Ya, semua harus dari bahan halal, diproduksi secara halal, diawasi oleh
petugas Halal dari kantor Urusan Halal. Untuk itu Kantor urusan Halal harus
dibayar. Belum lagi sertifikat Halal nya.
Nanti ada Hotel Halal ?

2016-10-24 10:08 GMT+02:00 Marco 45665 <[email protected]>:

> *Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia memiliki
> potensi yang sangat besar pada sektor industri halal ........*
> [untuk bsa dijual dan dikonsumsi dan dipakai  oleh MANUSIA2  dan DUNIA
> KAFIR  BARANGKALI YAH !!! ....... HAHHAAAA ]
>
> *ADA-ADA SAJA MENTERI2 INDONESIA INI,,,,,,,*
> *( *Pernyataannya tidak lebih seperti Ustad di Pesantrenan Desa... dan
> bukan sebgai MENTERI R.I yang seharusnya cukup Representative untuk
> mengartikuliskan  MASALAH PERKONOMIAN- PERINDUSTRIAN ataupun  MASALAH
> POLITIK -SOSIAL dan ATAU mASALAH KENEGARAAN  dengan istilah yang lebih
> Ilmiah dan Resmi ..tetapi Tidak seperti keluar dari Mulut seorang HABIB
> RADIKAL.....  *)*
>
> 2016-10-24 2:39 GMT+02:00 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service
> Indonesia]' [email protected] [GELORA45] <[email protected]>:
>
>>
>>
>> Apak baju, celana dan sandal harus halal seperti yang di usulkan Mu….
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
>> *Sent:* Monday, October 24, 2016 8:10 AM
>> *To:* ;
>> *Subject:* [**EXTERNAL**] [GELORA45] Indonesia Pasang Target Capaian
>> Industri Halal Rp325 Triliun
>>
>>
>>
>>
>>
>> res :  *Pada umunta  Industri halal ialah bahan makanan dan minuman,
>> tetapi bagaimana industri berat misalnya pembuatan  kapal  oleh PT PAL di
>> Surabya atau pembuatan senjata oleh Pindad di Bandung juga dihalalkan?*
>>
>>
>>
>> http://www.suara-islam.com/read/index/20200/Indonesia-Pasang
>> -Target-Capaian-Industri-Halal-Rp325-Triliun
>>
>>
>> Indonesia Pasang Target Capaian Industri Halal Rp325 Triliun
>>
>> Minggu, 23/10/2016 11:35:36 |
>>
>> Facebook Twitter Gplus
>>
>>  Menperin Airlangga Hartarto membuka IIF dan INDHEX 2016 di JIExpo,
>> Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/10)
>>
>>
>>
>> *Jakarta (SI Online) *- Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto
>> mengatakan, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar pada sektor
>> industri halal. Tidak hanya mencakup produk pangan, melainkan juga pada
>> perbankan dan pariwisata.
>>
>>
>>
>> Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia harus
>> memanfaatkan potensi halal. Industri halal Indonesia memiliki potensi nilai
>> pencatatan mencapai US$10 miliar setara Rp130 triliun pada perdagangan
>> dunia.
>>
>>
>>
>> "Tahun 2019, pemerintah menargetkan capaian industri halal US$25 miliar,
>> setara Rp325 triliun," kata Airlangga saat menyampaikan pembukaan
>> International Islamic Fair (IIF) 2016 dan Indonesia International Halal
>> Expo (INDHEX) 2016 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/10) lalu.
>>
>>
>>
>> Menurutnya, Kementerian Perindustrian mempersiapkan pembahasan tentang
>> kawasan industri halal. Para pelaku usaha yang beroperasi di kawasan ini
>> nantinya diharapkan bisa mendukung ekspor produk-produk halal Indonesia ke
>> negara Timur Tengah.
>>
>>
>>
>> "Yang bisa kami lakukan adalah menyakinkan pasar luar negeri bahwa proses
>> produk halal Indonesia sudah baik," kata politisi Golkar itu.
>>
>>
>>
>> Airlangga mengaku usaha untuk mewujudkan kawasan industri halal memang
>> masih terkendala pembahasan antar lembaga. Rencananya, hasil dari
>> perundingan Kemenperin dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menghasilkan
>> Peraturan Menteri mengenai kawasan industri halal.
>>
>>
>>
>> Terkait dengan produk halal, lanjut Airlangga, Kemenperin juga sudah
>> mempebaharui beberapa hal termasuk  Logistik Berikat yang baru saja
>> dilaunching oleh pemerintah. "Bahwa salah satu gateway ekspor adalah
>> makanan halal nanti masuk logistik berikat. Kawasan logistik berikat ini
>> dapat  memanfaatkan unit dari produk makanan halal, sehingga akan
>> mendorong kepercayaan masyarakat terhadap produk halal," ungkap Airlangga.
>>
>>
>>
>> Pada kesempatan yang sama, Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim juga
>> mendesak agar pembahasan tersebut dapat segera disahkan. Apalagi menurut
>> Lukman, pembahasan ini telah berjalan hampir dua tahun dan belum menemukan
>> titik terang.
>>
>>
>>
>> "Mudah-mudahan melalui kawasan industri halal ini, perdagangan halal
>> Indonesia, utamanya ke negara-negara mayoritas Muslim yakni ke negara Timur
>> Tengah bisa mendapat porsi lebih besar lagi. Dan melali INDHEX ini bisa
>> meraih pusat perdaganga halal dunia seperti yang dicanangkan pada tahun
>> 2015 lalu," pungkas Lukman.
>>
>>
>>
>> red: shodiq ramadhan
>>
>> 
>>
>
>

Kirim email ke