya lenin bahwa imperialism is the highest stake
>> of capitalism. Ini juga ide bung Karno dan para pemimpin negara2 dunia
>> setelah PD2).
>>
>> NEP itu adalah cara memanipulasi kapitalisme utk meyakinkan bahwa capital
>> itu adalah hasil dari labor, sehingga imperialism tidak bisa masuk
>> infiltrasi dan menang/berkuasa.
>>
>>
>>
>> As stated by Lenin, “economically and politically speaking the New
>> Economic Policy completely ensures to us the possibility of building the
>> foundation of a socialist economy.” It was meant to be based off of the
>> existence of capitalism. Basically it would be a combination of the 
>> capitalist
>> economy and the communist politics. Large businesses would still be
>> nationalized, in order to ensure that the “petty bourgeoisie,” or the
>> capitalist Imperialists, would not gain too much power over or get in the
>> way of the growing Socialist society. Lenin believed that capitalism would
>> lead to Imperialism, which is the entity which they had only just
>> eliminated.
>>
>>
>>
>>
>>
>> *From:* GELORA45@yahoogroups.com [mailto:GELORA45@yahoogroups.com]
>> *Sent:* Thursday, September 22, 2016 11:17 AM
>> *To:* yahoogroups <gelora45@yahoogroups.com>
>> *Subject:* RE: [GELORA45] Lenin dan Ekonomi Pasar ==> Program Anti KKN
>> dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>>
>>
>>
>>
>>
>> Masyaallah! masak uraian Lenin tentang State Capitalism dianggap sebagai
>> bukti Lenin memadukan ekonomi sosialis dan ekonomi pasar.
>>
>>
>>
>>
>>
>> ---In GELORA45@yahoogroups.com, <nesare1@...> wrote :
>>
>>
>> *Lenin wrote:*
>>
>> State capitalism would be a step forward as compared with the present
>> state of affairs in our Soviet Republic. If in approximately six months’
>> time state capitalism became established in our Republic, this would be a
>> great success and a sure guarantee that within a year socialism will have
>> gained a permanently firm hold and will have become invincible in this
>> country.
>>
>> *Source: *http://www.marxists.org/archive/lenin/works/1921/apr/21.htm -
>> this writing also has much more on state capitalism.
>>
>>
>>
>> *Lenin wrote:*
>>
>> The state capitalism, which is one of the principal aspects of the New
>> Economic Policy, is, under Soviet power, a form of capitalism that is
>> deliberately permitted and restricted by the working class. Our state
>> capitalism differs essentially from the state capitalism in countries that
>> have bourgeois governments in that the state with us is represented not by
>> the bourgeoisie, but by the proletariat, who has succeeded in winning the
>> full confidence of the peasantry.
>> Unfortunately, the introduction of state capitalism with us is not
>> proceeding as quickly as we would like it. For example, so far we have not
>> had a single important concession, and without foreign capital to help
>> develop our economy, the latter’s quick rehabilitation is inconceivable.
>>
>> *Source:* https://www.marxists.org/archive/lenin/works/1922/nov/14b.htm
>>
>>
>>
>>
>>
>> *From:* GELORA45@yahoogroups.com [mailto:GELORA45@yahoogroups.com
>> <GELORA45@yahoogroups.com>]
>> *Sent:* Thursday, September 22, 2016 10:26 AM
>> *To:* Chan CT <sadar@...>; Lusi D. <lusi_d@...>; GELORA45@yahoogroups.com
>> *Cc:* temu_er...@yahoogroups.com; Daeng <menakjinggo@...>; Mitri <
>> scorpio2001id@...>; Mang Broto <alimoerti@...>; Roeslan <roeslan12@...>;
>> Rachmat Hadi-Soetjipto <nc-hadisora@...>; Ronggo A. <ronggo303@...>;
>> Lingkar Sitompul <lingkarsitompul@...>; Jonathan Goeij <jonathangoeij@...>;
>> Hsin Hui Lin <ehhlin@...>; Wuting301 <wuting301@...>; Marsiswo
>> Dirgantoro <mdirgantoro@...>
>> *Subject:* Re: [GELORA45] Lenin dan Ekonomi Pasar ==> Program Anti KKN
>> dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>>
>>
>>
>>
>>
>> Mengatakan  Lenin yang mengajukan "teori memadukan ekonomi sosialis dan
>> ekonomi pasar", tapi tak ada satu kalimatpun dari Lenin yang menunjukkan
>> atau mengekspresikan ide atau teori itu. Sekali lagi kalau orang jujur
>> berdebat dan memang mau mencari kebenaran, paling sedikit ajukan kata-kata
>> lenin atau praktek Lenin dimana orang bisa dapat bukti akan teori itu.
>> Semuanya abstrak!! Gimana orang akan bisa lihat "kebenaran" teori itu kalau
>> tidak diperlihatkan kapan dan di mana Lenin mengajukan pemaduan ekonomi
>> sosialis dan ekonomi pasar??? Sebaliknya, penelitian orang tentang NEP yang
>> saya ajukan berdasarkan kepada kata-kata dan instruksi Lenin sendiri. Ada
>> tulisannya yang bisa dicek.
>>
>>
>>
>> On Thursday, September 22, 2016 3:17 PM, Chan CT <sadar@...> wrote:
>>
>>
>>
>> Ada baiknya kalau bung baca saja sendiri bagaimana ketua PK Jepang, Fuwa
>> Tetsuro itu menjelaskan:
>>
>> *http://www.gelora45.com/activity/LeninDanEkonomiPasar.pdf*
>> <http://www.gelora45.com/activity/LeninDanEkonomiPasar.pdf>
>>
>>
>>
>>
>>
>> -----原始郵件-----
>>
>> From: Lusi D.
>>
>> Sent: Thursday, September 22, 2016 5:08 PM
>>
>> To: Chan CT ; GELORA45@yahoogroups.com
>>
>> Cc: Tatiana Lukman ; temu_er...@yahoogroups.com ; GELORA_In ; Daeng ;
>> Mitri ; Mang Broto ; Roeslan ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Ronggo A. ; Lingkar
>> Sitompul ; Jonathan Goeij ; Hsin Hui Lin ; Wuting301 ; Marsiswo Dirgantoro
>>
>> Subject: Re: [GELORA45] Re: [temu_eropa] Re: Program Anti KKN dan
>> Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>>
>>
>>
>> Ikut nimbrung sedikit.
>>
>>
>>
>> Bung Chan bisa menjelaskan lebih lanjut pengertian "memadukan ekonomi
>>
>> sosialis dan ekonomi-pasar itu"? Hakekatnya apa yang dikatakan ekonomi
>>
>> sosialis dan apa yang dimaksudkan dengan ekonomi pasar, sesuai
>>
>> pengertian yang bung terima dari penjelasan Fuwa Tetsuro itu?
>>
>>
>>
>> Saya kutip alinea yang saya maksud sbb.:
>>
>>
>>
>> "> Satu-satunya andalan saya pernyataan ketua PK Jepang? Hehehee, ...
>>
>> > Tapi, anda tidak mampu membantah kenyataan yang diajukan Fuwa
>>
>> > Tetsuro, bahwa Lenin lah orang komunis pertama didunia ini yang
>>
>> > meneliti hubungan ekonomi sosialis dan ekonomi pasar! Yang pasti Fuwa
>>
>> > Tetsuro, sekalipun anda tuduh REMO, tidak memfitnah bahwa Lenin telah
>>
>> > membuat kesimpulan keharusan memadukan ekonomi sosialis dan
>>
>> > ekonomi-pasar itu!"?
>>
>>
>>
>> Salam
>>
>> Lusi.-
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> Am Thu, 22 Sep 2016 16:26:48 +0800
>>
>> schrieb "Chan CT" <sadar@...>:
>>
>>
>>
>> > Hahahaa, ... rupanya saya sedang berhadapan dengan seorang radikalis
>>
>> > yang udah gak ketolongan lagi! Bagaikan binatang jalang meraung-raung
>>
>> > dalam sekarat, gunakan berbagai jurus menyerang PKT dan berusaha
>>
>> > membusukkan dengan segala berita/tulisan tanpa peduli lagi darimana
>>
>> > sumbernya! Sungguh heibat penyataan, peduli amat dari Falungong,
>>
>> > pokoknya bisa digunakan untuk menyerang dan menjelekkan PKT!
>>
>> >
>>
>> > Tanpa disadari lagi, dimana PENDIRIAN anda kalau begitu? Atau memang
>>
>> > begitu ekstrimnya anda jadi tidak lagi peduli ternyata sejalan dengan
>>
>> > Falungong, begundanya AS itu untuk menghujat PKT? Sampai-sampai
>>
>> > begitu senangnya seperti mendapatkan “SENJATA” ampuh menembak saya
>>
>> > sampai KO, tidak berkutik lagi? Padahal saya tetap saja duduk tenang
>>
>> > dibelakang meja computer, lari pun tidak. Hehehee, ...
>>
>> >
>>
>> > Begitu PERCAYAnya apa yang dinyatakan Falungong “deMaoisasi” seperti
>>
>> > itulah kenyataan yang ada. Padahal itu FITNAH yang sama sekali tidak
>>
>> > berdasar! Tanpa berani melihat KESALAHAN dari praktek nyata yang
>>
>> > telah terjadi, ... bahwa Lenin, Stalin dan Mao betapapun genius yang
>>
>> > harus kita akui, tetap adalah MANUSIA normal saja yang bisa berbuat
>>
>> > KESALAHAN! Bukan DEWA-DEWA yang tidak mungkin berbuat kesalahan. Dan,
>>
>> > pada saat mengkritik kesalahan tertentu, jangan diangkat menjadi
>>
>> > menegasi semua ajarannya bahkan menjadi anti Lenin, anti Mao!
>>
>> >
>>
>> > Satu-satunya andalan saya pernyataan ketua PK Jepang? Hehehee, ...
>>
>> > Tapi, anda tidak mampu membantah kenyataan yang diajukan Fuwa
>>
>> > Tetsuro, bahwa Lenin lah orang komunis pertama didunia ini yang
>>
>> > meneliti hubungan ekonomi sosialis dan ekonomi pasar! Yang pasti Fuwa
>>
>> > Tetsuro, sekalipun anda tuduh REMO, tidak memfitnah bahwa Lenin telah
>>
>> > membuat kesimpulan keharusan memadukan ekonomi sosialis dan
>>
>> > ekonomi-pasar itu!
>>
>> >
>>
>> > Tapi ngomong-ngomong, ... mbak Tatiana, sekarang ini didunia hanya
>>
>> > Korea Utara saja yang tidak REMO, ya? Lalu bagaimana melihat video
>>
>> > kehebatan Kim Jung Un dikerumuni perempuan-perempuan Korea begitu,
>>
>> > bagaimana perasaan anda sebagai perempuan melihat video itu???
>>
>> > Begitukah seorang Marxis sesungguhnya didunia ini? Kalau begitu,
>>
>> > biarlah saya dibilang remo saja, ketimbang dibilang Marxis modelnya
>>
>> > kayak Kim Jung Un itu! Hahahaa, ...
>>
>> >
>>
>> > Salam,
>>
>> > ChanCT
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> > From: mailto:GELORA45@yahoogroups.com <GELORA45@yahoogroups.com>
>>
>> > Sent: Wednesday, September 21, 2016 10:07 PM
>>
>> > To: temu_er...@yahoogroups.com ; GELORA_In
>>
>> > Cc: Daeng ; Mitri ; Mang Broto ; Roeslan ; Rachmat Hadi-Soetjipto ;
>>
>> > Ronggo A. ; Lusi.D ; Lingkar Sitompul ; Jonathan Goeij ; Hsin Hui
>>
>> > Lin ; Wuting301 ; Marsiswo Dirgantoro Subject: [GELORA45] Re:
>>
>> > [temu_eropa] Re: Program Anti KKN dan Demaoisasi Harus Berjalan
>>
>> > Bareng (1)
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> > Ha....ha....ha.. Udah kepojok, KO, nggak berkutik,  picek lagi dan
>>
>> > terus ngotot berpikir pakai dengkul!!!Falungong kek, falingging kek,
>>
>> > emangnya gue pikirin!! Yang jelas "demaoisasi" tidak ada hubungannya
>>
>> > dengan falunggong atau falingging...."demaoisasi" adalah  bukti dari
>>
>> > pengkhianatan terhadap Mao dan Fikirannya yang selalu anda coba
>>
>> > sembunyikan!!!! Ah, ini mah cuma bukti yang sangat kecil sekali yang
>>
>> > menguatkan seluruh argumentasi yang saya ajukan sejak perdebatan yang
>>
>> > dimulai tiga tahun yang lalu. Bukti ilmiah sudah diberikan oleh
>>
>> > penelitian /research para profesor dan sejarawan seperti Wertheim,
>>
>> > Pao yuching, Mo Bogao, Dong Pinghan, Maurice Meisner, Ming Qili, W.
>>
>> > Huttington, Hongsheng Jiang, Joseph Ball, Joel Andreas, dan oleh MAO
>>
>> > TSEDONG sendiri yang sudah sejak awal mengingatkan akan BAHAYA
>>
>> > restorasi kapitalis oleh kaum revisionis yang dikepalai oleh
>>
>> > ¨¨Chrushchov Tiongkok yang tidur di samping kita¨¨¨¨!!! Itulah canang
>>
>> > yang dikeluarkan Mao ketika RBKP. Bagi Chan, semua para peneliti yang
>>
>> > saya sebut di atas adalah orang-orang penganggur dan hanya
>>
>> > iseng-iseng saja bikin research!!! Oooo, jelas wong Chan itu seorang
>>
>> > genius yang sudah bikin teori baru untuk mengukur negeri yang gimana
>>
>> > yang bisa dibilang SOSIALIS !!! TAK PEDULI APA MODE OF
>>
>> > PRODUCTIONNYA!!!Sedangkan referensi ( sampai sekarang SATU-SATUNYA
>>
>> > referensi) yang digunakan Chan adalah kata-katanya pemimpin Partai
>>
>> > Komunis  Jepang revisionis!!!! Ha...ha...ya nggak heran apa yang ada
>>
>> > dikepalanya orang-orang REMO, sejak Berstein sampai Khrustjov, Liu
>>
>> > shaoqi,  Deng, dan murid kerdilnya Chan!!!!
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> > On Wednesday, September 21, 2016 3:37 PM, "'Chan CT'
>>
>> > SADAR@... [temu_eropa]" <temu_er...@yahoogroups.com> wrote:
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> > Inilah orang-orang penganggur yang keisengan menggunakan tulisan
>>
>> > kelompok Falungong sebagai dasar pemikiran untuk menyerang PKT!
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> > From: Tatiana Lukman
>>
>> > Sent: Wednesday, September 21, 2016 8:06 PM
>>
>> > To: yahoogroups ; DISKUSI FORUM HLD
>>
>> > Cc: Daeng ; Mitri ; Mang Broto ; Marsiswo Dirgantoro ; Roeslan ;
>>
>> > Rachmat Hadi-Soetjipto ; Ronggo A. ; Lusi.D ; Lingkar Sitompul ;
>>
>> > Jonathan Goeij ; Hsin Hui Lin ; Chan CT ; Wuting301 Subject: Program
>>
>> > Anti KKN dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>>
>> >
>>
>> > Kalau baru sekarang orang sadar akan adanya "demaoisasi", orang itu
>>
>> > kesiangan bangunnya!!! Ingat tuh hasil penelitian dan kesimpulan
>>
>> > prof. Wertheim yang  sejak Deng xiaoping naik panggung sudah bilang
>>
>> > PKT "pura-pura mendukung Fikiran Mao Tsedong". Pernyataan siapa yang
>>
>> > sesuai dengan kenyataan? Pernyataannya  Chan atau prof. Wertheim?
>>
>> > Boleh terus melempar dan mengobral segala macam ejekan dan julukan
>>
>> > peyoratif kepada saya. Tidak masalah!Kenyataan akan terus membelejeti
>>
>> > orang-orang seperti Chan sebagai pengkhianat usaha sosialisme dan
>>
>> > renegat!!! Jangan membelokkan tema ke Falonggong. Itu bukan tema
>>
>> > perdebatan saya. Tema perdebatan saya dengan Chan adalah masalah PKT
>>
>> > yang sudah lama mengkhianati FMTT dan membongkar struktur sosialisme
>>
>> > dan kepalsuan pemakaian kata "sosialisme dengan ciri Tkk" untuk
>>
>> > menutupi KAPITALISME BRUTAL yang telah melahirkan elit Tkk yang hidup
>>
>> > dalam kemewahan yang sangat memuakkan dan ratusan juta buruh dan tani
>>
>> > dan rakyat jelata yang menderita penghisapan dan penindasan para
>>
>> > kabir dan komprador yang merangkap anggota dan kader PKT.
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> > Program Anti KKN dan Demaoisasi Harus Berjalan Bareng (1)
>>
>> > By Erabaru -
>>
>> >
>>
>> > 17/09/2016
>>
>> >  Isi pidato Wang Qangjiang, kepala Biro Riset Pembangunan Partai pada
>>
>> > Akademi Partai Pusat PKT, menyangkal Marxisme dan menyangkal ajaran
>>
>> > Mao Zedong, menandakan teori Marxisme dan pemikiran Mao Zedong yang
>>
>> > sejalan dengan PKT telah ditinggalkan oleh para akademisi partai,
>>
>> > ideologi komunis pun telah usang. (internet) 9 September 2016, adalah
>>
>> > peringatan 40 tahun meninggalnya sang diktator PKT Mao Zedong. Para
>>
>> > pengikut Mao (faksi ekstrem kiri dari Partai Komunis
>>
>> > Tiongkok/PKT-red.) sebelumnya sudah melakukan persiapan membuat suatu
>>
>> > pergerakan pada peringatan 40 tahun meninggalnya Mao, untuk melawan
>>
>> > aksi pemberantasan korupsi “memukul macan” yang dilancarkan oleh
>>
>> > pemerintahan Xi Jinping dalam rangka meringkus Jiang. Akan tetapi,
>>
>> > serangkaian kegiatan peringatan oleh pengikut Mao di dalam negeri
>>
>> > dihentikan oleh pihak kepolisian, dan diberi peringatan. Pemerintah
>>
>> > Beijing tidak mau melihat pemberitaan apa pun terkait Mao, bahkan
>>
>> > kegiatan terkait di luar negeri pun dilarang. Selain itu, media massa
>>
>> > ofisial PKT serempak membisu soal pemberitaan terkait topik Mao.
>>
>> > Untuk itu agenda Xi Jinping memilih hari yang sama dengan hari
>>
>> > wafatnya Mao, melakukan inspeksi besar-besaran di sekolah
>>
>> > almamaternya yakni Akademi 81 dan menyampaikan pidato penting di
>>
>> > sekolah tersebut. Ini membuat para fans Mao sangat terpukul,
>>
>> > serangkaian fenomena ini menjelaskan, gerakan demaoisasi oleh
>>
>> > pemerintahan Xi Jinping yang tadinya hanya di balik layar kini sudah
>>
>> > bergeser menjadi di depan panggung. Menilik kembali dari awal
>>
>> > menjabatnya Xi Jinping sebagai pemimpin tertinggi sejak Kongres
>>
>> > Nasional PKT ke-18, orientasi yang ditempuh adalah menggulingkan
>>
>> > Jiang bersamaan dengan itu menghapus pengaruh Mao (de-maoisasi). Dan
>>
>> > fenomena lain yang muncul adalah, setiap kali aksi anti-korupsi
>>
>> > “memukul harimau” yang digalakkan Xi dan Wang (Wang Qishan, tangan
>>
>> > kanan Xi Jinping dalam pemberantasan KKN) telah mencapai tahap
>>
>> > krusial, kubu Jiang dan para pengikut Mao selalu berusaha menghalangi
>>
>> > upaya pemerintah Xi. Kubu Jiang juga berusaha mengacau, menjegal
>>
>> > berbagai upaya reformasi yang diterapkan Xi dan Li (PM Li Keqiang)
>>
>> > atau merusak dan mengacaukan tatanan hukum pada pemerintahan Xi dan
>>
>> > Wang, atau menyerang dan menghambat aksi pemberantasan korupsi
>>
>> > “memukul harimau” untuk menggulingkan Jiang. Baik kubu Jiang maupun
>>
>> > pengikut Mao dengan berani nekad mengusung arwah Mao untuk melawan
>>
>> > pemerintahan Xi Jinping, karena Mao Zedong adalah leluhur PKT, adalah
>>
>> > asal muasal kediktatoran, korupsi, dan kekacauan. Mao Zedong semasa
>>
>> > hidup, menerapkan teori ekstrim kiri seperti “revolusi”, dan
>>
>> > “Perjuangan Kelas (konflik antar kelas)” serta serangkaian metode
>>
>> > ekstrim untuk menutupi ambisi pribadinya demi menjadi kaisar turun
>>
>> > temurun. “Revolusi Kebudayaan” yang dilakukan Mao di masa itu, adalah
>>
>> > menggalang massa muda mudi yang lugu untuk menggulingkan pihak
>>
>> > berkuasa yang berhaluan paham kapitalis, dan bersumpah melindungi
>>
>> > kelangsungan Dinasti Merah”, yang realitanya guna menutupi segala
>>
>> > kejahatan yang dilakukan Mao akan terungkap (seperti programnya
>>
>> > Lompatan Besar ke Depan yang gagal total dan menimbulkan bencana
>>
>> > kelaparan terparah dalam sejarah, Red.) jika Mao kehilangan
>>
>> > kekuasaannya dan dijadikan penjahat sejarah. Kondisi Jiang Zemin dan
>>
>> > para anteknya sekarang, persis seperti posisi Mao pada saat itu, maka
>>
>> > itu arwah Mao pun diusung, untuk membuat kekacauan, menjegal, bahkan
>>
>> > mereka tidak segan-segan melakukan aksi teror dan upaya pembunuhan
>>
>> > serta kudeta untuk merebut kekuasaan tertinggi dari Xi Jinping, agar
>>
>> > kejahatan Jiang Zemin berikut para pengikutnya tidak terungkap. Mao
>>
>> > Zedong adalah politisi yang paling berambisi dalam sejarah PKT, juga
>>
>> > seorang diktator besar, dan sumber segala korupsi dan kebobrokan.
>>
>> > Teori ekstrim kirinya beserta perilaku tidak berperikemanusiaannya,
>>
>> > telah menjadi pedoman bagi pengikutnya yakni Jiang Zemin, menjadi
>>
>> > cadar, sekaligus jimat dan tameng bagi Jiang Zemin. Jadi, hanya
>>
>> > dengan pemberantasan korupsi “memukul harimau” dan menggulingkan
>>
>> > Jiang tanpa melenyapkan pengaruh Mao, tidak akan sempurna, tidak akan
>>
>> > tuntas, juga tidak mungkin bisa mewujudkan Impian Tiongkok (yang
>>
>> > digagas Xi) dan kebangkitan kebangsaan Tiongkok. Itu sebabnya pada
>>
>> > Januari tahun ini, sebuah patung Mao Zedong setinggi 36 meter di
>>
>> > provinsi Henan yang belum genap sehari dirampungkan pengerjaannya,
>>
>> > sudah diperintahkan untuk dibongkar. Ini mungkin menjelaskan
>>
>> > intensitas pemerintahan Xi Jinping. (Ran Shazhou/sud/whs)
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> >
>>
>> >
>>
>>
>>
>>
> 
>

Kirim email ke