Koq dikejar2?

Semua rakyat wajib bayar pajak. Itu sumber dana dalam penyelenggaraan negara.

Bayar pajak ini yg belum ada sistemnya diindonesia.

Baru sekarang Indonesia mikirin gimana seharusnya suatu negara itu berjalan.

Semua orang harus bayar pajak. Masalahnya gimana porsi jumlahnya, ini yg selalu 
menjadi dilemma dan jadi pembicaraan orang kiri dan orang kanan.

Orang kiri maunya menerapkan pajak progresif dan orang kanan maunya flat tax.

 

Diindonesia tidak ada orang bayar pajak. Bayarpun tidak benar.

Ini baru personal income belum ngomong corporate tax yg semuanya berbau kolusi.

Kolusi bisa ditanggulangi kalau sistemnya berjalan. Ini yg sedang dikerjakan 
oleh Jokowi.

 

Sekali lagi belum pernah sejarah Indonesia yg ngurus masalah pajak ini selain 
Jokowi.

 

Koq bisa2nya melihat tax amnesty sebagai nguber2 rakyat miskin?!!!

Ngerti ndak orang miskin Indonesia gimana bayar pajaknya?!!!

 

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, November 29, 2016 7:20 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Jokowi Akan Kejar 95 Persen Wajib Pajak yang Belum Ikut 
"Tax Amnesty"

 

  

 

Awalnya dikatakan tax amnesty untuk menarik pulang duit

yang diparkir di luar negeri. Sekarang yang dikejar-kejar justru 



yang di dalam negeri.







Dikejar!?





Hm, pengampunan pajak itu hak, bukan kewajiban.

Jadi ya terserah para wajib pajak, mau menggunakan haknya 



atau tetap memenuhi kewajiban dengan tarif biasa + denda.





Hak orang kok dikejar-kejar..





Ada-ada saja Jokowi. 







--- SADAR@... wrote:

 


Jokowi Akan Kejar 95 Persen Wajib Pajak 


yang Belum Ikut "Tax Amnesty"


Selasa, 29 November 2016 | 14:07 WIB

 

TRIBUNNEWS / HERUDINPresiden Joko Widodo berbicara pada acara peresmian 
Terminal Peti Kemas Kalibaru, Pelabuhan Utama Tanjung Priok atau New Priok 
Container Terminal 1 di Jakarta, Selasa (13/9/2016). Terminal Peti Kemas 
Kalibaru merupakan terminal peti kemas pertama dalam pembangunan Fase IA 
Terminal New Priok yang terdiri atas tiga terminal peti kemas dan dua terminal 
produk.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden  <http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Joko 
Widodo mengaku akan mengejar 95 persen wajib pajak lainnya agar ikut dalam 
program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Hal tersebut disampaikan  <http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi saat 
membuka Musyarawah Nasional Real Estate Indonesia XV-2016 di Hotel Fairmount, 
Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Awalnya  <http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi mengungkapkan bahwa tax 
amnesty periode pertama yang ditutup pada 30 Oktober lalu menuai kesuksesan.

Penerimaan uang tebusan mencapai Rp 97,2 triliun. Sementara deklarasi harta 
mencapai Rp 4.500 triliun dan repatriasi Rp 137 triliun.

(Baca:  
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2016/11/24/17244121/jokowi.tax.amnesty.kita.paling.sukses.dalam.sejarah.dunia>
 Jokowi: "Tax Amnesty" Kita Paling Sukses dalam Sejarah Dunia)

Sebagian akan dialihkan ke investasi di bidang properti. "Amnesti pajak kita 
pada periode yang pertama menjadi tax amnesty yang paling sukses di dunia," 
kata  <http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi disambut tepuk tangan 
antusias para pengusaha properti yang hadir.

 <http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi berharap kesuksesan serupa bisa 
terjadi untuk periode kedua program tax amnesty. Untuk itu,  
<http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi meminta seluruh anggota REI yang 
belum ikut tax amnesty untuk segera mendaftar.

"Mumpung tarifnya masih 3 persen," kata dia.  
<http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi pun mengungkapkan bahwa 
pemerintah sudah melakukan pengecekan, seberapa banyak wajib pajak yang sudah 
mengikuti tax amnesty.

(Baca:  
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2016/10/27/20424941/kesuksesan.tax.amnesty.dinilai.jadi.capaian.gemilang.dua.tahun.jokowi-jk>
 Kesuksesan "Tax Amnesty" Dinilai Jadi Capaian Gemilang Dua Tahun Jokowi-JK)

Ternyata jumlahnya hanya 5 persen dari seluruh total wajib pajak di Indonesia.

"Masih ada 95 persen yang masih akan saya kejar-kejar terus. Ya, tugas saya 
mengejar-ngejar saudara-saudara yang belum ikut tax amnesty. Agar semuanya 
menjadi clear, bersih, di bidang perpajakan kita," ucap  
<http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi.







Kirim email ke