Kenapa heran?

Saya tahu jalan pikiran saya dan logika saya.

Saya tahu jalan pikiran dan logika roy murtadho dari tulisan ini. Yang lebih 
jauh saya tidak tahu.

Saya tanya bagaimana dan kenapa jalan pikiran dan logika saya = jalan pikiran 
dan logika yogi hidayat dana di riyadi dan tidak sama dengan roy murtadho.

Mestinya disini kita berdiskusi. Bung kan tidak berdiskusi/kasih argument. Bung 
langsung ambil kesimpulan saya =  yogi hidayat dan adi riyadi dan tidak sama 
dengan roy murtadho.

 

Yang mesti diherankan itu adalah bung lebih tahu ttg saya drpd saya tahu ttg 
saya.

Saya tidak mau menjudge bung punya kemampuan metafisik atau apa. Mungkin saja 
bung punya kemampuan utk melihat itu.

Walaupun ada kemampuan metafisik itu, saya katakan bung salah.

 

Ini yang saya katakan bung tersamarkan itu.

Ini yang saya sayangkan.

 

Memang tidak ada gunanya obrolan ini. Habis2 waktu kita saja.

Contentnya jauh dari diskusi. Hanya sekedar menyalurkan ide pribadi saja.

Silahkan diteruskan ide2 pribadi bung.

 

Salam

Nesare

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Sunday, April 9, 2017 2:48 AM
To: [email protected]; [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Perdebatan ttg REmbang di facebook

 

  

"Perdebatan di facebook tentang Rembang mengingatkan saya pada perdebatan di 
milis ini.  Orang yang namanya Adi Riyadi  dan Ilham Yogi Hidayat jalan pikiran 
dan logikanya tidak jauh dari orang seperti Chan dan Nesare . Mereka  berusaha 
membela perusahaan semen dan kebijakan pembangunan neoliberal Jokowi. Jawaban 
dan penjelasan Arie Alaska dan Roy Murtadho adalah yang sesuai dengan jalan 
pikiran dan logika rakyat".

 

Saya jadi heran kalau anda tidak bisa melihat bahwa jalan pikiran dan logika 
anda tidak jauh dari dua orang yang di fb itu. Jangan-jangan anda sudah lupa 
pada apa yang anda kemukakan sendiri di dalam perdebatan dengan saya dan 
Jonatan tentang Rembang. Yang jelas Jonathan sudah membuktikan dua kali anda 
"lupa" pada apa yang pernah anda tulis sendiri.

 

Saya tidak perlu ajukan argumentasi tentang tidak jauhnya jalan pikiran dan 
logika anda dengan kedua orang itu. Buang waktu percuma.

 

Kalau saya sih mengakui jalan pikiran dan logika saya tidak jauh dari apa yang 
diajukan Roy Murtadho. 

 

Anda tidak mengakui bahwa jalan pikiran dan logika anda tidak jauh dari kedua 
orang itu, ya sudah, tidak apa-apa! Masing-masing punya hak mempertahankan 
pendapatnya.

 

On Sunday, April 9, 2017 12:57 AM, "[email protected] [GELORA45] 
<mailto:[email protected]%20[GELORA45]> " <[email protected] 
<mailto:[email protected]> > wrote:

 

  

Kalau bung punya niat berdiskusi, coba kasih argument misalnya samanya dimana 
jalan pikiran dan logikanya nesare, chan dan adi riyadi, ilham yogi hidayat. 
Coba mulai dari sini dulu.

 

Bung sukanya mendiskreditkan orang lain tanpa argument.

 

Bung sudah bilang kita beda ideologi dan tidak bisa berkomunikasi. Koq sekarang 
mau diperpanjang seakan2 bung adalah reprsentatifnya roy murthado dan nesare 
adalah representatifnya adi atau ilham?

 

Bung sama sekali tidak mengerti jalan pikiran saya apalagi logika saya.

Jelas sekali bung tidak mengerti pendapat saya ttg tani dan pabrik semen 
kendeng. Kenapa?

Karena bung radikal. Ketika seseorang berpendapat yang sedikit saja seolah2 
tidak berdiri disebelah tani, bung langsung melabrak orang itu. Bung buta dan 
tidak mampu apa yang ingin disampaikan orang itu.

 

Sebetulnya pendapat saya sederhana dalam melihat peristiwa tani kendeng itu:

1.      Tutup pabrik semen di kendeng.
2.      Cari tempat lain utk produksi kalau semen masih dibutuhkan.
3.      Kalau tidak butuh semen lagi ya silahkan tinggal dirumah dari kayu 
kalau masih ada atau dengan atap langit yang biru dan gratis.

 

Apa pendapat bung? Ini:

1.      Rakyat tidak butuh semen.
2.      Yang lain tidak ada…..paling2 pesan yang ingin bung sampaikan selama 
ini adalah: rakyat tidak butuh kapitalisme.

 

Pesan ini yang saya coba kupas dari dulu apakah benar. Bung tidak mampu melihat 
ini. Bung tersamar bahwa hanya komunisme yang paling benar. Sosialisme pun bung 
caci maki. Ini sebetulnya jalan pikiran bung itu semuanya bersumber pada: 
komunisme.

 

Saya sudah bilang saya tidak melihat ideologi adalah satu2nya apalagi yang 
paling penting dalam melihat hidup ini. 

Saya lebih melihat orang itu dari baik dan buruknya bukan ideologinya.

Bagi saya manusia yg berideologi apapun bisa baik dan atau jahat.

Bung jelas sekali tidak mampu menerima ideologi komunisme itu bisa jahat.

Kalau bung mampu melihat ini, bung tidak akan mencaci maki dan melihat 
kapitalisme itu jahat

Oh jangan salah sangka dengan menulis begini bukan berarti saya itu pro 
kapitalisme.

Begitu juga jangan pikir saya adalah pembenci komunisme dan sosialisme. 

Ini konklusi bung dan ini salah.

Bagi saya model, teori, ide apa saja tidak penting. Yang penting adalah manusia 
itu bisa hidup rukun dan baik. Ini harapan dan keinginan saya.

Manusia berpendapat. Manusia menciptakan. Manusia berimaginasi. Ini semua tidak 
akan habis2nya. Ideologi kapitalisme, komunisme, sosialisme hanyalah sebagian 
kecil dari pendapat2 ini.

 

Kalau bung mengikuti salah satu pendapat manusia ttg agama misalnya, bung akan 
terperangah begitu uniknya pendapat manusia dalam agama ini. Dimexico sekarang 
ini orang2 sedang terpengarah dengan agama baru: santa muerte (Nuestra Señora 
de la Santa Muerte). Begitu juga perkembangan scientology, vodou di haiti, 
voodoo di new orleans, aghori di india, cult Jezus di Hawaii dll. Orang2 yang 
gila agama ini sama sekali tidak melihat pentingnya ideologi. Ini hanyalah satu 
contoh saja.

Dunia itu luas. Dunia ini tidak selebar daun kelornya suatu ideologi. Luasnya 
dunia itu luas sekali.

 

Jadi jangan menyimpulkan siapa saya kalau bung sendiri tidak punya niat 
berdiskusi.

Bagi saya komunikasi/diskusi itu bisa melihat siapa lawan diskusan kita. Bung 
tidak mau berdiskusi lalu menarik kesimpulan.

Ya akhirnya memang kembali ini jelas sekali sifat bung yang suka marah2 sampai 
maki2 orang lain.

 

Sudahlah saya sudah mengikuti keinginan bung yg tidak mau berdiskusi itu.

Hargailah pendapat bung sendiri itu!

Saya sudah cukup membuang waktu untuk mencoba berdialog dengan bung.

Saya tidak punya banyak waktu utk hal2 yang sia2.

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <mailto:[email protected]>  
[mailto:[email protected]] 
Sent: Saturday, April 8, 2017 12:01 PM
To: Yahoogroups <[email protected] <mailto:[email protected]> 
>; DISKUSI FORUM HLD <[email protected] 
<mailto:[email protected]> >; GELORA_In <[email protected] 
<mailto:[email protected]> >
Cc: Jonathan Goeij <[email protected] <mailto:[email protected]> >; 
Roeslan <[email protected]>; Lusi.D <[email protected] 
<mailto:[email protected]> >; NESARE <[email protected] 
<mailto:[email protected]> >
Subject: [GELORA45] Perdebatan ttg REmbang di facebook

 

  

 

Perdebatan di facebook tentang Rembang mengingatkan saya pada perdebatan di 
milis ini.  Orang yang namanya Adi Riyadi  dan Ilham Yogi Hidayat jalan pikiran 
dan logikanya tidak jauh dari orang seperti Chan dan Nesare . Mereka  berusaha 
membela perusahaan semen dan kebijakan pembangunan neoliberal Jokowi. Jawaban 
dan penjelasan Arie Alaska dan Roy Murtadho adalah yang sesuai dengan jalan 
pikiran dan logika rakyat

 

 

 

 

 <https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?fref=ufi> Adi Riyadi Mas  
<https://www.facebook.com/ariealaska?hc_location=ufi> Arie Alaska dr sudut 
pandang agraria & kelestarian lingkungan memang pendirian pabrik semen itu 
pasti sedikit banyak berpengaruh. Menolak bukan solusi. Tp mungkin dengan 
menciptakan alternatif lain selain semen untuk fungsi yg sama sebagai bahan 
bangunan pengganti semen, yg jelas dgn bahan yg murah dan ramah 
lingkungan,mungkin itu lbh bisa diterima dan dipertimbangkan untuk bahan 
penolakan sampean dan kawan2. Yok menolak dengan solusi mas. Itu baru bagus.

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://wwwfacebook.com/browse/likes?id=1498896426787313> 2 ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R2%22%7D>
 11 uur

 <https://wwwfacebook.com/roy.murtadho?fref=ts> 15 antwoorden verbergen

 

 <https://www.facebook.com/ghaniy.nugrahantoro?fref=ufi> 

 

 

 

 <https://www.facebookcom/mikhail.kalashnikov?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/mikhail.kalashnikov?fref=ufi> Ilham Yogi Hidayat Wah 
iki konsumen semen dateng   
<https://www.facebook.com/images/emoji.php/v8/fd0/1/16/1f602.png> 😂  
<https://www.facebook.com/images/emoji.php/v8/fd0/1/16/1f602.png> 😂
Tp yo ga bisa di pungkiri. Pembangunan tanpa semen ya hampir mustahal..

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1498985860111703&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R6%22%7D>
 9 uur

 <https://www.facebook.com/ariealaska?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/ariealaska?fref=ufi> Arie Alaska Hehe. Mas  
<https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?hc_location=ufi> Adi Riyadi 
sedulurku, kita semua sudah menolak dengan baik dan memberikan solusi yang 
telah di paparkan di Presiden serta ke Pak Ganjar Pranowo... 

Cina menutup 600an pabrik semennya karena mereka sudah merasakan dampaknya dan 
cadangan karst mereka menipis. Mereka memutuskan untuk tidak bs terus menerus 
memeras alam mereka dalam menyediakan semen apalagi untuk ekspor, bhkan 
pemerintah cina lebih memilih kebijakan impor semen sembari meneliti dan uji 
coba bahan pengganti semen. Pemerintah Cina sedang mempersiapkan alternatif 
solusi pengganti semen dan mereka yakini bahwa tdk bs lagi cina melanggengkan 
usaha purba ini, dampaknya faktanya jelas 2013-2016 kemarin baik bencana 
kesehatan, bencana alam dll... Itu menjadi dasar kebijakan nasional China.

konteks di negara kita lha kok melihat ini sebagai peluang..? Krisis pangan dan 
air lebih ngeri ketimbang krisis semen mase... Dampak eksplorasi di Kendeng ini 
memiliki titik sebar bencana bukan hanya di kabupaten yg dilaluinya... namun 
sampe banjir sungai bengawan solo...

Iyo iyo mas...   
<https://www.facebook.com/images/emoji.php/v8/f57/1/16/1f609.png> 😉 Semen yo 
butuh untuk indonesia, nek jare mbahe "ngono yo ojo ngono" namun cadangan semen 
kita saat ini sudah surplus mas Nek cukup ojo di genjot terus di eksplorasine 
kabeh... Bahkan Kwan2 Asosiasi Semen Indonesia sudah menyurati pemerintah 
cadangan semen akan mencapai overcapacity... konteks global inilah yg dianggap 
pemerintah menjadi peluang untuk ekspor bung. Jadi semen untuk siapa?

Semen Indonesia di Kendeng ini adalah salah satu dari 12 total ijin perusahaan 
semen yg masuk ke jawa... 

 <https://www.facebook.com/mikhail.kalashnikov?hc_location=ufi> Ilham Yogi 
Hidayat dan  <https://www.facebook.com/ghaniy.nugrahantoro?hc_location=ufi> 
Ghaniy Nugrahantoro... Nek di bilang pembangunan harus menumbalkan atau 
meninggakan dampak... G Fair dong Indonesia sepakat menandatangani SDGs. 
Berarti pembangunan yg tdk berkelanjutan yg tdk dipilih...   
<https://www.facebook.com/images/emoji.php/v8/f57/1/16/1f609.png> 😉 hehehe. 

Karo nyruput kopine yuk mas..

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/browse/likes?id=1499007766776179> 1 ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499007766776179&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R5%22%7D>
 9 uur

 <https://wwwfacebook.com/adi.riyadi5458?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?fref=ufi> Adi Riyadi Itu lah PR yg 
sebenarnya mas Ilham Yogi Hidayat. Dengan penutupan saja g bisa menyelesaikan 
masalah. Secara sudut pandang agraria & kelestarian lingkungan sih mungkin 
sudah selesai. Tp dr sudut pandang ekonomi & pembangunan justru muncul 
masalah.Cara penyampaian aspirasinya sudah sangat baik mas  
<https://www.facebook.com/ariealaska?hc_location=ufi> Arie Alaska, tapi solusi 
apa yang bisa sampean tawarkan untuk mengganti semen itu?

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499010163442606&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R4%22%7D>
 9 uur

 <https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?fref=ufi> Adi Riyadi Jika di kendeng 
sudah acc dibatalkan, masih mungkin bisa dibangun di daerah lain mas. Dan 
kasihan jg daerah baru yg jg akan didirikan pabrik semen ny (secara sudut 
pandang agraria,& lingkungan hidup). Nggih mboten mas  
<https://www.facebook.com/mikhail.kalashnikov?hc_location=ufi> Ilham Yogi 
Hidayat?? Nah, coba kl pola pikirnya dirubah. Bukan ditolak. Tp yok bareng2 
nyari alternatif lain yg fungsi ny bisa untuk pengganti semen yg minimal secara 
harga dan kwalitas produk setara dengan semen, tp dihasilkan dr bahan lain, 
selain batuan kapur , karst dan material alam. Itu baru solusi yg tidak 
menyakiti daerah lain. Bukankah itu jauh lebih syahdu?? Hhehe... Ngopi mriki 
mas  <https://www.facebook.com/ariealaska?hc_location=ufi> Arie Alaska. 
Disruput bareng2...hehe

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499018463441776&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R3%22%7D>
 8 uur

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> Roy Murtadho Masalah utamanya 
begini. Logikanya harus dibalik. Jangan rakyat yg disuruh cari alternatif. Tapi 
justru pemerintah itu sendiri. Kalau kita komit pada agenda politik Jokowi. 
Bukankah Jokowi sdh mencanangkan Indonesia berdaulat pangan? Tapi anehnya yg 
terjadi justru sebaliknya. Tanah di Jawa yg no 1 Krn tanah vulkanik justru mau 
dihabiskan Karts nya dan membuka lahan pertanian baru di Papua yg disebut dgn 
proyek MIFEE. Justru yg tdk komit dan konsisten sekarang pemerintah. Kalau 
solusi kedaulatan pangan agar kita tdk impor adalah dengan membabat hutan Papua 
ini jelas keliru. Pertama, karena mengkonversi hutan menjadi pertanian akan 
merusak, tak hanya ekosistem dan fungsi ekologis hutan, tapi juga menghancurkan 
ruang hidup warga adat di Papua yg hidup dari hutan. Kedua, menjadikan Jawa 
sebagai pusat industri jg bermalah krn selama ini terjadi ketimpangan ruang 
produksi yg berakibat pada mahalnya distribusi ke pulau2 lain. Maka tak heran 
kalau semen di luar Jawa khususnya Papua sangat malah. Sekedar contoh saja. 
Ketiga, semen kita surplus untuk kebutuhan dalam negeri mas. Bisa dicek di 
situs resmi semen Indonesia. Jadi problemnya, sekali lagi, bukan rakyat atau 
petani yg harus diminta cari alternatif. Tapi oke tdk masalah. Alternatif sdh 
banyak mas, cuman good Will nya yg tdk ada dari para politisi dan ambtenaar 
atau aparatus kita yg korup.

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/browse/likes?id=1499031886773767> 4 ·  
<https://wwwfacebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499031886773767&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R2%22%7D>
 8 uur

 <https://wwwfacebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> Roy Murtadho Baik juga kalau 
anda bilang perlu tinjaun ekonomi. Jadi begini. Status perusahaan semen 
Indonesia sekarang adalah BUMN yang kepemilikan modalnya terbuka dan sdh 
menjadi MNC. Jadi kalau ini demi pembangunan. Pembangunan buat siapa? Berapa 
sih pemuda desa yang akan terserap jadi tenaga kerja di pabrik semen Ini. Sila 
dihitung dan bandingkan dengan di Gresik dan Tuban.. di Rembang, kalau benar 
pabrik semen hendak didirikan di Rembang, tak lebih dari 500 tenaga kerja yg 
diserap. Tak lebih. Itu artinya, petani yang selama ini menggantungkan hidupnya 
dari bertani, yg kategorinya adalah unit ekonomi mandiri akan jadi buruh murah 
(ini yg terserap di dalam pabrik). Sementara yg tdk terserap akan kehilangan 
tanah garapannya yg tak lagi produktif maka mereka akan menjadi pekerja 
informal yg tdk lagi mempunyai alat produksi berupa tanah garapan. Jadi kalau 
anda mau bikin valuasi ekonomi berapa hasil pertanian petani dgn statusnya 
sebagai unit ekonomi mandiri bila dibandingkan dgn upah buruh UMK di Rembang, 
pasti bagus sekali. Tapi saya berani taruhan, kerja di pabrik semen dengan 
hasil tani nggak sebanding mas. jauh besar hasil tani. Harusnya pemerintah 
memproteksi petani dengan memberi subsidi bukan malah menghancurkan petani 
khususnya di Jawa.

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/browse/likes?id=1499041926772763> 2 ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499041926772763&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R1%22%7D>
 8 uur ·  <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Bewerkt

 <https://www.facebookcom/adi.riyadi.5458?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?fref=ufi> Adi Riyadi Sdh bukan saat 
ny mas untuk salah2 an & mencari siapa yg salah. Negeri ini sdh terlalu banyak 
menerima banyak kritik masalah, ayok mending bareng2 mikir solusi. Memang 
manusia sudah selayaknya banyak salah. Tp yok kita mikir bareng solusi. Surplus 
bukan berati kedepan kita tak membutuhkan semen lagi. Berati kdpn kan tetep 
akan ada eksploitasi lg mas? Nah, jika kita bisa buat material lain yang 
sejenis tp lebih ramah lingkungan kan lebih baik mas. Jadi ga akan ada kasus 
kendeng kendeng yang lain. Sekedar bertukar pendapat. Hehehe.

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499045263439096&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R0%22%7D>
 8 uur

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> Roy Murtadho Kalau boleh saya 
tanya Siapa sih yg diuntungkan dari logika developmentalism pemerintah? Sejak 
dibukanya UUPMA tahun 67, sejak beroperasi nya Freeport, siapakah yg 
diuntungkan oleh industri2 ekstraktif ini? Elit oligarki yakni kelas komprador 
yang cuman jualan sumber daya alam kita ke investasi internasional. Logika 
Semen Indonesia jg sama. Ingat statusnya sdh MNC

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499045573439065&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R%22%7D>
 8 uur

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> Roy Murtadho Lho  
<https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?hc_location=ufi> Adi Riyadi justru 
ini cari solusi. Sy pribadi jg nulis mas soal semen ini dari tinjuan ekopol. 
Dan banyak ilmuan lainnya. Tahu kan anda. Dua ilmuan UGM kena sangsi gara2 buat 
AMDAL abal2 PT semen? Ini cari solusi mas.. lho kalau nggak ada yg salahterus 
gimana dong mas.. misalnya ada perempuan diperkosa jelas siapa yg memperkosa 
dan memberi legitimasi politik, finansial maupun ekonomi terhadap pemerkosaan. 
Kita mau cari solusi tapi ndak boleh ada yg salah dalam kasus pemerkosaan. 
Apakah itu yg anda maksud dgn cari solusi mas? Hehe sy yg belajar logika dan 
filsafat jadi tambah goblok kalo gini mas..

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/browse/likes?id=1499046946772261> 1 ·  
<https://wwwfacebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499046946772261&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R%22%7D>
 8 uur

 <https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?fref=ufi> Adi Riyadi Lha terus stlh 
ditolak terus apa langkah selanjutnya mas? Tak nderek sinau..

 <https://www.facebookcom/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499049326772023&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R%22%7D>
 8 uur

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> 

 <https://wwwfacebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> Roy Murtadho Mas  
<https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?hc_location=ufi> Adi Riyadi kok masih 
nanya apa selanjutnya. Kan sdh dibilang produksi semen kita surplus mas. coba 
deh cek sendiri. Masak aku yg harus kasih referensi ke sampean. Jg sdh sy 
bilang diatas. Proteksi petani nya kalau Indonesia mau benar2 berdaulat pangan. 
Kita kontrol secara demokratis agenda pembangunan. Karena faktanya tdk 
menguntungkan rakyat tapi menguntungkan korporat dan konglomerat. Duh banyak 
mas..

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499060700104219&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R%22%7D>
 8 uur

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ufi> Roy Murtadho Sdh mas.. aku 
lanjut baca dan kerja lagi. Ini nulis bisa bubrah semua kalo meladeni begini 
terus. Wes cukup ya...

 
<https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1373253302710410&set=p.1373253302710410&type=3>
 

 

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499061633437459&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R%22%7D>
 8 uur

 <https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?fref=ufi> 

 <https://www.facebookcom/adi.riyadi.5458?fref=ufi> Adi Riyadi Hehehe. Ok mas. 
Mksh ilmu ny.. Slmt bekerja mas. Smga lancar

 <https://www.facebook.com/roy.murtadho?fref=ts> Vind ik leuk ·  
<https://www.facebook.com/ariealaska/posts/1498693286807627?comment_id=1498896426787313&reply_comment_id=1499062096770746&comment_tracking=%7B%22tn%22%3A%22R%22%7D>
 7 uur

 <https://www.facebook.com/ariealaska?fref=ufi> 

 <https://www.facebook.com/ariealaska?fref=ufi> Arie Alaska Ayo bro  
<https://www.facebook.com/adi.riyadi.5458?hc_location=ufi> Adi Riyadi... Aku 
nak Bogor lho... Mampirlah nak mrene. Ngop-bar sekalian reunian.   
<https://www.facebook.com/images/emoji.php/v8/f57/1/16/1f609.png> 😉 

Nah Bung Slamet, konteksnya bukan hanya solusi pengganti semen yg dibicarakan 
disini, bicara political will pemerintah... "Kebijakan", mau g pemerintah dan 
pemangku pemerintahan "bijak" mengambil kebijakan yang berkeadilan dan 
berkelanjutan.
.. Apakah harus menunggu pengganti semen itu ada? maka selagi belum ada kita 
boleh eksplorasi semen itu besar2an? ( 
<https://www.facebook.com/hashtag/buka?hc_location=ufi> #buka web Asosiasi 
Semen Indonesia) kita lho surplus semen. Pasar semen dalam negeri penjualannya 
jg stagnan... Defisit pangan kita lho sampai US$ 9,2 M dan harus impor beras, 
jagung, gandum, kedelai, gula, susu sampai daging. 

Nah... Gugatan masyarakat atas putusan MA No 99 PK/TUN/2016 jelas telah 
mengabulkan dan memenangkan gugatan masyarakat dengan pencabutan tentang izin 
lingkungan dan pembangan semen PT SI. Pemerintah khususnya Gub Jateng Pak 
Ganjar harusnya mematuhi putusan hukum ini sebagai kepatuhan pada konstitusi, 
namun buktinya malah mengingkari dan menerbitkan ijin baru.

Langkah selanjutnya mas Met, pemerintah
1. Harus mematuhi putusan MA dan mematuhi penetapan kawasan kendeng sebagai 
kawasan lindung yang harus dilestarikan.
2. Membangun jawa tengah ijo royo-royo adalah cita-citane pak Ganjar (yo kuwi 
seng di dorong). Tapi pye arep ijo royo-royo nek masyarakat tdk di dorong 
mengembangkan ekonomi lokale (pertanian, peternakan dan pedesaan). Ekonomi 
lokal rakyatnya yang dibangun (banyak iki turunane mengko dibahas bareng sambil 
ngopi)... Pak JKW jg ngomong membangun dari pinggiran dan ekonomi kerakyatan... 
Itu yg harus di jalankan! 

Beberapa diatas udah dijabarkan bung  
<https://www.facebook.com/roy.murtadho?hc_location=ufi> Roy Murtadho jg... 
Mugo2 mresep

 



Kirim email ke