Eeeiiih, ... nenek yang satu ini BETUL_BETUL tetap berada dalam tempurung! 
Sampai sekarang masih juga belum bisa membuka mata sendiri melihat KENYATAAN di 
RRT masih ada sekitar 50 juta rakyat nya yang tersisa hidup dalam kemiskinan 
dan target mereka dalam plan5 tahun ke-13 akan diselesaikan tahun 2020. Saya 
TIDAK BERHASIL menemukan foto-foto kemiskinan yang diajukan tulisan dibawah 
ini, diambil ditahun berapa dan dimana, ...Tapi ingat, ... KEMISKINAN yang 
masih ada sekarang ini BUKAN baru terjadi, tapi merupakan kelanjutan dari 
masyarakat Tiongkok sebelum BEBAS dan melewati masa Mao, di 30 tahun pertama 
(1949-1979) juga belum terselesaikan! Atau anda berani bilang bahwa kemiskinan 
RAKYAT Tiongkok yang ada sekarang ini jauh lebih miskin ketimbang 40 tahun yl, 
dengan menganggap kemakmuran yang terjadi hanya dinikmati segelintir 
bilyunernya saja???


Coba perhatikan foto yang nampak jelas diambil dimasa Mao tahun 60-an itu.

Lalu, coba perhatikan bagaimana foto ini yang memperlihatkan sekelompok warga 
miskin, disaat menghadapi kelaparan menghadapi bencana-alam, tapi RRT tetap 
perintahkan membeli bahan-makan untuk bantuan Albania, ...

Dan, ... cobalah buka mata lebar-lebar, untuk melihat kenyataan lain, bahwa 
dalam 5 tahun  terakhir ini, setiap tahun Tiongkok berhasil mengeentaskan lebih 
10 juta warga dari garis kemiskinan. Tentu merupkakan prestasi yang sangat luar 
biasa! Dan ingat, RRT didunia juga ikut membantu membangun dibanyak 
negara-negara sedang berkembang, dan bersama-sama ikut mengentaskan kemiskinan 
dengan memperbaiki perkembangan ekonomi.

Apanya meredam kontradiksi klas supaya orang tidak melawan? Kenyatan 
KESEJAHTERAAN 1,4 milyar warga Tiongkok BERHASIL ditingkatkan jauh lebih baik, 
kok! Bahkan sekarang warga klas menengah atas nya sudah jauh melebihi penduduk 
AS! Ini nenek buta atau membutakan diri, ...? Hehehee, ...

Salam,
ChanCT



From: Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 
Sent: Monday, June 26, 2017 3:12 PM
To: [email protected] ; [email protected] 
Cc: Yahoogroups ; DISKUSI FORUM HLD ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Daeng ; Gol ; 
Harry Singgih ; Mitri ; Lingkar Sitompul ; Ronggo A. ; Farida Ishaja ; 
[email protected] ; Billy Gunadi ; Oman Romana 
Subject: Re: [GELORA45] Mirisnya Potret Kemiskinan di Tiongkok, Negara yang 
Katanya Akan Merajai Dunia

  

Gimana jawaban Chan? Sabaaarrrr! Sekarang  PKT dan Pemerintah belum bisa 
menyelesaikan masalah kemiskinan, tapi sedang dalam proses......Tungguuuuu!! 
Dari dulu saya tanya kapan kaum bilyuner itu mau membagi kekayaannya dengan 
orang-orang miskin ini? Kan mereka sudah dikasih kesempatan untuk kaya sesuai 
dengan politiknya Deng xiao-ping. Chan selalu membanggakan "sedekah" yang 
diberikan oleh para bilyuner/pengusaha dalam proyek-proyek sosial. Begitulah 
caranya, menurut dia, untuk menuntaskan kemiskinan. Dan orang yang kecipratan 
sedekah akan terus kowtow kepada para jutawan pemurah hati itu dan lupa pada 
bagaimana cara mereka mendapat dan mengumpulkan kekayaan itu. Begitulah caranya 
meredam kontradiksi kelas supaya orang tidak melawan. Rupanya s edekah itu 
nggak sampai kepada orang-orang miskin ini.



On Sunday, June 25, 2017 7:38 AM, "[email protected] [GELORA45]" 
<[email protected]> wrote:




  


Mirisnya Potret Kemiskinan di Tiongkok, Negara yang Katanya Akan Merajai Dunia
 
oleh Rizal 
16:29 PM on Jan 14, 2017


Terlepas dari segala sentimen yang ada soal Tiongkok, harus diakui kalau si 
negeri Tirai Bambu ini memang sungguh luar biasa. Dulu mereka memang hanya 
negara kelas dua yang bahkan pernah dibikin main an oleh Jepang. Tapi, kini 
semuanya berubah. Tiongkok yang cupu saat ini benar-benar menjadi monster yang 
seolah bisa menelan siapa pun. Bahkan termasuk Rusia dan Amerika.
Dari segala hal Tiongkok begitu matang. Dilihat dari militer mereka juara dunia 
dan meringsek perlahan untuk menggeser dominasi duo AS-Rusia. Di bidang ekonomi 
pun tak juga tak jauh beda. Bahkan diramalkan kalau mereka akan bisa menguasai 
dunia. Tiongkok begitu jemawa, tapi bukan tanpa borok. Ketika kita bisa masuk 
lebih dalam dan membuka semua tabirnya, maka terpampang sebuah pemandangan yang 
kontradiktif yang begitu berlawanan dengan segala puja-puji tentangnya. Ya, 
pemandangan yang dimaksud adalah potret kemiskinan Tiongkok yang benar-benar 
luar biasa miris. Bahkan kalau boleh dibandingkan, ini jauh lebih menyedihkan 
daripada yang ada di Indonesia.
Kemiskinan di negeri panda ini memang parah. Dan sedihnya, ini tak banyak 
diketahui oleh dunia karena sudah kadung tertutup dengan pamor-pamor Tiongkok 
yang luar biasa itu. Lalu seperti apa sih potret kemiskinan di sana? Ketahui 
lewat deret foto-foto berikut.
Ketimpangan di Tiongkok begitu tinggi. Ada yang bisa sekolah sampai keluar 
negeri, tapi ada juga yang miris seperti ini.
 Anak-anak miskin di Tiongkok [Image Source] 
Ketika sampah membuat kita ingin muntah, keluarga ini justru mengandalkan hidup 
dari benda kotor itu.
 Hidup berkutat dengan sampah [Image Source] 
Beginilah ruang makan banyak keluarga miskin di Tiongkok. Mereka berbagi tempat 
dengan ayam.
 Potret rumah warga miskin di Tiongkok [Image Source] 
Bayi-bayi tidak berdaya ini sudah harus merasakan kemiskinan sejak hari pertama 
mereka lahir.
 Bayi-bayi yang lahir di perkampungan miskin Tiongkok [Image Source] 
Toilet orang-orang kaya di Tiongkok lebih bagus daripada rumah keluarga ini.
 Kehidupan miskin di Tiongkok [Image Sourc e] 
Tak masalah beralas tanah, asal tidak digigiti nyamuk.
 Mirisnya anak kecil tidur beralaskan tanah [Image Source] 
Cukup menyesakkan ya melihat pemandangan ini.
 Potret kemiskinan di Tiongkok [Image Source] 
Tiongkok mungkin bisa bikin jembatan tertinggi di dunia. Tapi, mereka tak mampu 
berbuat sesuatu dengan ini.
 Anak kecil terlihat senang dengan segala keterbatasan [Image Source] 
Di balik kehebatan Tiongkok yang mendunia, ada warganya yang tinggal di 
rumah-rumah macam begini.
 Potret keluarga miskin di Tiongkok [Image Source] 
Tak hanya dihadapkan dengan kemiskinan. Tiongkok sendiri juga tengah bergulat 
dengan masalah lingkungan. Seperti yang kamu tahu, di sana itu sudah tak karuan 
polusinya. Saking buruknya, dipercaya kalau Tiongkok takkan berumur panjang. 
Siapa sangka di balik kejemawaannya, Tiongkok cukup bikin ngenes. Next






Kirim email ke