Bisa. Penguasa bisa menertibkan para kapitalis. Harus
bisa. Karena memang itu tujuan dibentuknya pemerintahan
sejak memudarnya feodalisme di jaman kolonial, yaitu
untuk mengendalikan kaum kapitalis yang pada masa itu
terdiri dari para bangsawan yang ikut terbebas dari belenggu
raja/istana oleh gerakan anti-monarkhi.
Itu jawaban untuk pertanyaan bisa-tidaknya penguasa
menertibkan para *kapitalis* (subyek). Tetapi, kalau ditanya
bisakah penguasa / pemerintah mengendalikan *kapitalisme *
(obyek), maka jawabannya tergantung pada sang penguasa
dan konstitusi di negara bersangkutan, karena pada dasarnya
tugas pemerintah adalah mengelola kapital negara. Ada
pemerintahan yang sepakterjangnya seolah ia adalah negara
(pemilik kapital) dan ada juga negara yang menugaskan
pemerintahnya mengelola kapital negara untuk sebesar-besarnya
kemakmuran Rakyat - dengan para kapitalis di dalamnya
sebagai aset negara juga.
Kekuasaan jenis pertama jelas mustahil mengendalikan
kapitalisme. Sebab, pemerintahan jenis ini justru menjalankan
negara dengan prinsip-prinsip kapitalisme dalamtahapan
pembangunannya - sekalipun sang penguasa bukan seorang
kapitalis / pengusaha.
Nah, karena tahapan tertinggi dari kapitalisme adalah imperialisme
maka suatu masyarakat harus betul-betul mengawasi peran
dan kerja pemerintahnya hanya sebagai pengelola kapital negara.
Jangan sampai pemerintah menyangka dirinya adalah negara
(pemilik kapital) lantas menempatkan manusia lebih rendah
dari modal!
Jadi, dibungkus dengan ciri apa pun, sepakterjang RRC sekarang
kelihatannya ada di tahap ini, sebagai negara imperialis berkembang.
Kalau tidak, buat apa dia repot-repot bikin persoalan dengan para
tetangga di LCS. Ya kan?
--- SADAR@... wrote:
Pertanyaannya, bisa tidak PENGUASA menertibkan dan mengendalikan
kapitalis-kapitalis itu TIDAK mengumbar KESERAKAHAN dan
KEKEJAMANnya itu??? Memberikan ketentuan-ketentuan yang harus
dipatuhi dalam persaingan di pasar yang terjadi, TIDAK SALING
mematikan, tapi bisa maju bersama, untung bersama dan menang
bersama, ... dan nampaknya inilah yang sedang dijalankan dan
diperjuangkan oleh pemerintah RRT, baik didalam negeri maupun
usaha menjalankan "Jalan Sutera" atau "OBOR" didunia! Juga dengan
prinsip "MAJU BERSAMA, UNTUNG BERSAMA dan MENANG BERSAMA!"
Ketidak seimbangan yang terjadi dalam perdagangan, sudah
seharusnya bisa diselesaikan dalam meja perundingan! Saling
mengalah dan beri konsesi untuk meneruskan maju bersama dan
untung bersama, ... tidak secara sepihak mau menang sendiri
dengan mempertahankan kepentingan dan keuntungan sendiri saja!
Seperti perang-dagang yang dilancarkan Trump, akhirnya kedua
belah pihak bahkan berdampak negatif bagi ekonomi dunia, banyak
negara dirugikan, ... Lalu, siapa yang menang kalau diteruskan
berkepanjangan??? Saya setuju sementara ulasan menyatakan, sejak
awal mula dilancarkan perang-dagang ini, justru AS sudah berada
dalam posisi yang lebih dirugikan! Rakyat AS sendiri yang kena
getah dengan kenaikan pajak import yang membuat barang-barang
Made-China jadi lebih MAHAAL! Begitu juga petani kedele AS
sendiri tergempur dengan perang-dagang begitu dimulai, Dan, ...
tujuan Trump menarik kembali pabrik-pabrik untuk berproduksi
didalam negeri, KENYATAAN juga TIDAK TERCAPAI! GM sudah
menyatakan akan meneruskan produksi mobilnya di Tiongkok!
Sebaliknya pabrik GM di AS sendiri akan menutup beberapa pabrik
dan mem PHK lebih 18 ribu buruhnya! Nah, ... lu! Inilah KENYATAAN
yang terjadi!
Jadi, berbeda dengan yang dijalankan negara kapitalis maju atau
imperialisme, yang selama ini menjadikan negara-negara sedang
berkembang didunia sebagai koloni atau neo-koloni nya, sumber
penghisapan untuk perkaya diri sendiri dan tanpa peduli
penderitaan kemiskinan rakyat banyak! Itulah KENYATAAN ratusan
tahun terakhir ini yang TERJADI DIDUNIA! Begitu yang terjadi di
Afrika, begitu juga yang terjadi di Asia, termasuk Indonesia!
Sekarang hadir dan muncul didunia ini kekuatan baru, kekuatan
RAKYAT Tiongkok yg berhasil menempuh dengan jalan Sosialisme
Berkepribadian Tiongkok, dengan prinsip "Maju bersama, Untung
bersama dan menang bersama!", kemajuan kehidupan rakyat
dibeberapa negara Afrika yg puluhan tahun terakhir ini menerima
BANTUAN RRT menjadi kenyataan. Dan itulah sebab sejak belasan
tahun terakhir ini pengaruh kekuatan AS terdesak dan, ...
diteriakkanlah jebakan HUTANG RRT yg akan menjadikan
negara-negara itu koloni Tiongkok, tidak mampu bayar hutang.
Begitu juga kemudian di Asia, yang 10 tahun terakhir ini pengaruh
AS terdesak dengan kemajuan RRT. Kembali diobok-obok AS, dibikin
keruh dan tegang, ... memutar-balikkan kenyataan yang terjadi
sesungguhnya untuk menghujat dan menghitamkan BANTUAN RRT, ...
Mencari KEBENARAN dari KENYATAAN, ... perjalanan 40 tahun PKT
membawa maju 1,3 milyar rakyat Tiongkok adalah KENYATAAN yang
tidak terbantahkan! Kemajuan yang dicapai dan kemakmuran
masyarakat yang NYATA terjadi adalah BUKTI KEBENARAN! Sedang
KEADILAN yg lebih baik masih terus diperjuangkan dan telah
menjadi TITIK berat tugas PKT, mengentaskan lebih 30 juta
kemiskinan yg tersisa dan targetnya selesai ditahun 2020 nanti.
Hampir 1,4 milyar RAKYAT yang hidup didunia ini lolos dan bebas
dari kemiskinan! Inilah sumbangan besar jalan Sosialisme
Berkepribadian Tiongkok pada umat manusia didunia! Adalah
KENYATAAN yang tak terbantahkan, ...
ajeg 於 29/11/2018 0:55 寫道:
Kejamnya si raja tega.
--- djiekh@... wrote:
Hopeng ciak kuping.........
Telinganya dimakan teman baiknya.......
Serakah.....
Pada tanggal Rab, 28 Nov 2018 pukul 05.37 ajeg menulis:
Resiko sudah merupakan konsekuensi dari berusaha.
Itu sebabnya pengusaha / kapitalis akan berusaha
habis-habisan untuk lolos dari resiko dan memenangkan
konsekuensi. Kapitalis kecil berusaha jadi kapitalis besar,
kapitalis besar berusaha jadi monopoli dst.
Jangankan makan teman, makan saudara sendiri pun
sering terjadi dalam "rantai makanan" di dunia usaha ini.
--- SADAR@... wrote:
Bung Sunny, ... untuk menjadi kapitalis berhasil disamping harus
ada MODAL, duit yg cukup, juga mutlak harus ada jiwa usaha,
keahlian entrepreneur! Sedang kedua unsur itu TIDAK ada pada diri
saya! Apalagi terjun dibidang usaha itu seringkali harus
menerjang resiko, ... bagi orang model saya yg memang tidak
berjiwa dagang, apalagi sudah lansia lebih dbaik tidak menerjang
resiko! Biarlah hidup biasa-biasa dengan segala kesederhanaan
saja, cukup untuk makan 3X/hari saja, ... TIDAK perlu berambisa
hidup bermewah-mewah! Yang lebih PENTING hidup sehat-sehat saja,
... sampai ajal tiba!
Sunny ambon 於 28/11/2018 7:57 寫道:
Setiap menit yang dimiliki adalah waktu untuk menjadi kaya atau
lebih manis istilahnya "kapitalis", jadi tidak terlambat. Jadi
jangan anggap enteng kemampuan Bung Chan.hehehehehe