Bung Roeslan,
Saya kok tidak melihat kepentingan langsung kaum pengembang dengan
penggusuran penduduk di bantaran sungai, karena tanahnya tidak  dioper
untuk dibanguni flat aau perumahan mewah oleh pengembang, tetapi untuk
pelebaran sungai.
Kalau reklamasi pulau2, pengembang jelas punya kepentingan besar.
Salam,
KH

2016-09-29 15:02 GMT+02:00 roeslan [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> *Refleksi:* *KAPITALIS* *NEOLIBERAL ADALAH NABINYA PENGUASA NKRI .*
>
>
>
> Apa yang kita saksikan di NKRI sekarang ini tercermin secara jelas dalam
> pengakuan Ahok yang menatakan : > "Kami nggak mau pusing soal pilkada,
> kami mau kejar sebaik mungkin> janji-janji saya dan Pak Jokowi sejak 2012,"
> kata Ahok. (kutipan selesai). Bisa dipercaya bahwa janji-janji itu adalah
> janji-janji untuk memenuhi kepentingan *kelompok kapitalis Neoliberal*,
> dalam dan luarnegeri, yang dalam konteks ini adalah para pengembang, yang
> mereka  nilai sebagai *Nabi*, yang bisa menyelamatkan NKRI, dan
> menuntaskan kemiskinan di NKRI; Oleh karena itulah, mereka harus
> diutamakan. Dalam konteks ini: terkesan kuat bahwa *Pengembang ada **d**iatas
> segala-galanya !!!;** Ini tercemin dalam kebijakan dimana* *kedaulatan* 
> *pengembang
> ditempatkan* *diatas* *kedaulatan Rakyat.* Perlu ditegaskan disini bahwa
> Pasal 33 UUD 45 tidak menolak adanya pengembang. Yang kita tolak adalah
> *sistem* *penempatan pengembang*, *yang mengungguli kedaulatan Rakyat*.
> Ini termanifestasikan dalam kebijakan penggusuran yang terjadi diseluruh
> nusantara. Penggusuran yang terkini misalnya penggusuran Kampung Bukitduri,
> yang sedang dalam proses hukum, toh rumah-rumah penduduk sudah diratakan
> dengan tanah. Semua kebijakan itu hanya menguntungkan para investor yang
> kini sudah dijadikan sebagai NABI oleh pengusa di NKRI (Jokowi & Ahok)
>
>
>
> Jangan berilusi bahwa Ahok dan Jokowi adalah pembela sejati Rakyat
> Indonesia, dan NKRI; meskipun mereka selalu mengunakan kata-kata baik, yang
> menyitir kata-kata Bung Karno. Pengalaman empiris selama ini talah
> mendukung suatu pernyataan bahwa Ahok dan Jokowi telah menjadi agen-agen
> pengembang (Centhe´ng ) pengembang, yang rajin, menjalankan politik
> gusur-menggusur perumahan Rakyat, dan tanah pertanian Rakyat tanpa
> kompromi, dan tanpa ganti rugi yang sepadan, yang semua itu adalah tujuan
> utama dari kaum kapitalis Neoliberal yang kini telah mendominasi kekuasaan
> politik di NKRI, yang berfungsi sebagai Nabi. Barang siapa yang mengkritik
> atau menentang , akan segera diberi jukulan Komunis ( PKI)gaya baru oleh
> Ahok.
>
>
>
> Roeslan.
>
>
>
>
>
> *Von:* [email protected] [mailto:[email protected]]
>
> *Gesendet:* Mittwoch, 28. September 2016 09:38
> *An:* [GELORA45]; [email protected]
> *Betreff:* [nasional-list] Re: [GELORA45] Ahok bilang hal ini lebih
> penting daripada menang pilkada DKI
>
>
>
>
>
> Pengabdian utamanya kan memang jadi centhèngnya kaum pengembang!!!
>
> Am Wed,
> 28 Sep 2016 14:50:23 +0800 schrieb "'Chan CT' [email protected]
> [GELORA45]" <[email protected]>:
>
> > Ahok bilang hal ini lebih penting daripada menang pilkada DKI
> >
> > Rabu, 28 September 2016 11:39 WIB | 4.336 Views
> >
> > Pewarta: Natisha Andarningtyas
> >
> >
> >
> > Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (ANTARA FOTO/M Agung
> > Rajasa)
> >
> >
> >
> > Jakarta (ANTARA News) - Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki "Ahok"
> > Tjahaja Purnama mengatakan tidak peduli pada pencitraan berkaitan
> > penggusuran warga yang berdekatan waktunya dengan masa pemilihan
> > kepala daerah.
> >
> > "Yang penting orang harus kenang saya, walaupun saya nggak terpilih
> > lagi, Oktober 2017, orang akan melihat saya yang membereskan Kampung
> > Pulo dan Bukit Duri. Saya yang bisa membuat titik banjir di Jakarta
> > berkurang banyak. Itu lebih penitng bagi saya daripada menjabat 5
> > tahun lagi," kata Ahok di Balai Kota, Rabu (28/9).
> >
> > "Kami nggak mau pusing soal pilkada, kami mau kejar sebaik mungkin
> > janji-janji saya dan Pak Jokowi sejak 2012," kata Ahok.
> >
> > Ia tidak memusingkan sejumlah survei yang menyatakan popularitasnya
> > turun dan berpendapat masih punya waktu untuk membuktikan dirinya
> > sebagai gubernur hingga Oktober 2017.
> >
> > "Yang penting, orang harus kenang saya, walaupun saya nggak terpilih
> > lagi," kata Ahok.
> >
> > Editor: Aditia Maruli
> >
> >
>
> 
>

Kirim email ke