SEANDAINYA tidak ada kudeta Suharto dan BK tetap jadi presiden, maka PKI tentu 
akan masih terus hidup!! Pasti tidak akan perlu menasionalisasi Freeport, 
karena pertama=tama tidak akan diijinkan baik oleh PKI maupun BK eksplotasi 
Freeport seperti yang dijalankan Suharto!! KArena tidak akan pernah diijinkan 
kelahiran PMA yang mengeruk kekayaan alam kita oleh pemodal asing dengan 
mengabaikan kepentingan rakyat , lingkungan dan kedaulatan rakyat! 

    On Tuesday, September 5, 2017 2:02 PM, "[email protected] [GELORA45]" 
<[email protected]> wrote:
 

     Betul setuju dengan komentar bung ini.Ini dulu. Jamannya masih perang krn 
RI masih dirongrong. Revolusi masih berjalan.Kalau sekarang gimana? Kalau 
sekarang presiden RI itu adalah bung Karno. Apakah bung berpendapat bung Karno 
akan menasionalisasi semua perusahaan asing yg ada termasuk freeport hasil 
dagangan Orba/soeharto?  Pendapat saya: bung Karno tidak akan 
menasionalisasikan perusahaan2 asing itu. Dia tidak sebodoh itu.  Nesare      
From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, September 5, 2017 4:22 AM
To: [email protected]; Yahoo! Inc. 
<[email protected]>; Jaringan Kerja Indonesia 
<[email protected]>; Gelora 45 
<[email protected]>; Sastra Pembebasan 
<[email protected]>; Yahoo! Inc. 
<[email protected]>; Yahoo! Inc. <[email protected]>
Cc: Yahoogroups <[email protected]>; Rachmat Hadi-Soetjipto 
<[email protected]>; Daeng <[email protected]>; Gol 
<[email protected]>; Harry Singgih <[email protected]>; Mitri 
<[email protected]>; Farida Ishaja <[email protected]>; Lingkar 
Sitompul <[email protected]>; Ronggo A. <[email protected]>; 
[email protected]; Billy Gunadi <[email protected]>; Oman Romana 
<[email protected]>
Subject: Re: Trs: [GELORA45] Indonesia (Suharto) bayar 2.4 milyar dollar ganti 
rugi nasionalisasi oleh bung Karno.    Siapa yang suruh Suharto bayar Belanda 
ganti rugi nasionalisasi yang dilakukan pemerintahan Sukarno?? Kan itu karena 
Suharto antek imperialis, maka dia mau saja disuruh bayar. Sama seperti 
perusahaan dan pemilik hotel AS di Kuba yang menuntut supaya Kuba bayar 
nasionalisasi yang dilakukan ketika Revolusi menang. Selama Kuba tidak mau jadi 
antek AS, tidak akan ada pembayaran apa-apa!!  KMB dibatalkan BK, juga karena 
menganggap isinya sangat tidak adil dan sangat pro Belanda... Antara lain, 
masak Indonesia harus bertanggung jawab dan bayar hutang-hutangnya Belanda!!  
Seandainya BK mau jadi antek imperialis dan kaum pemodal asing seperti 
pemerintahan sejak Suharto sampai sekarang, tidak ada alasan kaum imperialis 
untuk menjatuhkan Sukarno...PMA seperti yang dijalankan Suharto dan rezim 
boneka tanpa Suharto sampai sekarang bukanlah PMA yang diinginkan BK.... PMA 
yang sekarang dipraktekkan adalah PMA yang diinginkan PSI dan MASYUMI!!! Itu 
jelas dalam perdebatan di DPR ...Dan jelas BK anti penghisapan dan menginginkan 
Sosialisme... Justru sekarang banyak orang yang mempreteli BK dari karakter 
anti nekolimnya!!!  On Tuesday, September 5, 2017 6:56 AM, 'Chalik Hamid' via 
forumdiskusi <[email protected]> wrote:    Pada Selasa, 5 September 
2017 6:19, "kh djie [email protected] [GELORA45]" <[email protected]> 
menulis:    Ini terkait dengan persetujuan Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den 
Haag, Belanda, yang memutuskan sebagai imbalan atas penyerahan kedaulatan 
kepada Republik Indonesia (saat itu Republik Indonesia Serikat) pada 27 
Desember 1949, Indonesia harus membayar utang kepada Belanda sebesar 4,5 milyar 
gulden –awalnya Belanda meminta 6,5 milyar gulden.Selain itu, untuk membangun 
kembali pascaperang, Belanda mendapatkan gelontoran dana, dalam bentuk hutang, 
dari program Marshall Plan AS antara tahun 1948-1951 sebesar US$1.128 juta. 
Sumbangan dari Marshall Plan dan Indonesia ini dikenal sebagai The Miracle of 
Holland (keajaiban Belanda).“Indie verloren, betekende niet ramspoed geboren 
(Hindia hilang, bukan berarti tiba bencana). Belanda masih bisa menarik 
keuntungan dari bekas jajahannya meski tanah jajahan itu sudah lepas,” tulis 
sejarawan Lambert Giebels dalam “De Indonesische Injectie” (Sumbangan 
Indonesia), yang dimuat di De Groene Amsterdammer, Januari 2000.Setelah 
membayar sekira 4 milyar gulden antara tahun 1950-1956, Indonesia secara 
sepihak membatalkan persetujuan KMB. Belakangan, pada awal Orde Baru, berdiri 
Inter Govenmental Group on Indonesia (IGGI), diketuai oleh Belanda, yang punya 
agenda tersembunyi berupa mencari penyelesaian utang Indonesia zaman Orde Lama, 
yang berkaitan dengan nasionalisasi perusahaan Belanda, sekira US$2,4 
milyar.Giebels tak habis pikir, mengapa Belanda tega melakukan itu kepada 
Indonesia. Padahal kepada Suriname, yang juga bekas jajahannya, Belanda 
membayar lunas ganti rugi atas perbudakan sebesar 1,5 milyar euro begitu 
Suriname merdeka pada 25 November 1975. Jumlah itu dianggap belum cukup. 
“Suriname berhak mendapat ganti rugi senilai 50 milyar euro,” kata ekonom 
Suriname Armand Zunder kepada Philip Smet dari Radio Nederland Wereldomroep, 2 
Juli 2010.Zunder membandingkan kasus Suriname dengan kasus lainnya. Belanda 
minta ganti rugi dari Jerman setelah Perang Dunia II. Jerman membayar lebih 
dari 120 milyar euro untuk warga Yahudi. Organisasi Internasional DiversCités 
sudah berseru kepada Parlemen Prancis, juga negara-negara Eropa termasuk 
Belanda, untuk membayar ganti rugi kepada bekas jajahannya atas peran mereka 
dalam perbudakan. Pada 1999, di Afrika terbentuk The Africa World Reparations 
and Repatriation Truth Commission, sebuah komisi penyelidik internasional yang 
menuntut ganti rugi. Menurut hukum internasional, perbudakan dikategorikan 
sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.Bagaimana dengan Belanda? Jangankan 
ganti rugi, permintaan maaf atas penjajahan dan aksi militer di masa lalu baru 
disampaikan pemerintah Belanda pada 2005. Mereka juga akhirnya mengakui 17 
Agustus 1945 sebagai hari proklamasi kemerdekaan Indonesia, bukan lagi 27 
Desember 1949.  -- 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email 
to [email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.    #yiv3958800738 
#yiv3958800738 -- #yiv3958800738ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738ygrp-mkp #yiv3958800738hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-mkp #yiv3958800738ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-mkp .yiv3958800738ad 
{padding:0 0;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-mkp .yiv3958800738ad p 
{margin:0;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-mkp .yiv3958800738ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-sponsor 
#yiv3958800738ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738ygrp-sponsor #yiv3958800738ygrp-lc #yiv3958800738hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738ygrp-sponsor #yiv3958800738ygrp-lc .yiv3958800738ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv3958800738 #yiv3958800738actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv3958800738
 #yiv3958800738activity span {font-weight:700;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv3958800738 #yiv3958800738activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv3958800738 #yiv3958800738activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv3958800738 #yiv3958800738activity span 
.yiv3958800738underline {text-decoration:underline;}#yiv3958800738 
.yiv3958800738attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv3958800738 .yiv3958800738attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv3958800738 .yiv3958800738attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv3958800738 .yiv3958800738attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv3958800738 .yiv3958800738attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv3958800738 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv3958800738 .yiv3958800738bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv3958800738 
.yiv3958800738bold a {text-decoration:none;}#yiv3958800738 dd.yiv3958800738last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3958800738 dd.yiv3958800738last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3958800738 
dd.yiv3958800738last p span.yiv3958800738yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv3958800738 div.yiv3958800738attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv3958800738 div.yiv3958800738attach-table 
{width:400px;}#yiv3958800738 div.yiv3958800738file-title a, #yiv3958800738 
div.yiv3958800738file-title a:active, #yiv3958800738 
div.yiv3958800738file-title a:hover, #yiv3958800738 div.yiv3958800738file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv3958800738 div.yiv3958800738photo-title a, 
#yiv3958800738 div.yiv3958800738photo-title a:active, #yiv3958800738 
div.yiv3958800738photo-title a:hover, #yiv3958800738 
div.yiv3958800738photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv3958800738 
div#yiv3958800738ygrp-mlmsg #yiv3958800738ygrp-msg p a 
span.yiv3958800738yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv3958800738 
.yiv3958800738green {color:#628c2a;}#yiv3958800738 .yiv3958800738MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv3958800738 o {font-size:0;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738photos div {float:left;width:72px;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv3958800738
 #yiv3958800738reco-category {font-size:77%;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738reco-desc {font-size:77%;}#yiv3958800738 .yiv3958800738replbq 
{margin:4px;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738ygrp-mlmsg select, #yiv3958800738 input, #yiv3958800738 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738ygrp-mlmsg pre, #yiv3958800738 code {font:115% 
monospace;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-mlmsg #yiv3958800738logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-msg 
p#yiv3958800738attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738ygrp-reco #yiv3958800738reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-sponsor 
#yiv3958800738ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738ygrp-sponsor #yiv3958800738ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738ygrp-sponsor #yiv3958800738ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv3958800738 #yiv3958800738ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv3958800738 
#yiv3958800738ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv3958800738 

   

Kirim email ke