Bg. Jo,

Saya hanya ber-gurau dgn bg. Lusi......nothing serious ....!
Lin



2018-05-17 11:01 GMT+05:30 [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> Bung Lin, KU mesti merubah ekonomi sosialis/komunis nya menjadi ekonomi
> sosialis kapitalis nya pelan2, mesti belajar dari Xi Jinping dulu, kalau
> sudah mendapat kemajuan baru belajar dari Angela Merkel, yg. lebih
> kapitalis.
>
> Negara2 Komunis murni rontok/satu persatu karena adanya "Instinct for
> survival" dimana mahkluk hidup mencari kecukupan (utk. "diri mereka
> sendiri") daripada kekurangan/kemiskinan, keenakan daripada penderitaan,
> ketentraman daripada ketakutan dsb. (utk. bisa berkembang biak = To
> survive). Instinct ini di tanam di genes mereka sedari mulainya evolusi yg.
> sudah berumur jutaan tahun. Manusia adalah "juga" mahkluk hidup yg.
> mempunyai Instinct for survival ini dibawah "subconscious mind" nya. Jadi
> tidak gampang utk. melawan instinct ini yg. ada di subconscious mind di
> setiap orang. Korupsi ada di setiap bangsa karena asalnya dari instinct
> ini. Orang berimigrasi/pindah dari negara yg. kurang enak ke negara yg.
> lebih enak seperti banyak kawan2 kita yg. di Eropa (banyak yg. dari Eropa
> Timur pindah ke Eropa Barat) atau dimana saja. Saya belum pernah dengar
> orang ber imigrasi utk. mencari kemiskinan atau kesusahan. Sekarang selain
> runtuh nya negara2 komunis, utk. menuruti instinct ini, orang2 menjadi
> imigran, imigran ekonomi, refugees. Jadi hipokrit kalau orang bilang
> gembar-gembor anti ekonomi kapitalis tetapi maunya hidup di negara2 maju
> yg. beraliran kapitalis tetapi tidak mau tinggal di Korea Utara yg. tinggal
> satu2 nya negara komunis yg. baru sekarat (mau meniru Tiongkok) . Orang
> Jerman Timur lebih senang hidup di di Jerman Barat (dulu memanjat Berlin
> wall) , orang Vietnam Utara senang hidup di Vietnam Selatan, ya karena
> adanya insticnt ini.
>
> Saya anti politik luar negeri Amerika, maka dari itu tidak mau tinggal di
> Amerika walaupun saya berhak/boleh tinggal di Amerika.
>
>
> ---In [email protected], <ehhlin@...> wrote :
>
> Bg. Lusi,
>
> KU  kirim delegasi ke Beijing untuk mempelajari pengalaman  RRT dan
> berguru pada Xi .....wah cilaka besar ,rupa2nya salah alamat ni ,
> .......kan seharusnya delegasi KU ke Aachen, Jerman.
> Ajooo bg.Lusi  cepat2 dikoreksi dan berilah pada KU informasi yang cukup,
> siapa yang harus mereka temui dan pada siapa harus berguru di Aachen !
>
> Salam, Lin
>
> 2018-05-17 0:06 GMT+05:30 'Lusi D.' lusi_d@... [GELORA45] <
> [email protected]>:
>
>
>
> Kutipan kalimatnya Beijing (ANTARA News): "Delegasi Korea Utara telah
> mengunjungi Beijing untuk belajar tentang pengalaman China dalam
> reformasi ekonomi dan pembukaan diri, ungkap Kementerian Luar Negeri
> pada Selasa (15/05), sebuah langkah diplomatik terbaru oleh rezim Korea
> Utara."
> Kalau begitu, Xi Jinping berambisi ingin jadi gurunya Kim Jong Un?
> Opo tumon. Hehehe
>
> Am Wed, 16 May 2018 11:28:31 +0800
> schrieb "'Chan CT' SADAR@... [nasional-list]"
> <[email protected] >:
>
> > Korut kunjungi Beijing untuk pelajari reformasi China
> > Rabu, 16 Mei 2018 10:07 WIB
> >
> > Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjabat tangan dengan Presiden
> > China Xi Jinping, dalam foto yang diambil dari video siaran pada Rabu
> > (28/3/2018). Jong Un melakukan kunjungan tidak resmi ke China mulai
> > Senin hingga Rabu, menurut keterangan kantor berita Xinhua. (CCTV via
> > Reuters TV)
> >
> > Beijing (ANTARA News) – Delegasi Korea Utara telah mengunjungi
> > Beijing untuk belajar tentang pengalaman China dalam reformasi
> > ekonomi dan pembukaan diri, ungkap Kementerian Luar Negeri pada
> > Selasa (15/05), sebuah langkah diplomatik terbaru oleh rezim Korea
> > Utara.
> >
> > Sekutu era Perang Dingin itu telah meningkatkan hubungannya dalam
> > beberapa pekan terakhir saat pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersiap
> > untuk pertemuan bersejarah dengan Presiden AS Donald Trump di
> > Singapura pada 12 Juni.
> >
> > China mengatakan bahwa Pak Thae Song, wakil ketua Komite Sentral
> > Partai Buruh yang berkuasa di Korea Utara, mengunjungi Beijing pada
> > Senin atas undangan Partai Komunis China.
> >
> > Baca juga: Indonesia siap fasilitasi pertemuan Kim Jong-un dan Trump
> >
> > "Kunjungan ini adalah sebuah contoh konkret dari konsensus penting
> > antara Sekretaris Jendral (Partai Komunis) dan Ketua Kim
> > Jong Un," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lu Kang dalam
> > konferensi pers reguler, yang membenarkan laporan media tentang
> > kunjungan itu.
> >
> > Baca juga: Trump dan Kim Jong-un bertemu di Singapura pada 12 Juni
> >
> > Delegasi itu datang untuk "belajar tentang pencapaian pembangunan
> > ekonomi domestik China dan reformasi serta proses pembukaan diri,"
> > kata Lu.
> >
> > Para analis mengatakan bahwa janji Kim pada bulan lalu untuk
> > membangun "konstruksi ekonomi sosialis" dapat mendorong reformasi
> > ekonomi bergaya China, yang mengubah negara yang dipimpin komunis itu
> > menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia, AFP.(hs)
> >
> > Baca juga: Xi Jinping dan Kim Jong Un bertemu di Tiongkok
> > Penerjemah: Ida Nurcahyani
>
>
> 
>

Kirim email ke