Namanya Demo tanpa ijin, berarti tidak ada ijin tertulis pada penanggung
jawabnya.
Jadi Demo tanpa ijin, ya tidak ada penanggung jawabnya

2016-11-16 1:53 GMT+01:00 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> Bagaimana bisa dikatakan PROFESIONAL kalau segala ketentuan dilanggar
> TIDAK ada tokoh-tokoh yang dicekal dan bisa dijatuhi SANKSI HUKUM??? Entah
> aparat HUKUM tidak bergigi-kuat atau pecundang-pecundang politik itu yang
> terlalu keras sehingga tidak tergigit???
>
> Jadi, mestinya setiap DEMO yang dilancarkan TANPA ijin, 
> penyelenggara/penanggungjawabnya
> MUTLAK HARUS diseret kedepan pengadilan dan kena sanksi sesuai besaran DEMO
> yang dikerahkan itu, ... makin besar jumlahnya, makin berat sanksi hukum
> yang harus ditanggung! Dan, ... seandainya saja yang dikatakan PERUSUH itu
> diluar pendemo yang tertib, yaa tentu lebih mudah mencekal tokoh perusuh
> setelah jam 18 itu, yang oleh Jokowi dinyatakan Aktor-politik itu! Tapi,
> sampai pagi hari ini belum terdengar ada yang dicekal, atau kuping saya
> kurang tajam, ... dan terlewatkan???
>
> Salam,
> ChanCT
>
>
> *From:* 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service
> Indonesia]'[email protected] [GELORA45]
> *Sent:* Wednesday, November 16, 2016 8:01 AM
> *To:* '[email protected]' ; '[email protected]'
> *Subject:* [GELORA45] PM C.. marah jika terulang 98
>
>
>
> Ijin harsu tetap harus ada, ibarat warga negara asing masuk ke indonesia
> walaupun jumlah triliunan tetap pakai ijin.
>
> Jika tak ada ijin, saat ada musibah/meninggal/luka siapa yang akan
> disalahkan?
>
> Semua harus professional kalau mau selamat dan aman.
>
> Dimana-mana yang namanya illegal pasti di basmi baik illegal loging, tki
> illegal, dll
>
>
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Tuesday, November 15, 2016 5:02 PM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* [**EXTERNAL**] [GELORA45] Re: PM C.. marah jika terulang 98
>
>
>
>
>
>
>
> nggak tahu ya, tapi saya kira kalau yg demo cuman antara 50-100 orang
> mungkin ijin jadi masalah, tapi kalau 100 ribu bahkan sejuta ya nggak usah
> ngomongin ijin lagi.
>
> ---In [email protected], <inengahk@...> wrote :
>
> Ketika buruh dan mahasiswa demo harus minta ijin dari aparat keamanan
>
> Apakah sekarang demo tak perlu minta ijinseperti :
>
> 1.       Dimana 50-100 orang harus ada yang mengkoornir
>
> 2.       Demo sampai 18.00
>
> 3.       Demo tidak boleh ditempat umum supaya tidak mengganggu
> public/macet
>
> 4.       dll
>
>
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
>
> *Sent:* Tuesday, November 15, 2016 10:14 AM
> *To:* [email protected]; jonathangoeij@...
> *Subject:* [**EXTERNAL**] [t-net] Re: [GELORA45] Re: PM C.. marah jika
> terulang 98
>
>
>
>
>
> Kalau benar yang dimaksudkan bung Karma berita dimedsos yang dibawah ini,
> saya SETUJU dengan bung Goei, pemberitaan ini *HOAX*! TIDAK BENAR PM Li
> Keqiang bikin konfrensi pers dan BISA menggertak begitu pada RI! Itu bukan
> peradaban bangsa Tionghoa, yang sekarang sedang mengkumandangkan HORMONIS
> di dunia Internasional!  Dengan “Satu Jalan Satu Jalur” menyerukan usaha
> dagang dengan negara-negara didunia ini untuk “Menang BERSAMA, untung
> BERSAMA!”
>
>
>
> Pemerintah Tiongkok tetap akan memperlakukan warga Tionghoa didunia yang
> sudah menjadi warganegara setempat sebagai warganegara-ASING (bagi RRT) dan
> SEPENUHNYA menjadi urusan NEGARA bersangkutan, Tiongkok sudah tidak bisa
> turun tangan mencampuri lagi! Sudah bukan urusan Tiongkok lagi! Begitulah
> saat peristiwa Tragedi Mei ‘98 yl, sekalipun banyak Tionghoa jadi korban
> kerusuhan, banyak wanita-Tionghoa diperkosa massal, ... Pemerintah Tiongkok
> ketika itu BUNGKAM seribu-bahasa! Jangankan menuntut ini-itu pada
> Pemerintah RI dalam usaha melindungi warga Tionghoa di Indonesia, sepatah
> Pernyataan PROTES pun TIDAK keluar! Bagaimana mungkin pemerintah Tiongkok
> sekarang bisa mengancam akan mengirim tentara untuk melindungi warga
> Tionghoa yang SEPENUHNYA sudah menjadi urusan Pemerintah RI?
>
>
>
> Saya justru merasa kemungkinan ada sementara orang bermaksud JAHAT,
> menyiarkan pemberitaan HOAX demikian ini untuk membuat suasana lebih keruh
> dan memanas-manasi kemarahan semeentara kelompok pada Ahok yang Tionghoa
> saja, ...
>
>
>
> Mungkinkah panasnya situasi terakhir ini kembali meletup KERUSUHAN Mei
> ‘98? Selama pemerintah RI, dari Presiden RI-Jokowi sampai TNI/POLRI TEGAS
> dan SIAP mengatasi kerusuhan yang terjadi, saya YAKIN, seyakin-yakinnya,
> KERUSUHAN MEI ‘98 itu TIDAK akan terulang kembali! KERUSUHAN begitu besar
> TIDAK AKAN terjadi lagi! Aparat keamanan RI masih tetap berkemampuan untuk
> menjaga, mempertahankan ketertiban dan keamanan masyarakat! Kemudian, ...
> kalau saya perhatikan demo 4 Nopember yl. sekalipun terhitung terbesar dari
> sudut jumlah peserta, tapi juga termasuk TERTIB! Sekalipun mereka
> menyerukan jell-jell yang cukup ekstrim dan keras, ... namun nampak jelas
> peserta demo itu masih terkendali dibawah nalar yang sehat. Hanya
> menyampaikan pendapat dan tuntutan, TIDAK membuat kerusuhan! Sedang
> kerusuhan yang terjadi dimalam hari itu sudah bukan lagi pendemo yang
> sebenarnya, ... itulah yang dikatakan ditunggangi aktor politik tertentu,
> dan itulah tantangan bagi aparat keamanan untuk lebih sigap dan cepat
> mengusut siapa sesungguhnya aktor politik itu dan menjatuhi sanksi HUKUM
> seberat-beratnya! Jangan biarkan aktor-aktor politik hitam begitu tetap
> melanglang-buana di Nusantara ini! Perusuh-perusuh yang sangat merugikan
> RAKYAT banyak!
>
>
>
> Mudah-mudahan keyakinan saya ini TIDAK meleset, ... dan kita semua bisa
> menyaksikan sekalipun ada sementara kelompok berorasi menyampaikan
> pendapat/tuntutannya dengan keras, namun TETAP bisa menunjukkan kedewasaan
> ber-DEMOKRASI dan mempertahankan kehidupan harmonis dengan SEGALA perbedaan
> yang ada! Dengan mekiian MEMPERTAHANKAN keamanan dan ketentram masyarakat
> DKI Jakarta!
>
>
>
> Salam,
>
> ChanCT
>
> *From:* jonathangoeij@... [GELORA45]
>
> *Sent:* Tuesday, November 15, 2016 8:28 AM
>
> *To:* [email protected]
>
> *Subject:* [GELORA45] Re: PM C.. marah jika terulang 98
>
>
>
>
>
> apakah berita yg ini? saya kok tidak menemukan di berita2 berbahasa
> inggris, apakah berita ini benar?
>
> kelihatannya ada yg janggal disini, kalau benar PM Li mengatakan ini pasti
> akan dikutip berita2 lain manca negara apalagi disebut diliput stasiun
> televisi internasional, selain itu kok bisa kantor PM Li di Taipei khan
> seharusnya di Beijing, dus nggak tahu sekedar salah ketik atau berita
> ngawur.
>
>
>
> ---
>
> PM Li Keqiang pun mengadakan konfrensi pers siang lalu bersama pejabat
> negara lainnya di Kantor Perdana Menteri China,Taipei,yang diliput stasiun
> televisi international.
>
> ...
>
> Selasa, 08 November 2016 22:26 WIB
> *PM Cina Menggertak, Jika Tragedi 98 Terulang, Dia Akan Kirim Pasukan ke
> Indonesia*
> <https://www.goriau.com/berita/peristiwa/pm-cina-menggertak-jika-tragedi-98-terulang-dia-akan-kirim-pasukan-ke-indonesia.html>
>
> Penulis: Muslikhin Effendy
>
> [image: print]
>
>
>
> [image: PM Cina Menggertak, Jika Tragedi 98 Terulang, Dia Akan Kirim
> Pasukan ke Indonesia]
>
> PM Tiongkok. (net)
>
> *JAKARTA - *Respon Keras datang dari Perdana Menteri Tiongkok Li
> Keqiang,Soal suasana politik yang sedang memanas di Indonesia yang mengusik
> kenyamanan warga keturunan tionghua yang ada di Indonesia.
>
>
>
> Kabar soal aksi damai 4 November yang berakhir dengan aksi rusuh dan penuh
> dengan nada ancaman yang mengarah pada etnis Tiong Hua terdengar sampai
> kenegri China. PM Li Keqiang pun mengadakan konfrensi pers siang lalu
> bersama pejabat negara lainnya di Kantor Perdana Menteri China,Taipei,yang
> diliput stasiun televisi international.
>
> Jelas sekali dalam konfrensi pers itu,Perdana Menteri negara tirai bambu
> tersebut,menyampaikan perihatinnya akan kondisi yang sedang terjadi di
> Indonesia. PM li juga menyayangkan etnis tiong hua kembali menjadi incaran
> adu domba oleh beberapa politikus Indonesia demi mengambil kekuasaan secara
> tidak sehat.
>
> PM Li berharap pemerintah Indonesia bisa mengambil keputusan tegas dan
> bijak dengan apa yang terjadi saat ini. PM li sangat tidak menginginkan
> peristiwa kelam ditahun 1998 yang menjadikan etnis TIong Hua sebagai korban
> terulang lagi di Indonesia. Karena menurutnya kejadian itu harusnya tidak
> boleh terjadi lagi dinegara yang sudah memiliki banyak kemajuan dan
> perkembangan sedemikian rupa.
>
> "Tentunya saya sudah mendengar kabar dari negara tetangga kita,Indonesia
> yang sedang mengalami gejolak politik yang bercampur dengan urusan agama
> dan etnis" ujar PM Li dalam konfrensi persnya.
>
> "Kami sebagai negara sesama Asia turut perihatin melihat ini, saya
> berharap yang terbaik untuk bapak Presiden Joko Widodo dapat segera
> menenangkan suasana dan menyelesaikan masalah ini dengan bijak dan mencegah
> aksi-aksi yang dapat memecah bela negaranya," ujarnya.
>
> "Namun tidak lepas saya adakan konfrensi pers ini,Saya ingin menegaskan
> bahwa Pemerintahan kami tidak mau dan tidak mengkhendaki,Jikalau sampai
> kejadian yang paling kelam terjadi pada tahun 1998 di Indonesia terulang
> kembali.Dijaman itu telah banyak warga keturunan kami disana diperlakukan
> secara kejam dan dibunuh," sambungnya.
>
> "Jika memang Pemerintah gagal melindungi warga keturunan kami disana dan
> terulang lagi sejarah kelam itu. Maaf jika kami pemerintah Tiongkok pun
> akan mencoba menaikkan banding kami ke Badan Persatuan Bangsa-Bangsa untuk
> mengirimkan pasukan pengamanan kami ke Indonesia,Demi memindahkan keturunan
> kami disana," tukasnya.
>
> "Serta hubungan dari segi bisnis, perdagangan, bilateral dan yang lainnya
> benar-benar akan kami putus dengan Indonesia. Mohon maaf sebelumnya tapi
> kami juga mempunyai hak untuk melindungi warga keturunan kami dimanapun
> mereka berada. Jika terjadi penindasan secara sosial dan nyawanya terancam.
> Tapi tetap dibalik itu semua kami tidak akan mendahului Pemerintahan RI,"
> tegasnya.
>
> "Maka itu saya berharap Presiden dan para Menteri di Indonesia dapat
> menyelesaikan masalah yang terjadi dengan sebaik-baiknya tanpa memakan
> korban dari pihak manapun. Karena sesungguhnya yang sedang terjadi saya
> tahu betul adalah tindakan politisi Indonesia yang sedang bergejolak dengan
> menggunakan dan mengambing hitamkan etnis tiong hoa sebagai sasaran,"
> tutupnya.
>
> Hal tersebut merupakan penggalan isi dari konfrensi pers yang di
> selenggarakan oleh PM Li,Sisa perbincangan dari konfrensi pers itu hanya
> membahas tentang pertukaran warga negara di Asia yang memang sudah
> direncanakan oleh seluruh anggota Asean. *****
>
> Sumber: kabarsatunews.com
>
>
>
>
> ---In [email protected], <inengahk@...> wrote :
>
> Saya baca di medsos, ada pengamat yang meremehkan pernyataan PM C.. soal
> demo tanggal 25 nop 2016 jika peristiwa 98 terulang
>
> Apalagi ada isu akan mendemo kantor dubes C…. dijakarta, semestinya jangan
> meremehkan pernyataan negara lain apalagi negara maju dan kita masih banyak
> punya utang banyak dengan negara ini.
>
> Orang kalau marah tak peduli kedaulatan siapan, jika c… sampai masuk
> kenegara kita apa yang kita perbuat, nanti pasti presiden yang disalahkan.
>
> Mestinya kita menggunakan nalar dan budi pekerti saat berbuat jika mau di
> hormati orang.
>
> Harapan saya jangan emosi menanggapi sesuatu, mari berpikir yang jernih
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke