Nggak ada yang nyuruh situ mencari. Tinggal tunjukkan saja
kalau betul situ tau visi-misi pemerintah.
Malas baca isi berita, malas mencari tau, tapi rajin ngenyek diri sendiri.
--- nesare1@... wrote:
Emangnya ente gak mau bashing Jokowi pake’ mengadu domba antara Jokowi vs. eko.
Kan ini tujuan ente? Moso’ ente berbaik hati hanya mau mengkontraskan ide kedua
orang ini?
Terus ente masuk ke pemerintah vs perseorangan dengan menyalahkan ane yg
ngomong visi misi itu konteksnya adalah institusi bukan perseorangan! Memangnya
yg ane tulis itu salah??!!!
Ane gak kerajinan cari cari visi misi suatu rejim.
Oh ngomong2 ente tahu ndak visi misi suatu rejim itu bisa berubah?Ane lebih
suka pake’ konstitusi suatu negara karena gak bisa berubah. Kalau berubah
artinya negaranya berubah. Kalau rejimnya berubah bisa bikin visi misi yg baru.
Sampai disini ente sudah ngerti belum arti visi misi strategi action plan itu?
Kalau gak ngerti, gimana ente mau ngomongin istilah2 itu? Orang belajar 1 mata
kuliah utk mengetahu ini loh bagi orang sekolahan. Kalau ente gak pernah
belajar disekolahan, ente kan dengan jelas mengabaikan arti dasarnya dan
menggunakannya utk bashing Jokowi. Ini yg ane tertawakan!!!!! Nah setelah
dikasih visi misi pemerintahnya Jokowi ya jelaskan gimana bisa bilang Jokowi
prioritas infrastruktur itu salah dan eko lebih benar!Nanti ane kasih
komentarnya yg sudah pasti berkaitan dengan arti dasar dari visi misi strategy
dan action plan itu. Kita lihat bersama. Jangan lari!Jangan hanya bisa melabel
ane lari dari pemerintah ke perorangan saja yg ane sudah tahu tapi ente yg gak
ngerti arti dasar dari istilah2 yg ente pake itu!!! Nesare
From: ajeg
Nah, seperti ini yang saya maksud.
Dengan membaca isi dari judul berita di atas, bisa dilihatbahwa keinginan
mendes untuk memberdayakan masyarakat
di desa tertinggal lebih sesuai dengan visi-misi pemerintah ini
ketimbang prioritas Jokowi soal pembangunan infrastruktur.
Jelas terlihat, visi-misi pemerintah kental dengan pembangunan
manusia, dan bukan memprioritaskan pembangunan (dan penggusuran)
prasarana fisik.
--- djiekh@... wrote:
Leave a comment VISI
“Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan
Gotong Royong”MISI
1. Mewujudkan keamanan nasional yang mampu menjaga kedaulatan wilayah,
menopang kemandirian ekonomi dengan mengamankan sumberdaya maritim, dan
mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai negara kepulauan.
2. Mewujudkan masyarakat maju, berkesinambungan dan demokratis berlandaskan
negara hukum.
3. Mewujudkan politik luar negeri bebas-aktif dan memperkuat jati diri sebagai
negara maritim.
4. Mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera.
5. Mewujudkan bangsa yang berdaya saing.
6. Mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat dan
berbasiskan kepentingan nasional.
7. Mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan.PROGRAM
NAWACITA1. Kami akan menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap
bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara.
1.1. Politik luar negeri bebas-aktif.
1.2. Melindungi hak dan keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri,
khususnya pekerja migran.
1.3. Kedaulatan maritim.
1.4. Meningkatkan anggaran pertahanan 1,5 persen dari GDP dalam 5 tahun
kedepan.
1.5. Mengembangkan industri pertahanan nasional.
1.6. Menjamin rasa aman warga negara dengan membangun Polri yang
profesional.2. Kami akan membuat pemerintahan tidak absen dengan membangun tata
kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.
2.1. Memulihkan kepercayaan publik melalui reformasi sistem kepartaian, pemilu
dan lembaga perwakilan.
2.2. Meningkatkan peranan dan keterwakilan perempuan dalam politik dan
pembangunan.
2.3. Memperkuat kantor kepresidenan untuk menjalankan tugas-tugas kepresidenan
secara lebih efektif.
2.4. Membangun transparansi tata kelola pemerintahan.
2.5. Menjalankan reformasi birokrasi.
2.6. Membuka partisipasi publik.3. Kami akan membangun Indonesia dari
pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara
kesatuan.
3.1. Desentralisasi asimateris.
3.2. Pemerataan pembangunan antar wilayah terutama desa, kawasan timur
Indonesia dan kawasan perbatasan.
3.3. Penataan daerah otonom baru untuk kesejahteraan rakyat.
3.4. Implementasi Undang-Undang Desa.4. Kami akan menolak negara lemah dengan
melakukan reformasi sIstem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat
dan terpercaya.
4.1. Membangun politik legislasi yang kuat : pemberantasan korupsi, penegakan
HAM, perlindungan lingkungan hidup dan reformasi lembaga penegak hukum.
4.2. Memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
4.3. Memberantas mafia peradilan.
4.4. Pemberantasan tindakan penebangan liar, perikanan liar dan penambangan
liar.
4.5. Perberantasan narkoba dan psikotropika.
4.6. Pemberantasan tindak kejahatan perbankan dan pencucian uang.
4.7. Menjamin kepastian hukum dan kepemilikan tanah.
4.8. Melindungi anak, perempuan dan kelompok masyarakat marjinal.
4.9. Menghormati HAM dan penyelesaian secara berkeadilan terhadap kasus-kasus
pelanggaran HAM pada masa lalu.
4.10. Membangun budaya hukum.5. Kami akan meningkatkan kualitas hidup manusia
Indonesia.
5.1. Program “Indonesia Pintar” melalui wajib belajar 12 tahun bebas pungutan.
5.2. Program kartu “Indonesia Sehat” melalui layanan kesehatan masyarakat.
5.3. Program “Indonesia Kerja” dan “Indonesia Sejahtera” melalui reformasi
agraria 9 juta hektar untuk rakyat tani dan buruh tani, rumah susun bersubsidi
dan jaminan sosial.6. Kami akan meningkatkan produktivitas rakyat dan daya
saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit
bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.
6.1. Membangun infrastruktur jalan baru sepanjang sekurang-kurangnya 2.000
kilometer.
6.2. Membangun sekurang-kurangnya 10 pelabuhan baru dan merenovasi yang lama.
6.3. Membangun sekurang-kurangnya 10 bandara baru dan merenovasi yang lama.
6.4. Membangun sekurang-kurangnya 10 kawasan industri baru berikut
pengembangan untuk hunian buruhnya.
6.5. Membangun sekurang-kurangnya 5.000 pasar tradisional di seluruh Indonesia
dan memodernisasikan pasar tradisional yang telah ada.
6.6. Menciptakan layanan satu atap untuk investasi, efisiensi perijinan bisnis
menjadi maksimal 15 hari.
6.7. Membangun sejumlah Science and Tecnopark di kawasan politeknik dan
SMK-SMK dengan prasarana dan sarana dengan teknologi terkini.7. Kami akan
mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis
ekonomi domestik.
7.1. Membangun kedaulatan pangan.
7.2. Mewujudkan kedaulatan energi.
7.3. Mewujudkan kedaulatan keuangan.
7.4. Mendirikan Bank Petani/ Nelayan dan UMKM termasuk gudang dengan fasilitas
pengolahan paska panen ditiap sentra produksi tani/nelayan.
7.5. Mewujudkan penguatan teknologi melalui kebijakan penciptaan sistem
inovasi nasional.8. Kami akan melakukan revolusi karakter bangsa.
8.1. Membangun pendidikan kewarganegaraan.
8.2. Mengevaluasi model penyeragaman dalam sistem pendidikan nasional.
8.3. Jaminan hidup yang memadai bagi para guru terutama bagi guru yang
ditugaskan didaerah terpencil.
8.4. Memperbesar akses warga miskin untuk mendapatkan pendidikan tinggi.
8.5. Memprioritaskan pembiayaan penelitian yang menunjang iptek.9. Kami akan
memperteguh ke-Bhineka-an dan memperkuat restorasi social Indonesia.
9.1. Memperkuat pendidikan Kebhinekaan dan menciptakan ruang-ruang dialog
antar warga/
9.2. Restorasi sosial untuk mengembalikan ruh kerukunan antar warga.
9.3. Membangun kembali gotong-royong sebagai modal sosial melalui rekonstruksi
sosial.
9.4. Mengembangkan insentif khusus untuk memperkenalkan dan mengangkat
kebudayaan lokal.
9.5. Meningkatkan proses pertukaran budaya untuk membangun kemajemukan sebagai
kekuatan budaya.
2016-09-29 8:29 GMT+02:00 ajeg :Yang diminta itu visi-misi pemerintahan Jokowi.
Bukannya jawab,
situ malah lari kayak maling: "Visi misi itu bukan perorangan."Artinya, situ
memfitnah seolah yang diminta itu visi-misi perorangan.
(...)