JK: IMPOR BERAS SUDAH DIPIKIRKAN MATANG

MENANGGAPI PENOLAKAN PETANI BERAS.
25 Januari 2018 19:02 NM <http://www.sinarharapan.co/news/author/NM> Ekonomi
<http://www.sinarharapan.co/news/bisnis/ekonomi> dibaca: 99
Save inShare

Dok/ist /

Jusuf Kalla

MAKASSAR - Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) merespon terkait
penolakan petani khususnya yang berasal dari Pulau Jawa terkait rencana
pemerintah melakukan impor beras.

Wapres JK di Makassar, Kamis (25/1/2018), mengatakan apa yang dilakukan
pemerintah dalam rencananya mengimpor beras tentu sudah dipikirkan secara
matang dan penuh pertimbangan.

"Biasa (ada penolakan). Pemerintah itu tidak akan ambil resiko. Jika
sedikit atau berkurang (stok beras dalam negeri) maka akan ditambah," ia
mengatakan itu seusai menerima Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) yang
diberikan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar pada hari ini.

Setelah adanya rencana impor beras, para petani di sejumlah daerah di Pulau
Jawa seperti halnya di daerah Klaten (Jawa Tengah), Bojonegoro (Jawa Timur)
hingga Demak, Jawa Tengah.

Alasan para petani itu diantaranya dikarenakan waktu musim panen raya yang
akan segera datang. Selain itu, biaya yang dikeluarkan para petani juga
cukup besar sehingga dianggap tidak tercukupi jika pada akhirnya harus
mendatangkan beras dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran saat
ini."Pemerintah itu tidak mau ambil resiko. Jika sedikit atau berkurang
maka akan ditambah," ujarnya singkat.

Ia sebelumnya telah menegaskan jika keputusan pemerintah untuk mengimpor
500.000 ton beras, karena persediaan beras di dalam negeri masih kurang.
Kurangnya produksi beras dalam negeri disebabkan antara lain kondisi cuaca,
yang menyebabkan kualitas beras tidak maksimal.


Sumber : antaranews.com

Kirim email ke