apakah berita yg ini? saya kok tidak menemukan di berita2 berbahasa inggris, 
apakah berita ini benar?
 kelihatannya ada yg janggal disini, kalau benar PM Li mengatakan ini pasti 
akan dikutip berita2 lain manca negara apalagi disebut diliput stasiun televisi 
internasional, selain itu kok bisa kantor PM Li di Taipei khan seharusnya di 
Beijing, dus nggak tahu sekedar salah ketik atau berita ngawur.
 

 ---
 PM Li Keqiang pun mengadakan konfrensi pers siang lalu bersama pejabat negara 
lainnya di Kantor Perdana Menteri China,Taipei,yang diliput stasiun televisi 
international.

 ...

 Selasa, 08 November 2016 22:26 WIB
 PM Cina Menggertak, Jika Tragedi 98 Terulang, Dia Akan Kirim Pasukan ke 
Indonesia 
https://www.goriau.com/berita/peristiwa/pm-cina-menggertak-jika-tragedi-98-terulang-dia-akan-kirim-pasukan-ke-indonesia.html
 Penulis: Muslikhin Effendy
 
     

 PM Tiongkok. (net)

 JAKARTA - Respon Keras datang dari Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang,Soal 
suasana politik yang sedang memanas di Indonesia yang mengusik kenyamanan warga 
keturunan tionghua yang ada di Indonesia.
 

 Kabar soal aksi damai 4 November yang berakhir dengan aksi rusuh dan penuh 
dengan nada ancaman yang mengarah pada etnis Tiong Hua terdengar sampai kenegri 
China. PM Li Keqiang pun mengadakan konfrensi pers siang lalu bersama pejabat 
negara lainnya di Kantor Perdana Menteri China,Taipei,yang diliput stasiun 
televisi international.

 Jelas sekali dalam konfrensi pers itu,Perdana Menteri negara tirai bambu 
tersebut,menyampaikan perihatinnya akan kondisi yang sedang terjadi di 
Indonesia. PM li juga menyayangkan etnis tiong hua kembali menjadi incaran adu 
domba oleh beberapa politikus Indonesia demi mengambil kekuasaan secara tidak 
sehat.
 PM Li berharap pemerintah Indonesia bisa mengambil keputusan tegas dan bijak 
dengan apa yang terjadi saat ini. PM li sangat tidak menginginkan peristiwa 
kelam ditahun 1998 yang menjadikan etnis TIong Hua sebagai korban terulang lagi 
di Indonesia. Karena menurutnya kejadian itu harusnya tidak boleh terjadi lagi 
dinegara yang sudah memiliki banyak kemajuan dan perkembangan sedemikian rupa.
 "Tentunya saya sudah mendengar kabar dari negara tetangga kita,Indonesia yang 
sedang mengalami gejolak politik yang bercampur dengan urusan agama dan etnis" 
ujar PM Li dalam konfrensi persnya.
 "Kami sebagai negara sesama Asia turut perihatin melihat ini, saya berharap 
yang terbaik untuk bapak Presiden Joko Widodo dapat segera menenangkan suasana 
dan menyelesaikan masalah ini dengan bijak dan mencegah aksi-aksi yang dapat 
memecah bela negaranya," ujarnya.
 "Namun tidak lepas saya adakan konfrensi pers ini,Saya ingin menegaskan bahwa 
Pemerintahan kami tidak mau dan tidak mengkhendaki,Jikalau sampai kejadian yang 
paling kelam terjadi pada tahun 1998 di Indonesia terulang kembali.Dijaman itu 
telah banyak warga keturunan kami disana diperlakukan secara kejam dan 
dibunuh," sambungnya.
 "Jika memang Pemerintah gagal melindungi warga keturunan kami disana dan 
terulang lagi sejarah kelam itu. Maaf jika kami pemerintah Tiongkok pun akan 
mencoba menaikkan banding kami ke Badan Persatuan Bangsa-Bangsa untuk 
mengirimkan pasukan pengamanan kami ke Indonesia,Demi memindahkan keturunan 
kami disana," tukasnya.
 "Serta hubungan dari segi bisnis, perdagangan, bilateral dan yang lainnya 
benar-benar akan kami putus dengan Indonesia. Mohon maaf sebelumnya tapi kami 
juga mempunyai hak untuk melindungi warga keturunan kami dimanapun mereka 
berada. Jika terjadi penindasan secara sosial dan nyawanya terancam. Tapi tetap 
dibalik itu semua kami tidak akan mendahului Pemerintahan RI," tegasnya.
 "Maka itu saya berharap Presiden dan para Menteri di Indonesia dapat 
menyelesaikan masalah yang terjadi dengan sebaik-baiknya tanpa memakan korban 
dari pihak manapun. Karena sesungguhnya yang sedang terjadi saya tahu betul 
adalah tindakan politisi Indonesia yang sedang bergejolak dengan menggunakan 
dan mengambing hitamkan etnis tiong hoa sebagai sasaran," tutupnya.
 Hal tersebut merupakan penggalan isi dari konfrensi pers yang di selenggarakan 
oleh PM Li,Sisa perbincangan dari konfrensi pers itu hanya membahas tentang 
pertukaran warga negara di Asia yang memang sudah direncanakan oleh seluruh 
anggota Asean. ***


 Sumber: kabarsatunews.com
 


 



---In [email protected], <inengahk@...> wrote :

 Saya baca di medsos, ada pengamat yang meremehkan pernyataan PM C.. soal demo 
tanggal 25 nop 2016 jika peristiwa 98 terulang
 Apalagi ada isu akan mendemo kantor dubes C…. dijakarta, semestinya jangan 
meremehkan pernyataan negara lain apalagi negara maju dan kita masih banyak 
punya utang banyak dengan negara ini.
 Orang kalau marah tak peduli kedaulatan siapan, jika c… sampai masuk kenegara 
kita apa yang kita perbuat, nanti pasti presiden yang disalahkan.
 Mestinya kita menggunakan nalar dan budi pekerti saat berbuat jika mau di 
hormati orang.
 Harapan saya jangan emosi menanggapi sesuatu, mari berpikir yang jernih
  



  

Kirim email ke