Apak baju, celana dan sandal harus halal seperti yang di usulkan Mu....

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Monday, October 24, 2016 8:10 AM
To: ;
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Indonesia Pasang Target Capaian Industri 
Halal Rp325 Triliun


res :  Pada umunta  Industri halal ialah bahan makanan dan minuman, tetapi 
bagaimana industri berat misalnya pembuatan  kapal  oleh PT PAL di Surabya atau 
pembuatan senjata oleh Pindad di Bandung juga dihalalkan?

http://www.suara-islam.com/read/index/20200/Indonesia-Pasang-Target-Capaian-Industri-Halal-Rp325-Triliun

Indonesia Pasang Target Capaian Industri Halal Rp325 Triliun
Minggu, 23/10/2016 11:35:36 |
Facebook Twitter Gplus
[http://www.suara-islam.com/images/berita/airlangga-menperin_20161023_113536.jpg]
 Menperin Airlangga Hartarto membuka IIF dan INDHEX 2016 di JIExpo, Kemayoran, 
Jakarta, Kamis (20/10)


Jakarta (SI Online) - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, 
Indonesia memiliki potensi yang sangat besar pada sektor industri halal. Tidak 
hanya mencakup produk pangan, melainkan juga pada perbankan dan pariwisata.

Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia harus 
memanfaatkan potensi halal. Industri halal Indonesia memiliki potensi nilai 
pencatatan mencapai US$10 miliar setara Rp130 triliun pada perdagangan dunia.

"Tahun 2019, pemerintah menargetkan capaian industri halal US$25 miliar, setara 
Rp325 triliun," kata Airlangga saat menyampaikan pembukaan International 
Islamic Fair (IIF) 2016 dan Indonesia International Halal Expo (INDHEX) 2016 di 
JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/10) lalu.

Menurutnya, Kementerian Perindustrian mempersiapkan pembahasan tentang kawasan 
industri halal. Para pelaku usaha yang beroperasi di kawasan ini nantinya 
diharapkan bisa mendukung ekspor produk-produk halal Indonesia ke negara Timur 
Tengah.

"Yang bisa kami lakukan adalah menyakinkan pasar luar negeri bahwa proses 
produk halal Indonesia sudah baik," kata politisi Golkar itu.

Airlangga mengaku usaha untuk mewujudkan kawasan industri halal memang masih 
terkendala pembahasan antar lembaga. Rencananya, hasil dari perundingan 
Kemenperin dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menghasilkan Peraturan 
Menteri mengenai kawasan industri halal.

Terkait dengan produk halal, lanjut Airlangga, Kemenperin juga sudah 
mempebaharui beberapa hal termasuk  Logistik Berikat yang baru saja dilaunching 
oleh pemerintah. "Bahwa salah satu gateway ekspor adalah makanan halal nanti 
masuk logistik berikat. Kawasan logistik berikat ini dapat  memanfaatkan unit 
dari produk makanan halal, sehingga akan  mendorong kepercayaan masyarakat 
terhadap produk halal," ungkap Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim juga mendesak agar 
pembahasan tersebut dapat segera disahkan. Apalagi menurut Lukman, pembahasan 
ini telah berjalan hampir dua tahun dan belum menemukan titik terang.

"Mudah-mudahan melalui kawasan industri halal ini, perdagangan halal Indonesia, 
utamanya ke negara-negara mayoritas Muslim yakni ke negara Timur Tengah bisa 
mendapat porsi lebih besar lagi. Dan melali INDHEX ini bisa meraih pusat 
perdaganga halal dunia seperti yang dicanangkan pada tahun 2015 lalu," pungkas 
Lukman.

red: shodiq ramadhan

Kirim email ke