Tukang bashing! Gak ngerti masalah teriak2 jadi pahlawan HAM!

 

Tanah engkongmu yg dulu diduduki oleh orang didiamkan ndak? 

Kaya’nya sudah ente bunuh orangnya ya?

 

Ini debatnya. Lihat tuduhan ente orang2 yg bela ahok gimana argumennya dan 
orang yg tidak setuju dengan ahok gimana argumennya. Lalu bandingkan dengan 
argument ente. Argument ente gak ada di 2 sisi ini. kenapa? Karena ente ndak 
ngerti masalahnya. Petentang petenteng sok bela HAM tetapi ndak ngerti artinya.

https://www.youtube.com/watch?v=rqOGBmrit2Q

 

Hehehehe

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Sunday, November 20, 2016 10:30 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Re: Jokowi vs Ahok

 

  

 

penjilat!

---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <nesare1@... 
<mailto:nesare1@...> > wrote :

Bener sekali rusun itu bukan ganti rugi.

Ngapain ganti rugi?

Wong salah bangun rumah ditanah orang koq diganti rugi.

 

Sudah ditolong dari hidup di perumahan kumuh pindah keperumahan yg tidak kumuh, 
masih protes?

Itu HAM. HAM nya pemerintah DKI ini namanya kewajiban utk memberikan provide 
sandang pangan.

Setiap tahun kena banjir diperumahan lama, dipindahkan ke rusun tidak banjir, 
masih protes?

Yang protes itu kamu2 ini loh yg tidak ngerti.

Yang ngerti seperti sandyawan dll itu protesnya lain: musyawarah, dialog, cari 
kerjaan bukan teriak2 seperti ente yg ngebacot!

Hehehehe.

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <mailto:[email protected]>  
[mailto:[email protected]] 
Sent: Sunday, November 20, 2016 5:54 PM
To: [email protected] <mailto:[email protected]> 
Subject: Re: [GELORA45] Re: Jokowi vs Ahok

 

 

 

bung Djie, pada dasarnya berbagai kartu itu social welfare dan sama sekali 
bukan ganti rugi.

rusun juga sekedar public housing sama sekali bukan ganti rugi.



---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <djiekh@... 
<mailto:djiekh@...> > wrote :

Lha, kok tanya pada saya. Kalau orang tidak dapat kartu2 tersebut, ya nuntut 
pada A Hok lah .

 

2016-11-20 6:19 GMT+01:00 jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...>  
[GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]> >:

mereka2 yg tidak digusur dapat juga berbagai kartu atau tidak?

rusun itu dikasih atau sewa?

 

ahok yg merencanakan menggusur seharusnya ahok yg mengajukan, anda aneh sekali.

 

mengatasi banjir memang tugas ahok. saya bisa melihat dan memahami pentingnya 
revitalisasi sungai2 itu, tetapi itu bukan berarti harus mengorbankan sekian 
banyak orang begitu saja jadi tumbal tanpa ganti rugi atau uang kerohiman sama 
sekali.



---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <djiekh@... 
<mailto:djiekh@...> > wrote :

Ya, semua kan sudah jauh sebelumnya direncanakan dan dianggarkan dan disetujui. 
Lihat saja, apa ada usuL DPRD untuk mengubah sesuatu dan apa alasannya. Dari 
pihak A Hok dikatakan, ada kartu sakit, ada kartu sekolah, ada kartu bantuan 
orang miskin, ada kartu bus gratis, ada rusun. Kalau mau meyakinkan A Hok ya, 
mesti dengan perhitungan pakai angka, dihitung perlu berapa triljoen untuk 
pembeayaannya dan tentunya dengan perhitungan akibatnya kalau itu dilaksanakan. 
Apa orang2 Jakarta akan setuju tiap kali terus kebanjiran atau solidaritasnya 
begitu tinggi o.k. sama2 menderita, biari saja mereka yang belum dipindah ?

 

2016-11-20 3:09 GMT+01:00 jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...>  
[GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]> >:

 

bisa, dgn persetujuan dprd.

lagipula yg namanya penggusuran tentu direncanakan sebelumnya. 

---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <djiekh@... 
<mailto:djiekh@...> > wrote :

Uang yang tersedia untuk suatu budget tertentu, tidak bisa dipakai untuk 
sesuatu di luar budget itu. Apalagi mau dipakai untuk sesuatu yang tidak pernah 
dianggarkan. Lha ini justru yang diawasi ketat oleh A Hok laporan keuangan 
on-line dari bank. Semua ya harus berdasarkan APBD yang disetujui bersama 
dengan DPRD.

 

2016-11-19 22:04 GMT+01:00 jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...>  
[GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]> >:

 


APBD DKI saking banyak yg nganggur sampai dipotong menkeu, sebenarnya bisa 
kalau dialihkan utk bayar ganti rugi atau kerohiman atau apalah utk para 
tergusur tinggal dajukan ke dprd sudah beres. Cuman sayangnya hati para 
pemimpin itu tdk utk para proletar.

---In [email protected] <mailto:[email protected]> , 
<ajegilelu@... <mailto:ajegilelu@...> > wrote :

Tanggal 4 Agustus 2016, Jokowi membeberkan 10 propinsi yang

pelit menggunakan APBD. Ternyata, DKI paling pelit. 

 

Ahok pun berkelit.

 

“Kita harus lihat itu, (Jokowi) kan cuma ngomong doang, 

kita mesti lihat serapan anggarannya. Kalau proyek kan 

enggak mungkin bayar orang langsung.”

 

Disindir Jokowi Soal Serapan APBD, Ahok Berkelit 
<http://ekbis.sindonews.com/read/1128763/33/disindir-jokowi-soal-serapan-apbd-ahok-berkelit-1470306481>
 

 


  
<https://s.yimg.com/vv/api/res/1.2/9q33EcP9x1DRwBkGgyp58w--/YXBwaWQ9bWFpbDtmaT1maWxsO2g9ODA7dz04MA--/https:/cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2016/08/04/33/1128763/disindir-jokowi-soal-serapan-apbd-ahok-berkelit-gcW.jpg.cf.jpg>
 


Disindir Jokowi Soal Serapan APBD, Ahok...

        

 

 

 

 

 

 



Kirim email ke