pengusaha yang berhasil tidak makan teman tetapi membangun kepercayaan barulah 
bisnis bisa berkembang

---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote :

 Kejamnya si raja tega.
 

 --- djiekh@... wrote:
 Hopeng ciak kuping.........



 

 

 

 Telinganya dimakan teman baiknya.......
 Serakah......
 

 Pada tanggal Rab, 28 Nov 2018 pukul 05.37 ajeg menulis:

 

 Resiko sudah merupakan konsekuensi dari berusaha Itu sebabnya pengusaha / 
kapitalis akan berusaha 

 habis-habisan untuk lolos dari resiko dan memenangkan 

 konsekuensi. Kapitalis kecil berusaha jadi kapitalis besar, 

 kapitalis besar berusaha jadi monopoli dst. 

 

 Jangankan makan teman, makan saudara sendiri pun 

 sering terjadi dalam "rantai makanan" di dunia usaha ini.
 

 --- SADAR@... wrote:

 


 Bung Sunny, ... untuk menjadi kapitalis berhasil disamping harus ada MODAL, 
duit yg cukup, juga mutlak harus ada jiwa usaha, keahlian entrepreneur! Sedang 
kedua unsur itu TIDAK ada pada diri saya! Apalagi terjun dibidang usaha itu 
seringkali harus menerjang resiko, ... bagi orang model saya yg memang tidak 
berjiwa dagang, apalagi sudah lansia lebih dbaik tidak menerjang resiko! 
Biarlah hidup biasa-biasa dengan segala kesederhanaan saja, cukup untuk makan 
3X/hari saja, ... TIDAK perlu berambisa hidup bermewah-mewah! Yang lebih 
PENTING hidup sehat-sehat saja, ... sampai ajal tiba!
 

 Sunny ambon 於 28/11/2018 7:57 寫道:
 

 Setiap menit yang dimiliki adalah waktu untuk menjadi kaya atau lebih manis 
istilahnya "kapitalis", jadi tidak terlambat. Jadi jangan anggap enteng 
kemampuan Bung Chan.hehehehehe
 






















Kirim email ke