Wah, apa bisa berlagak alim di taman Firdaus ? Diuber 72 bidadari yang berlagak alim.......
2016-10-24 12:48 GMT+02:00 Sunny <[email protected]>: > *Apa yang haram adalah ciptaan seytan bin iblis. Celaka jika semua makanan > dan minuman halal, sebab permintaan akan bertambah banyak akibatnya sesuai > mekanisme hukum pasar, jika permintaan bertambah dan penawaran tidak dapat > mencukupi permintaan maka harga akan meroket ke angkasa. * > > *Bayangkan saja kalau daging babi dihalalkan, maka harga daging babi akan > dinaikan, karena kurang lebih satu miliar manusia yang tadinya tidak makan > daging tsb sekarang mulai ramai-ramai menikmati babi guling, babi panggang, > sate babi etc. Mereka mulai minum anggur, bir, whisky etc maka orang kafir > pemakan dan peminum makanan dan minuman haram akan panik, sebab harga > bahan-bahan tsb menjulang ke angkasa biru atau menjadi mahal. * > > *Jadi tentu saja orang-orang kafir akan bersyukur jika makanan dan minuman > haram, tetap haram. Mereka tidak akan merasa dirugikan jika tidak diizinkan > masuk surga, karena katana lehih baik enak-enak seenak mungkin di dunia > dari pada berlagak alim di taman firdaus pada hari kemudian. Amin > hehehehehe * > > > *From:* BILLY GUNADIE <[email protected]> > *Sent:* Monday, October 24, 2016 12:19 PM > *To:* Marco 45665 <[email protected]> ; GELORA_In > <[email protected]> ; Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service > Indonesia] <[email protected]> ; Sunny <[email protected]> ; RKB > <[email protected]> ; kh djie <[email protected]> ; Hsin > Hui Lin <[email protected]> ; mailto:[email protected] > <[email protected]> ; Chalik Hammid > <[email protected]> ; Jun Artemas <[email protected]> ; > Basuki > Tjahaja Purnama <[email protected]> ; Ir.Joko Widodo <[email protected]> > ; [email protected] ; Jakarta Globe > <[email protected]> ; mailto:[email protected] > <[email protected]> > *Subject:* Re: [GELORA45] Indonesia Pasang Target Capaian Industri Halal > Rp325 Triliun > > > > > Kalu modalnya engga halal, yang buatnya engga halal ... hasilnya akan > engga halal.... > Cuma label saja .......... apa lagi pengirimannya bersebalahan dengan > sausage (pork)..... > > Apa dosa PORK/pig itu? Ciptaan Allah juga..... di kibulin sama Yahudi > Swine is unclean sebelum Quran .... > > > On Monday, October 24, 2016 4:08 AM, Marco 45665 <[email protected]> > wrote: > > > *Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan*, Indonesia memiliki > potensi yang sangat besar pada sektor industri halal ........ > > [untuk bsa dijual dan dikonsumsi dan dipakai oleh MANUSIA2 dan DUNIA > KAFIR BARANGKALI YAH !!! ....... HAHHAAAA ] > > *ADA-ADA SAJA MENTERI2 INDONESIA INI,,,,,,,* > *( *Pernyataannya tidak lebih seperti Ustad di Pesantrenan Desa... dan > bukan sebgai MENTERI R.I yang seharusnya cukup Representative untuk > mengartikuliskan MASALAH PERKONOMIAN- PERINDUSTRIAN ataupun MASALAH > POLITIK -SOSIAL dan ATAU mASALAH KENEGARAAN dengan istilah yang lebih > Ilmiah dan Resmi ..tetapi Tidak seperti keluar dari Mulut seorang HABIB > RADIKAL..... *)* > > 2016-10-24 2:39 GMT+02:00 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service > Indonesia]' [email protected] [GELORA45] <[email protected]>: > > > Apak baju, celana dan sandal harus halal seperti yang di usulkan Mu…. > > *From:* [email protected] [mailto:mailto:[email protected] > <[email protected]>] > *Sent:* Monday, October 24, 2016 8:10 AM > *To:* ; > *Subject:* [**EXTERNAL**] [GELORA45] Indonesia Pasang Target Capaian > Industri Halal Rp325 Triliun > > > res : *Pada umunta Industri halal ialah bahan makanan dan minuman, > tetapi bagaimana industri berat misalnya pembuatan kapal oleh PT PAL di > Surabya atau pembuatan senjata oleh Pindad di Bandung juga dihalalkan?* > > http://www.suara-islam.com/ read/index/20200/Indonesia- > Pasang-Target-Capaian- Industri-Halal-Rp325-Triliun > <http://www.suara-islam.com/read/index/20200/Indonesia-Pasang-Target-Capaian-Industri-Halal-Rp325-Triliun> > > Indonesia Pasang Target Capaian Industri Halal Rp325 Triliun > Minggu, 23/10/2016 11:35:36 | > Facebook Twitter Gplus > Menperin Airlangga Hartarto membuka IIF dan INDHEX 2016 di JIExpo, > Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/10) > > *Jakarta (SI Online) *- Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto > mengatakan, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar pada sektor > industri halal. Tidak hanya mencakup produk pangan, melainkan juga pada > perbankan dan pariwisata. > > Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia harus > memanfaatkan potensi halal. Industri halal Indonesia memiliki potensi nilai > pencatatan mencapai US$10 miliar setara Rp130 triliun pada perdagangan > dunia. > > "Tahun 2019, pemerintah menargetkan capaian industri halal US$25 miliar, > setara Rp325 triliun," kata Airlangga saat menyampaikan pembukaan > International Islamic Fair (IIF) 2016 dan Indonesia International Halal > Expo (INDHEX) 2016 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/10) lalu. > > Menurutnya, Kementerian Perindustrian mempersiapkan pembahasan tentang > kawasan industri halal. Para pelaku usaha yang beroperasi di kawasan ini > nantinya diharapkan bisa mendukung ekspor produk-produk halal Indonesia ke > negara Timur Tengah. > > "Yang bisa kami lakukan adalah menyakinkan pasar luar negeri bahwa proses > produk halal Indonesia sudah baik," kata politisi Golkar itu. > > Airlangga mengaku usaha untuk mewujudkan kawasan industri halal memang > masih terkendala pembahasan antar lembaga. Rencananya, hasil dari > perundingan Kemenperin dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menghasilkan > Peraturan Menteri mengenai kawasan industri halal. > > Terkait dengan produk halal, lanjut Airlangga, Kemenperin juga sudah > mempebaharui beberapa hal termasuk Logistik Berikat yang baru saja > dilaunching oleh pemerintah. "Bahwa salah satu gateway ekspor adalah > makanan halal nanti masuk logistik berikat. Kawasan logistik berikat ini > dapat memanfaatkan unit dari produk makanan halal, sehingga akan > mendorong kepercayaan masyarakat terhadap produk halal," ungkap Airlangga. > > Pada kesempatan yang sama, Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim juga mendesak > agar pembahasan tersebut dapat segera disahkan. Apalagi menurut Lukman, > pembahasan ini telah berjalan hampir dua tahun dan belum menemukan titik > terang. > > "Mudah-mudahan melalui kawasan industri halal ini, perdagangan halal > Indonesia, utamanya ke negara-negara mayoritas Muslim yakni ke negara Timur > Tengah bisa mendapat porsi lebih besar lagi. Dan melali INDHEX ini bisa > meraih pusat perdaganga halal dunia seperti yang dicanangkan pada tahun > 2015 lalu," pungkas Lukman. > > red: shodiq ramadhan > > > > > >
