Disatu sisi, saya melihat memang ahok lebih seperti menggaungkan suaranya 
pengembang. Dia bisa lebih baik dalam menangani masalah kampong pulo dan 
kampong duri.

Disisi lain, dia punya kerja utk mengurus banjir. Daerah kumuh sudah dibereskan 
seperti tanah abang, pelacuran kali jodoh dll tanpa protes yg berarti.

 

Kampong pulo dan kampong duri menjadi masalah karena disitu hidup rakyat 
miskin. Masalah hukum (tanah tidak bersertifikat, tanah jarahan dll) bentrok 
dengan masalah kemanusiaan. Disini masalahnya.

 

Saya pernah melihat rusun di jatinegara yang bagus dipinggir jalan besar. Ini 
salah satu solusi ahok dalam menanggulangi masalah perumahannya. Tetapi rakyat 
miskin keperluannya lebih dari sekedar perumahan, mereka juga perlu pekerjaan. 
disini ahok tidak bisa dan tidak mampun untuk memberikan pekerjaan ke banyak 
orang miskin itu. Masalah hokum kepemilikan sah atas tanah sedang diproses. 

 

Menjadi sulit ketika area kemanusiaan dibawa ke area hukum. Hokum selalu 
melihat aspek hukumnya bukan kemanusiaannya. Hasil produk pengadilan hokum itu 
berdasarkan proses hokum bukan proses kemanusiaan.

 

Banyak sekali tujuan hokum al: menciptakan tatanan masyarakat yang tertib; 
keinsafan masyarakat yang kemudian dituangkan dalam hukum sebagai sarana 
pengendali dan pengubah agar terciptanya kedamaian dan ketentraman masyarakat; 
menjamin kepastian dalam perhubungan masyarakat, hukum diperlukan untuk 
penghidupan di dalam masyarakat demi kebaikan dan ketentraman bersama dll. Ini 
jelas proses hukumnya

 

Tetapi jelas hokum tidak boleh keluar dari UUD 1945 yaitu melindungi segenap 
bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan 
kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan 
ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Disini ada proses kemanusiannya.

 

Akan selalu ada jalan dalam menangani kedua masalah ini. cari yang terbaik.

 

Salam

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, September 28, 2016 3:38 AM
To: [GELORA45] <[email protected]>; [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Ahok bilang hal ini lebih penting daripada menang 
pilkada DKI

 

  

Pengabdian utamanya kan memang jadi centhèngnya kaum pengembang!!!

Am Wed,
28 Sep 2016 14:50:23 +0800 schrieb "'Chan CT' [email protected] 
<mailto:[email protected]> 
[GELORA45]" <[email protected] <mailto:[email protected]> >:

> Ahok bilang hal ini lebih penting daripada menang pilkada DKI
> 
> Rabu, 28 September 2016 11:39 WIB | 4.336 Views
> 
> Pewarta: Natisha Andarningtyas
> 
> 
> 
> Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (ANTARA FOTO/M Agung
> Rajasa)
> 
> 
> 
> Jakarta (ANTARA News) - Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki "Ahok"
> Tjahaja Purnama mengatakan tidak peduli pada pencitraan berkaitan
> penggusuran warga yang berdekatan waktunya dengan masa pemilihan
> kepala daerah.
> 
> "Yang penting orang harus kenang saya, walaupun saya nggak terpilih
> lagi, Oktober 2017, orang akan melihat saya yang membereskan Kampung
> Pulo dan Bukit Duri. Saya yang bisa membuat titik banjir di Jakarta
> berkurang banyak. Itu lebih penitng bagi saya daripada menjabat 5
> tahun lagi," kata Ahok di Balai Kota, Rabu (28/9).
> 
> "Kami nggak mau pusing soal pilkada, kami mau kejar sebaik mungkin
> janji-janji saya dan Pak Jokowi sejak 2012," kata Ahok.
> 
> Ia tidak memusingkan sejumlah survei yang menyatakan popularitasnya
> turun dan berpendapat masih punya waktu untuk membuktikan dirinya
> sebagai gubernur hingga Oktober 2017.
> 
> "Yang penting, orang harus kenang saya, walaupun saya nggak terpilih
> lagi," kata Ahok.
> 
> Editor: Aditia Maruli
> 
> 



Kirim email ke