Ajeg: ya coba tunjukin visi-misi pemerintahan Jokowi.

Nesare: mau versi pendek. Jawabannya sudah ane tulis sebelumnya: visi misi itu 
institusi. Visi misi itu bukan perorangan. Dalam konteks negara dan di 
Indonesia visi misi NKRI ada di UUD 1945 dan pancasila. Kalau pribadi itu 
keinginan. Disini ente lagi ngomongin negara. Masa bodoh keinginan Jokowi apa, 
NKRI punya visi misi tujuan bersama sbg bangsa dan negara. Ini hasil perjuangan!

 

Ini isinya:

Proklamasi kemerdekaan Negara Indonesia berarti mengumumkan kepada dunia dan  
bangsa Indonesia telah menjadi Negara yang merdeka dan berdaulat.. Tujuan 
nasional bangsa Indonesia dituangkan secara jelas dalam pembukaan UUD 1945. 
Tujuan nasional tersebut adalah : (1) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan 
seluruh tumpah darah Indonesia (2) memajukan kesejahteraan umum (3) 
Mencerdaskan kehidupan bangsa (4) melaksanakan ketertiban dunia yang 
berdasarkan kemerdekaan,  perdamaian abadi dan keadilan sosial.

 

Selanjutnya bisa dijabarkan ke setiap aspek kehidupan dalam berbangsa dan 
bernegara, misalnya: pendidikan, kesehatan, politik luar negeri, agama, 
keamanan dll . Dalam hal pendidikan, NKRI punya Tujuan Pendidikan Nasional. 
Penjabaran tujuan nasional khususnya dalam bidang pendidikan nasional tertuang 
pada undang undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 
(SISDIKNAS). Dalam Bab II tentang dasar, fungsi dan tujuan ditentukan sebagai 
berikut : Pasal 2 : Pendidikan nasional berdasarkan pancasila dan undang undang 
dasar 1945 Pasal 3 : Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan 
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam 
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa  bertujuan untuk berkembangnya potensi 
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang 
maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif mandiri, dan menjadi 
warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. 3.

 

Visi dan Misi Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian pada hakekatnya pendidikan 
adalah upaya sadar dari suatu masyarakat dan pemerintah dari suatu Negara. 
Tujuannya adalah menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan generasi  penerusnya 
selaku warga masyarakat bangsa dan Negara, agar berguna dan bermaknaserta mampu 
mengantisipasi masa depan mereka yang senantiasa berubah dan selalu terkait 
dengan konteks dinamika budaya, bangsa, Negara dan hubungan internasionalnya. 
Pendidikan tinggi tidak dapat mengabaikan realita kehidupan yang mengglobal 
yang digambarkan sebagai perubahan kehidupan yang penuh dengan paradoksal dan 
ketakterdugaan. Kemampuan warga Negara agar memiliki hidup yang berguna dan 
bermakna serta mampu mengantisipasi perkembangan, perubahan masa depannya, 
sangat memerluk pembekalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (ipteks) yang 
berlandaskan nilai nilai keagamaan dan nilai  nilai budaya bangsa. Nilai nilai 
dasar Negara tersebut akan menjadi  panduan dan mewarnai keyakinan serta 
pegangan hidup warga Negara dalam kehidupan  bermasyarakat, berbangsa dan 
bernegara. Untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran berbangsa, sikap serta 
prilaku yang cinta tanah air, bersendikan kebudayaan bangsa perlu diberikan 
pengetahuan tentang pancasila kepada para mahasiswa calon ilmuan warga Republik 
Indonesia yang akan mengkaji dan menguasai iptek dan seni, menjadi tujuan utama 
pendidikan pancasila. Pendidikan iptek dan seni di perguruan tinggi Indonesia 
dirancang dalam kurikulum suatu bidang studi yang memuat suatu dasar keilmuan 
dan keterampilan, mata kuliah keahlian dan perilaku berkarya, sesuai dengan 
disiplin ilmu yang diasuh. Isi kurikulum seperti itu perlu dibekali dengan 
dasar dasar sikap, perilaku dan kepribadian peserta didik untuk menyempurnakan 
pengetahuan, keterampilan serta efek turutan dari iptek dan seni yang 
didapatnya. Pembekaln kepada peserta didik di Indonesia berkenaan dengan 
pemupukan nilai nilai, sikap, dan kepribadian seperti tersebut diatas, 
diandalkan pada pendidikan pancasila,  pendidikan agama, pendidikan 
kewarganegaraan, dan pendidikan bahasa yang disebut kelompok mata kuliah 
pengembangan kepribadian (MKPK) dalam komponen kurikulum  perguruan tinggi. 
Untuk menumbuhkan kesadaran, sikap, dan perilaku yang bersendikan nilai nilai  
pancasila kepada setiap warga Negara Republik Indonesia yang menguasai iptek 
dan seni tersebut merupakan misi atau tanggung jawab Pendidikan Pancasila. 
Kualitas warga Negara tergantung terutama pada keyakinan dan pegangan hidup 
mereka dalam bermasyarakat,  berbangsa dan bernegara disamping pada tingkat 
serta mutu penguasaannya tentang iptek dan seni. Pancasila sebagai dasar Negara 
dan pegangan hidup warga Negara harus benar 

benar dapat dirasakan bahwa pancasila adalah yang paling sesuai dengan 
kehidupan kesehariannya…..dst….dst…..

 

 

Yg ente katakan Jokowi tidak ada visi misi itu kan artinya ente sudah tahu visi 
misinya?

Apa visi misi Jokowi?

Apa visi misi NKRI?

 

Kalau ente gak tahu ya gak usah dijawab!

 

Nesare





From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, September 28, 2016 3:07 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] 63 Persen Desa di Indonesia Masuk Kategori Tertinggal

 

  

Nulis panjang dan muter-muter tapi OOT. Padahal kan situ 



tinggal fokus saja ke topik judul di atas. Baca isi beritanya supaya 



nggak muter-muter striptease nelanjangin diri sendiri begini.





Atau, kalau betul situ serba ngerti tentang Jokowi (bukan sekedar

demonstran bayaran) ya coba tunjukin visi-misi pemerintahan Jokowi. 







Dari stripteasemu di bawah mah keliatan situ bukan cuma nggak 



paham masalah, tapi juga nggak tau bahwa pemerintahan Jokowi punya 



visi-misi. Situ samasekali nggak tau (apalagi paham).





Nah, supaya kau terlihat rada pinteran dikit, ikuti petunjuk ini:

1. Perlihatkan kau cukup berpendidikan untuk baca berita yang dibahas.



2. Perlihatkan kau tau pemerintahan Jokowi punya visi-misi.

3. Pamerkan kewarasan kau pada 2 hal di atas.





Apa? 



Tetep mau kaok-kaok OOT nelanjangin diri sendiri?! Ngenyek diri sendiri?





Lha monggo.... 







Rapopo.





--- nesare1@... wrote:

 

Koq ngurusin ane baca artikelnya atau tidak!

Ente ini mau ikut2an temen ente jonathan yg pake’ wangsit dewa dewi nebak2 ente 
sudah baca artikel atau belum ya?

 

Emangnya ente tahu bener isi perutnya Jokowi yg gila infrastruktur dan 

Emangnya ente tahu bener isi perutnya eko yg hanya ngurusin pemberdayaan 
masyarakat?

 

Jangan sok tahu akh. Emangnya desa bisa diberdayakan tanpa infrastruktur yang 
baik?

 

Satu masalah esensial di jawa itu kenapa harga komoditi pertanian rakyat sangat 
murah dilevel desa itu karena masalah transportasi.

Ane sudah tahu, ada surveynya. Ane turun lapangan lihat keluhan para perusahaan 
angkutan yg setengah mati. Organdanya pemerintah gak jalan. Belum lama ini 
timbul tandingannya Aptrindo yg sedang naik daun utk membenahi masalah 
transportasi ini.

 

Ente itu ngerti ndak masalah transportasi dan pemberdayaan desa itu dimana 
masalahnya?

Masalahnya bejibun. Ada orangnya. Ada perangkat sistemnya. Ada masalah 
birokrasi. Ada masalah transportasi, korupsi, kepolisian, dll.

 

Ane mencoba utk ngerem ente yg suka jadi provokator. Seakan2 jokowi itu against 
eko. 

Sebentar lagi kan ente akan bilang Jokowi yg gila infrastruktur itu juga 
against Jonan yg juga gila transportasi ya?

 

Setelah ane damprat (dan memang ente itu salah. Gak ngerti istilah visi misi 
dll), baru mundur bilang “terserah”, lalu suruh ane yg cari visi misi 
pemerintahan Jokowi? Sedangkan sudah ane jawab Jokowi itu presiden NKRI. Yg 
punya visi misi itu adalah institusi bukan orangnya…..bukan presidennya. Yang 
bikin visi misi itu bukan 1 atau 2 orang. Itu adalah hasil godokan banyak orang 
yg sangat kental dengan yang namanya corporate culture dalam perusahaan.

 

Ngaco aja. Jelas sekali ente gak ngerti arti visi misi dll, makanya semakin 
nulis semakin ngaco. 

Mau apa lagi? Pasti diam kan? Kalau gak diam, pasti ta’ ane telanjangi terus.

 

 

Nesare

 

From: ajeg

 

Masih nggak mau baca beritanya?





Ya sudah, terserah. Padahal, keinginan mendes soal pemberdayaan 



masyarakat itu jelas lebih sesuai dengan visi-misi pemerintah ketimbang 



prioritas Jokowi soal infrastruktur.





Keliatan telak situ nggak tau masalah, nggak tau visi-misi pemerintah.

Ngoceh panjang lebar begini cuma untuk pamer nggak tau bahwa setiap 



pemerintahan juga punya visi-misi.





Sana, cari visi-misi pemerintahan Jokowi.

 

--- nesare1@... wrote:

 

Koq ane dituduh gak tahu masalah, pengetahuan cekak dan gak punya malu?

 

Ane sudah kasih tahu argument nya bahwa yg ente tulis itu: “Presiden 
memprioritaskan pembangunan infrastruktur

sedangkan mendes ingin pemberdayaan masyarakat.” Ini bukan misi dan visi.

Ane belum kasih definisi nya visi dan misi. Emangnya ente perlu dan mau 
mengerti artinya visi misi strategi action plan dst……ini ada ilmunya loh.

Banyak disiplin ilmu pengatahuan belajar ttg artinya istilah2 ini termasuk ilmu 
bisnis dan ekonomi.

 

Ketika ente nulis itu kan jelas sekali ente gak ngerti arti istilah2 itu.

 

Pointnya ente mau mengadu domba antara Jokowi dan Eko Putro Sandjojo.

Makanya ane melabel ente sbg provokator.

 

Kalau bukan provokator, silahkan didebat pendapat ane itu. Tunjukkan ente 
ngerti arti istilah2 itu. Ente gak berdebat dan gak berargumen sama sekali, 
hanya caci maki yang ente tulis: ngeyek lah, demonstran bayaran lah, gak punya 
malu lah, gak tahu masalah lah, pengetahuan cekak lah.

 

Wong sudah ane sebut dengan jelas: visi dan misi NKRI itu ada dalam UUD 45. 
Yang lain2 GBHN, undang undang ini itu, peraturan pemerintah ini itu dll itu 
adalah penjabarannya. Kemauan seseorang gak bisa seenak udelnya disebut visi 
misi. NKRI itu bukan milik Jokowi dan atau eko putro sandjojo goblok!!!!

 

Koq bisa2nya Jokowi dan eko putro sandjojo disebut punya misi visi seperti 
itu???!!!

Emangnya ada blue print nya visi misi Jokowi dan eko putro sandjojo ini?

 

Ngerti ndak visi misi strategi action plan dst dst itu biasanya diformalkan krn 
inilah blue print yg harus dilaksanakan oleh suatu institusi. Apalagi ngomongin 
suatu negara. Ente pernah tahu ndak visi misi suatu perusahaan yg sangat 
transparan dan bisa dilihat. Cek sana misi visi suatu institusi di google sana. 
Lihat artinya apa. Kalau strategy action plan dll itu resep institusi dan 
biasanya menjadi rahasia.

 

Ente ini ngelindur atau gila? Sudah gak ngerti konsepnya eh ngebacot maki2 
orang lagi!!

 

Nesare

 

From: ajeg

  

Semakin keliatan pengetahuanmu serba cekak, nggak tau masalah,

dan nggak punya malu.





Lihat, karena malas baca isi berita yang dilansir republika ini makanya 



situ ngelantur di luar topik dan cuma ribet sendiri soal istilah.





Itu pun menunjukkan di situ nggak tau masalah, nggak tau bahwa 



pemerintahan Jokowi punya visi-misi. Walhasil, bukannya membela Jokowi, 



situ malah (lagi-lagi) ngenyek diri sendiri di muka umum.







Mosok pembela Jokowi nggak tau visi-misi Jokowi. Memalukan. 

Nggak beda dengan demonstran bayaran.





--- nesare1@... wrote:

 

Ajeg: Kelihatannya masih ada perbedaan visi-misi. 







Nesare: jelas sekali ente gak ngerti arti visi misi itu! Sudah sangat jelas 
visi misi NKRI tertera didalam UUD 45.

 

Ajeg: Presiden memprioritaskan pembangunan infrastruktur

sedangkan mendes ingin pemberdayaan masyarakat.

 

Nesare: ini namanya strategy, action plan dst yaitu: penjabaran yang lebih 
detail dari suatu visi dan misi. Penjabaran ini semakin kebawah dalam hirarki 
birokrasinya semakin mendetail. 

 

Yang harus dipersoalkan ketika suatu strategy, action plan dll apakah akan bisa 
feasible? Kalau feasible bagaimana cost and benefit nya. Ini ilmu bisnis.

 

Kalau yg begini saja ente gak ngerti, artinya ente gak qualified utk mengkritik 
holding company BUMN nya Jokowi.

 

Dasar provokator!!!!! Bisanya menyerang Jokowi saja!!!!!

 

Nesare





 



Kirim email ke