Pada jaman mobil nasional Timor tempo hari yang terjadi mobil KIA didatangkan utuh begitu saja untuk kemudian diganti merek-nya jadi Timor. Pada waktu itu harga mobil di Indonesia sekitar 3-4x+ harga diluar negeri karena berbagai pajak yg diterapkan seperti bea masuk barang mewah dlsb, Utk Timor dibuatkan berbagai peraturan yg memudahkan karena statusnya sebagai mobil nasional (tanpa bea masuk dan barang mewah?) Jadinya Timor bisa berharga lebih murah dibanding yg lain.
Harga mobil sekarang sudah tidak setinggi tempo dulu, tetapi setidaknya masih sekitar 2x harga diluar. Apakah Esemka juga seperti Timor itu? sekedar menikmati fasilitas? ---In [email protected], <ilmesengero@...> wrote : Bisa saja sama produk, cuma namanya lain. Contohnya Proton Saga di Malaysia adalah Mitsubishi. Kalau tidak keliru Skoda dimiliki dan mesinnya dari Volksvagen. 2018-02-04 15:06 GMT+01:00 ajeg ajegilelu@... mailto:ajegilelu@... [GELORA45] <[email protected] mailto:[email protected]>: Bagaimana mereka mengerjakannya ya sudah pasti sama seperti industri kapitalis lainnya; dimulai dengan modal swasta / perseorangan, dijalankan sesuai kebutuhan pemilik modal (seolah hanya dia yang punya kebutuhan, punya perut), dan berujung pada keuntungan maksimal. Ini kan jauh berbeda dari gembar-gembor di awal (2012) yang katanya mau dikerjakan secara gotong-royong, sehingga mengundang perhatian dunia dan menggelembungkan dukungan masyarakat awam untuk menjagokan Jokowi di Pilgub DKI (janjinya mau genap 5 tahun jadi gubernur) sampai Pilpres 2014 (janji apa yang ditepati?). Tanpa Esemka, atau tanpa kebohongan itu, mustahil Jokowi bisa sampai ke istana lalu seenaknya ngutang berkali lipat dari janji kampanye sambil menyerahkan Indonesia bulat-bulat ke juragan investor. Masih juga belum terbaca Jokowi itu tukang bohong? Itu. --- SADAR@... wrote: Terimakasih atas penjelasan lebih detail yang diberikan, bung Ajeg! Nampaknya masih harus tunggu proses selanjutnya dengan Esemka yang ditangani Hendro itu, ... untuk melihat bagaimana mereka mengerjakan sesungguhnya. Salam, ChanCT From: ajeg Jangan kuatir, Anda tidak sendirian. Yang di tanahair saja banyak yang tidak mengerti bagaimana mobil Esemka itu diproduksi. Sedikit sekali memang pemberitaan seputar produksi Esemka. Selebihnya hanyalah gegap-gempita media pendukung Jokowi & buzzer tentang betapa "merakyatnya" Jokowi (yang di luar Indonesia mungkin cuma kebagian berita-berita buntut ini). Menjelang Jokowi urbanisasi ke ibukota orang masih sempat dengar ribut-ribut soal pengalihan produksi dari Kiat Motor (bengkel milik Sukiyat yang menghimpun puluhan UMKM pendukung komponen Esemka) ke PT SMK (bukan "Sekolah Menengah Kejuruan" tapi "Solo Manufaktur Kreasi"). Disusul pemberitaan keluh-kesah Sukiyat [Kecewa Namanya Dihapus https://nasional.tempo.co/read/386892/sukiyat-kecewa-namanya-dihapus-dari-mobil-esemka] dan paling akhir tentang nasib yang dialami Sukiyat [Sukiyat Diancam]. Kemudian, di tengah kesibukan Gubernur Jokowi nyapres, muncul berita: Bengkel Sukiyat Terbakar. Setelah itu barulah Esemka tidak ada kabarnya lagi. Sampai suatu hari masuk info Jokowi & Hendropriyono berada di Malaysia. Dan terbukti, Esemka sudah dalam genggaman Hendro. Lebih kurang begitulah perjalanan Esemka yang melejitkan Jokowi. Orang bilang, Esemka ibarat kuda troya Jokowi cs untuk menyerbu istana dan menguasai Indonesia. Tentu, dengan dukungan penuh para awam yang tidak tahu-menahu duduk persoalan sebenarnya. Tahunya cuma pencitraan Jokowi sebagai anak baik, sederhana, berbaju-celana-sepatu murahan dst. Mudah-mudahan sedikit tambahan ini cukup untuk melihat pelajaran apa yang diberikan Jokowi melalui skandal Esemka, yang katanya dibiayai bersama oleh Sekolah Menengah Kejuruan se-Indonesia padahal digarap perusahaan swasta. Menurut Anda, berdikari seperti apa yang dimaksud dengan cara belajar seperti ini? Oya, mobil listrik Dahlan Iskan (Tuxuci dll) adalah proyek yang terpisah dari Esemka Jokowi. Beda. Mobil listrik Dahlan tidak melibatkan anak sekolah, tapi bekerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga negara. Perbedaan lainnya, proyek ini ibarat kuda poni Dahlan memasuki pengadilan. --- SADAR@... wrote: Bung Ajeg yb, Saya masih tidak berhasil melihat bagaimana sesungguhnya dengan produksi mobil-nasional Esemka ini, ... Kalau tidak salah ingat, dulu itu dijaman Dhalan Iskan menteri BUMN, sepertiny dia mendorong Esemka mobil-listrik, tapi yg keluar sekarang ini jadi mobil yang diproduksi Geely, Tiongkok? Ada berita yang bilang Hendropriyono yang ditugaskan menangani? Pemberitaan nampaknya masih simpang siur, atau perencanaan dari pemerintah juga belum jelas? Entahlah, ... Salam, ChanCT Mobil Esemka Ternyata Sudah Bisa Dipesan Secara Online Rendra Saputra OTOMOTIF https://www.viva.co.id/otomotif MOBIL https://www..viva.co.id/otomotif/mobil Senin, 25 September 2017 | 11:58 WIB
