Indonesia sudah pernah menerapkan tax amnesty ini di tahun 1984 dan 2008 tetap 
gak ada yg ribut dan gak efektif juga. 

Sekarang aja ribut walaupun belum ketahuan efektif atau tidak.

Negara lain seperti australia, jerman, italia, india juga menerapkan tax 
amnesty utk melawan capital outflow keluar negeri.

Begitu juga rusia belum lama ini konfirmasi telah menerapkan tax amnesty ketika 
USSR pecah. Yang paling parah adalah Yunani yg mencoba menarik duit dari swiss. 
Trump juga propose utk repatriasi duit buat corporate america diluar negeri.

 

Kalau dilihat dari wajib pajak Indonesia paling bawah di Asean dibawah ini. Tax 
amnesty kali ini bagus momentnya utk beres2 tax base diluar narik duit yg 
parkir diluar. Belum pernah ada presiden Indonesia yg mikirin tax base ini. 
1984 dan 2008 itu buat narik duit dan gak mikirin tax base. Sekarang orang2 dan 
perusahaan sudah mulai mengerti artinya pajak. Belum pernah terjadi sebelumnya! 
Memang suatu negara itu jalannya dari pajak bukan dari yg lain2. Kalau 
pemerintah bisa dapat duit dari pajak dan ini halal, niscaya menyelenggarakan 
negara lebih mudah. Gak terlalu banyak gangguan dari orang kaya dan perusahaan.



 

 

From: GELORA45@yahoogroups.com [mailto:GELORA45@yahoogroups.com] 
Sent: Wednesday, November 30, 2016 7:13 PM
To: 'GELORA45@yahoogroups.com' <GELORA45@yahoogroups.com>; 'nesa...@yahoo.com' 
<nesa...@yahoo.com>
Subject: [GELORA45] Jokowi Akan Kejar 95 Persen Wajib Pajak yang Belum Ikut 
"Tax Amnesty"

 

  

Hanya indonesia yang berhasil menghujudkan Tax Amesty sehingga Donal Trump mau 
menerapkan TA di Amerika 

Sudahlah tidak usah di utak-atik program pemerinah, kalau ada program bagus 
dari pemerintah kenapa kita mesti memilih program yang tak jelas

Sebenarnya program yang tidak jelas selama inilah yang membuat utang negara 
kita sampai kurang lebih 4000 T.

Ada lagi program bagus yang akan datang dari … dimana sertifikat H… akan 
diambil alih oleh … sehingga harga barang menjadi lebih murah.

 

From: GELORA45@yahoogroups.com <mailto:GELORA45@yahoogroups.com>  
[mailto:GELORA45@yahoogroups.com] 
Sent: Wednesday, November 30, 2016 7:54 PM
To: GELORA45@yahoogroups.com <mailto:GELORA45@yahoogroups.com> 
Subject: [**EXTERNAL**] RE: [GELORA45] Jokowi Akan Kejar 95 Persen Wajib Pajak 
yang Belum Ikut "Tax Amnesty"

 

  

Ada 2 sisi dari tax amnesty. Yg anti dan pro. Yg anti hanya 1 alasannya: 
unjustice karena yg salah tidak bayar pajak diampuni. Yg pro lebih banyak 
alasannya: masukin duit, beres2in masalah perpajakan, mengatur dan 
ekspansi/memperluas wajib pajak/tax base dll.

Kebanyakan orang Indonesia tidak mengerti bahwa mereka itu bersalah dalam bayar 
pajak. Kenapa? Karena tax law nya kompliketit. Belum lagi enforcement tidak 
ada. Ditambah korupsi para pejabat petugas pajak ya bikin wajib pajar hanya 
bayar pajak mengikuti petugas itu plus sogokan. Ini berkaitan dgn system – 
system yg tidak benar.

Ini terutama benar utk wajib pajak kelas menengah. Yg miskin mana ada yg bayar. 
Kalau yg kaya dan perusahaan gede biasanya mereka tahu. Kelompok ini yg curang 
dan ngeles bayar pajak. Mereka yg sadar akan ikut program tax amnesty ini. 
kalau tidak ada sangsi nantinya. Apa dan kenapa?

Pemerintah sudah ada skema common reporting standard. Kalau ini 
diimplementasikan Indonesia akan dapat informasi ttg Indonesia tax resident 
dilebih dari 80 negara didunia ini. swiss, cayman island,  panama juga ikut 
dalam skema ini. mau lari? Silahkan. Tetapi hati2 ada sangsi nantinya.

 

Wajib pajak seorang warganegara itu adalah hak dan kewajiban. Jadi lucu kalau 
ada seseorang bilang itu hak saja dan atau kewajiban saja. suatu penyelenggaran 
negara itu seharusnya dari pajak. Disini unjustice terjadi dgn tax amnesty itu 
krn menguntungkan mereka yg curang dan merugikan pembayar pajak yg jujur. 
Tetapi diindonesia itu pembayar pajak yg jujur itu barang langka. Jadi utk 
generalisasinya semua pembayar pajak diindonesia adalah curang. Ini gampangnya 
saja.

 

Ya benar pengampunan pajak, abolisi dll itu hak ya semua orang. Ini hanya 1 
sisi saja yg dilihat. Begitu juga pemerintah juga punya hak utk mengatakan 
tidak kpd pemohon. Konteks apa krn ada kewajiban dalam bayar pajak itu.

 

Nesare

 

 

From: GELORA45@yahoogroups.com <mailto:GELORA45@yahoogroups.com>  
[mailto:GELORA45@yahoogroups.com] 
Sent: Wednesday, November 30, 2016 5:39 AM
To: GELORA45@yahoogroups.com <mailto:GELORA45@yahoogroups.com> 
Subject: Re: [GELORA45] Jokowi Akan Kejar 95 Persen Wajib Pajak yang Belum Ikut 
"Tax Amnesty"

 

  

Ya, pengampunan pajak itu hak. 





Tentu saja harus bisa menjadi hak, kenapa enggak?







Pada prinsipnya ini mirip dengan grasi pada kasus pidana

yaitu, permohonan pengampunan. Secara teknis, orang 





yang sudah dijatuhi putusan pengadilan tetap saja punya hak 





untuk mengajukan permohonan pengampunan melalui grasi. 





Tinggal terserah kepada ybs, mau menggunakan haknya ini 





atau tidak. Kalau tidak, maka putusan pengadilan tetap 





berjalan.











Begitu juga dengan tax amnesty, terserah ybs mau memanfaatkan 





kesempatan pengampunan pajak ini atau tetap menjalani prosedur

normal yaitu, membayar pajak dengan tarif biasa + denda dll.





Jangan lupa, program pengampunan pajak ini ada batas waktunya.











Buat nyang ngerti persoalan, serendahnya ngerti seluk-beluk ekonomi, 





tentu saja ulah Jokowi yang akan mengejar 95% wajib pajak (WP) 





untuk ikut tax amnesty ini sangatlah menggelikan. 











Sebab, apa betul pendapatan pajak serendah itu (cuma dari 5% WP)?





Kalau betul serendah itu tentu ada yang nggak beres dengan petugas 





pajak atau sistem perpajakannya memang brengsek - harusnya 





pemerintah beresi dulu sistem perpajakan berikut petugasnya.





Kalau tidak betul, kenapa WP yang tidak bersalah malah dikejar-kejar 





untuk juga ikut pengampunan pajak? Sedangkan WP yang bersalah saja 





berhak untuk tidak ikut pengampunan pajak. Ada apa kok Jokowi 





menjadikan pengampunan pajak sebagai kewajiban?





 

Kedua, tax amnesty ini semula digembor untuk memancing pulang

duit yang diparkir di luar negeri. Berapa yang sudah pulang? 





Kenapa sekarang menyasar ke seluruh wajib pajak di dalam negeri?





 

Ulah Jokowi mewajibkan tax amnesty ini sama lucunya waktu dia





menolak grasi puluhan terpidana mati kasus narkoba. Padahal, 





banyak dari terpidana mati itu tidak / belum mengajukan permohonan 





grasi. Lha, orang belum mengajukan permohonan kok sudah ditolak

untuk terus bernafas.







Pendeknya, secara kemanusiaan dan keadilan, grasi; remisi; abolisi; 





rehabilitasi; maupun tax amnesty adalah hak setiap orang ketika terlibat

masalah hukum / pajak.

 

--- SADAR@... wrote:

 

Tapi, ... bung Ajeg, kalau sudah dinyatakan membayar PAJAK adalah KEWAJIBAN 
setiap warga, ... bagaimana bisa mengatakan pengampunan pajak adalah HAK??? 
Terlambat membayar pajak saja kena denda, tidak bayar bisa dijebloskan dalam 
penjara! Itu keharusan sesuai ketentuan, ...

 

Tapi, karena sistem perpajakan dinegeri ini kurang baik dan terlalu banyak 
orang NAKAL, nampaknya jadi cukup banyak orang-orang yang lolos dari keharusan 
bayar pajak atau membayar jauh dibawah keharusan!!! Untuk membenahi dan 
Pemerintah bisa menarik pajak sesuai KEWAJIBAN setiap warga, diberi waktu 
melaporkan kekayaan nya sendiri dengan “TAX amnesty”. Memang satu cara yang 
menarik, semula dititik beratkan pada kekayaan yang dilarikan dan diparkir di 
luarnegeri, jadi pada konglomerat, pengusaha gede-gede, ... sekarang giliran 
yang menengah, ternyata ada 95% wajib pajak belum ikut melaporkan kekayaannya. 
Orang dipancing dengan tarikan 3% dari kekayaan yang dilaporkan. Yang jujur dan 
SETIA pada negara yang sedang butuhkan dana, mungkin saja bisa dengan penuh 
kesadaran melaporkan kekayaan yang disimpan, tapi, ... kemungkinan besar akan 
terjadi LEBIH BANYAK orang akan tetap menyembunyikan kekayaan yang sudah 
dikantongnya! 

 

Lalu, apa pemerintah mempunyai kemampuan untuk melacak kekayaan setiap 
warganya? Dan bisa mengejarnya?

 

Daripada bikin gaduh dan resah banyak warga, kenapa tidak membuat sistem 
perpajakan dan membenahi birokrasi yang lebih baik, biar TIDAK terjadi 
kebocoran, ...? Jangan sampai kasus macam Gayus itu masih saja terjadi sampai 
sekarang. Begitu kata ibu Sri.

 

Salam,

ChanCT

 

From: ajeg

Awalnya dikatakan tax amnesty untuk menarik pulang duit

yang diparkir di luar negeri. Sekarang yang dikejar-kejar justru 





yang di dalam negeri.











Dikejar!?







Hm, pengampunan pajak itu hak, bukan kewajiban.

Jadi ya terserah para wajib pajak, mau menggunakan haknya 





atau tetap memenuhi kewajiban dengan tarif biasa + denda.







Hak orang kok dikejar-kejar..







Ada-ada saja Jokowi. 











--- SADAR@... wrote:

 


Jokowi Akan Kejar 95 Persen Wajib Pajak 


yang Belum Ikut "Tax Amnesty"


Selasa, 29 November 2016 | 14:07 WIB

 

TRIBUNNEWS / HERUDINPresiden Joko Widodo berbicara pada acara peresmian 
Terminal Peti Kemas Kalibaru, Pelabuhan Utama Tanjung Priok atau New Priok 
Container Terminal 1 di Jakarta, Selasa (13/9/2016). Terminal Peti Kemas 
Kalibaru merupakan terminal peti kemas pertama dalam pembangunan Fase IA 
Terminal New Priok yang terdiri atas tiga terminal peti kemas dan dua terminal 
produk.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden  <http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Joko 
Widodo mengaku akan mengejar 95 persen wajib pajak lainnya agar ikut dalam 
program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Hal tersebut disampaikan  <http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi saat 
membuka Musyarawah Nasional Real Estate Indonesia XV-2016 di Hotel Fairmount, 
Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Awalnya  <http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi mengungkapkan bahwa tax 
amnesty periode pertama yang ditutup pada 30 Oktober lalu menuai kesuksesan.

Penerimaan uang tebusan mencapai Rp 97,2 triliun. Sementara deklarasi harta 
mencapai Rp 4.500 triliun dan repatriasi Rp 137 triliun.

(Baca:  
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2016/11/24/17244121/jokowi.tax.amnesty.kita.paling.sukses.dalam.sejarah.dunia>
 Jokowi: "Tax Amnesty" Kita Paling Sukses dalam Sejarah Dunia)

Sebagian akan dialihkan ke investasi di bidang properti. "Amnesti pajak kita 
pada periode yang pertama menjadi tax amnesty yang paling sukses di dunia," 
kata  <http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi disambut tepuk tangan 
antusias para pengusaha properti yang hadir.

 <http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi berharap kesuksesan serupa bisa 
terjadi untuk periode kedua program tax amnesty. Untuk itu,  
<http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi meminta seluruh anggota REI yang 
belum ikut tax amnesty untuk segera mendaftar.

"Mumpung tarifnya masih 3 persen," kata dia.  
<http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi pun mengungkapkan bahwa 
pemerintah sudah melakukan pengecekan, seberapa banyak wajib pajak yang sudah 
mengikuti tax amnesty.

(Baca:  
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2016/10/27/20424941/kesuksesan.tax.amnesty.dinilai.jadi.capaian.gemilang.dua.tahun.jokowi-jk>
 Kesuksesan "Tax Amnesty" Dinilai Jadi Capaian Gemilang Dua Tahun Jokowi-JK)

Ternyata jumlahnya hanya 5 persen dari seluruh total wajib pajak di Indonesia.

"Masih ada 95 persen yang masih akan saya kejar-kejar terus. Ya, tugas saya 
mengejar-ngejar saudara-saudara yang belum ikut tax amnesty. Agar semuanya 
menjadi clear, bersih, di bidang perpajakan kita," ucap  
<http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi> Jokowi.

 

 



  • ... 'Chan CT' sa...@netvigator.com [GELORA45]
    • ... ajeg ajegil...@yahoo.com [GELORA45]
      • ... nesa...@yahoo.com [GELORA45]
      • ... 'Chan CT' sa...@netvigator.com [GELORA45]
        • ... ajeg ajegil...@yahoo.com [GELORA45]
          • ... nesa...@yahoo.com [GELORA45]
    • ... 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service Indonesia]' ineng...@chevron.com [GELORA45]
      • ... nesa...@yahoo.com [GELORA45]

Kirim email ke