Saya tidak tahu apakah di Tiongkok daratan warisan dikenai pajak lagi tidak? Tapi di HK, tidak!

Yang jadi persoalan, kalau orang-tuanya meninggal tiba-tiba dan tidak meninggalkan surat warisan pada anak2nya, jadi urusannya sangat ribet. Seperti kakak istri saya beberapa tahun yl. tiba-tiba meninggal, padahal urusan bank semua dia yang pegang, suaminya tidak peduli. Menjadi lebih ribet, kedua anaknya lahir di Tiongkok tanpa surat lahir, ... lalu untuk mengambil uang di account bank juga tersangkut dengan adanya surat-meninggal, harus tunggu warisan sah diserahkan pada siapa, ... Waah, bolak-balik urus surat lahir di Tiongkok dan bisa keluarkan surat warisan sah jadi lebih setahun bisa beres, ...

Jadi, kudu bikin surat wasiat sebelum terlambat, biar warisan bisa cepat keluar? Setelah surat wasiat ditulis, kok tidak mati-mati, akhirnya simpanan duitnya sudah habis duluan! Hehehee, ...

kh djie 於 30/11/2018 17:33 寫道:
Bung Chan,
Kalau di Nederland ada pajak warisan dari 0 hingga E 123.249 kena pajak warisan  10 %
Di atas itu kena 20 %
Herannya di Indonesia warisan tidak dikenai pajak.
Bagaimana di Tiongkok. Seandainya hingga 20% seperti di Nederland, negara bisa kaya dari 20% itu. Bisa juga dimasukkan sebagai aandeel, dan keuntungannya dipakai untuk lapangan kesehatan dan
pendidikan.
Salam,
KH


Pada tanggal Jum, 30 Nov 2018 pukul 09.08 ChanCT [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]>> menulis:

    Nah, ... kalau sudah ada kesamaan pendapat, masalahnya bisa tidak
    pemerintah yang berkuasa mengendalikan dan menjinakkan
    kapitalis-kapitalis. Lebih lanjut masalahnya bagaimana yang
    berkuasa itu betul-betul merupakan kekuatan RAKYAT!

    Saya melihatnya disini, sangat tergantung dari tingkat kesadaran
    rakyat dan dalam perjuangannya lahir pemimpin yang jempolan,
    berkemampuan membawa rakyat nya membangun masyarakat adil dan
    makmur, ... bagi Indonesia nampaknya masih jauh.

    Sedang RRT yang saya lihat menempuh jalan Sosialisme
    Berkepribadian Tiongkok, dan sekarang menggencarkan jalan Sutera,
    OBOR didunia dengan prinsip saling menguntungkan, maju bersama,
    untung bersama dan menang bersama, ... tentunya merupakan jalan
    lain yg berlawanan dengan jalan imperialisme AS yg selama ini
    menguasai dan mengangkangi dunia. Pertarungan RRT-AS masih
    berlangsung sengit, entah bagaimana kelanjutannya, siapa bisa
    menangkan pertarungan ini.

    LCS tidak membuktikan jiwa imperialisme RRT utk kuasai dunia.
    TIDAK! Jelas pengakuan LCS, dengan perjanjian perairan laut 9
    garis-putus tahun 1946 sesaat setelah PD-II itu, yg tetap dipegang
    RRT bahkan juga KMT-Taiwan! Itulah kekuasaan wilayah perairan
    Tiongkok yang harus dipertahankan, bukan menguasai atau hendak
    mengangkangi LCS! Sikap bijaksana RRT, sengketa yg terjadi dengan
    negara-negara bersangkutan, biarlah diselesaikan sendiri tanpa
    harus campur tangan AS! Menjadi gaduh,dan tegang hubungan
    kenegaraan hanya karena diobok-obok AS saja! Seolah-olah ancaman
    keamanan terjadi oleh RRT, sebaliknya AS yang akan jadi pelindung
    mereka! Belilah senjata "MODERN" dari AS dan latihan militer
    bersama, ...!



    ajeg [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] 於
    29/11/2018 21:22 寫道:
    Bisa. Penguasa bisa menertibkan para kapitalis. Harus
    bisa. Karena memang itu tujuan dibentuknya pemerintahan
    sejak memudarnya feodalisme di jaman kolonial, yaitu
    untuk mengendalikan kaum kapitalis yang pada masa itu
    terdiri dari para bangsawan yang ikut terbebas dari belenggu
    raja/istana oleh gerakan anti-monarkhi.

    Itu jawaban untuk pertanyaan bisa-tidaknya penguasa
    menertibkan para *kapitalis* (subyek). Tetapi, kalau ditanya
    bisakah penguasa / pemerintah mengendalikan *kapitalisme *
    (obyek), maka jawabannya tergantung pada sang penguasa
    dan konstitusi di negara bersangkutan, karena pada dasarnya
    tugas pemerintah adalah mengelola kapital negara. Ada
    pemerintahan yang sepakterjangnya seolah ia adalah negara
    (pemilik kapital) dan ada juga negara yang menugaskan
    pemerintahnya mengelola kapital negara untuk sebesar-besarnya
    kemakmuran Rakyat - dengan para kapitalis di dalamnya
    sebagai aset negara juga.

    Kekuasaan jenis pertama jelas mustahil mengendalikan
    kapitalisme. Sebab, pemerintahan jenis ini justru menjalankan
    negara dengan prinsip-prinsip kapitalisme dalamtahapan
    pembangunannya - sekalipun sang penguasa bukan seorang
    kapitalis / pengusaha.

    Nah, karena tahapan tertinggi dari kapitalisme adalah imperialisme
    maka suatu masyarakat harus betul-betul mengawasi peran
    dan kerja pemerintahnya hanya sebagai pengelola kapital negara.
    Jangan sampai pemerintah menyangka dirinya adalah negara
    (pemilik kapital) lantas menempatkan manusia lebih rendah
    dari modal!

    Jadi, dibungkus dengan ciri apa pun, sepakterjang RRC sekarang
    kelihatannya ada di tahap ini, sebagai negara imperialis berkembang.
    Kalau tidak, buat apa dia repot-repot bikin persoalan dengan para
    tetangga di LCS. Ya kan?

    --- SADAR@... wrote:

    Pertanyaannya, bisa tidak PENGUASA menertibkan dan mengendalikan
    kapitalis-kapitalis itu TIDAK mengumbar KESERAKAHAN dan
    KEKEJAMANnya itu??? Memberikan ketentuan-ketentuan yang harus
    dipatuhi dalam persaingan di pasar yang terjadi, TIDAK SALING
    mematikan, tapi bisa maju bersama, untung bersama dan menang
    bersama, ... dan nampaknya inilah yang sedang dijalankan dan
    diperjuangkan oleh pemerintah RRT, baik didalam negeri maupun
    usaha menjalankan "Jalan Sutera" atau "OBOR" didunia! Juga dengan
    prinsip "MAJU BERSAMA, UNTUNG BERSAMA dan MENANG BERSAMA!"


    Ketidak seimbangan yang terjadi dalam perdagangan, sudah
    seharusnya bisa diselesaikan dalam meja perundingan! Saling
    mengalah dan beri konsesi untuk meneruskan maju bersama dan
    untung bersama, ... tidak secara sepihak mau menang sendiri
    dengan mempertahankan kepentingan dan keuntungan sendiri saja!
    Seperti perang-dagang yang dilancarkan Trump, akhirnya kedua
    belah pihak bahkan berdampak negatif bagi ekonomi dunia, banyak
    negara dirugikan, ... Lalu, siapa yang menang kalau diteruskan
    berkepanjangan??? Saya setuju sementara ulasan menyatakan, sejak
    awal mula dilancarkan perang-dagang ini, justru AS sudah berada
    dalam posisi yang lebih dirugikan! Rakyat AS sendiri yang kena
    getah dengan kenaikan pajak import yang membuat barang-barang
    Made-China jadi lebih MAHAAL! Begitu juga petani kedele AS
    sendiri tergempur dengan perang-dagang begitu dimulai, Dan, ...
    tujuan Trump menarik kembali pabrik-pabrik untuk berproduksi
    didalam negeri, KENYATAAN juga TIDAK TERCAPAI! GM sudah
    menyatakan akan meneruskan produksi mobilnya di Tiongkok!
    Sebaliknya pabrik GM di AS sendiri akan menutup beberapa pabrik
    dan mem PHK lebih 18 ribu buruhnya! Nah, ... lu! Inilah KENYATAAN
    yang terjadi!

    Jadi, berbeda dengan yang dijalankan negara kapitalis maju atau
    imperialisme, yang selama ini menjadikan negara-negara sedang
    berkembang didunia sebagai koloni atau neo-koloni nya, sumber
    penghisapan untuk perkaya diri sendiri dan tanpa peduli
    penderitaan kemiskinan rakyat banyak! Itulah KENYATAAN ratusan
    tahun terakhir ini yang TERJADI DIDUNIA! Begitu yang terjadi di
    Afrika, begitu juga yang terjadi di Asia, termasuk Indonesia!

    Sekarang hadir dan muncul didunia ini kekuatan baru, kekuatan
    RAKYAT Tiongkok yg berhasil menempuh dengan jalan Sosialisme
    Berkepribadian Tiongkok, dengan prinsip "Maju bersama, Untung
    bersama dan menang bersama!", kemajuan kehidupan rakyat
    dibeberapa negara Afrika yg puluhan tahun terakhir ini menerima
    BANTUAN RRT menjadi kenyataan. Dan itulah sebab sejak belasan
    tahun terakhir ini pengaruh kekuatan AS terdesak dan, ...
    diteriakkanlah jebakan HUTANG RRT yg akan menjadikan
    negara-negara itu koloni Tiongkok, tidak mampu bayar hutang.
    Begitu juga kemudian di Asia, yang 10 tahun terakhir ini pengaruh
    AS terdesak dengan kemajuan RRT. Kembali diobok-obok AS, dibikin
    keruh dan tegang, ... memutar-balikkan kenyataan yang terjadi
    sesungguhnya untuk menghujat dan menghitamkan BANTUAN RRT, ...

    Mencari KEBENARAN dari KENYATAAN, ... perjalanan 40 tahun PKT
    membawa maju 1,3 milyar rakyat Tiongkok adalah KENYATAAN yang
    tidak terbantahkan! Kemajuan yang dicapai dan kemakmuran
    masyarakat yang NYATA terjadi adalah BUKTI KEBENARAN! Sedang
    KEADILAN yg lebih baik masih terus diperjuangkan dan telah
    menjadi TITIK berat tugas PKT, mengentaskan lebih 30 juta
    kemiskinan yg tersisa dan targetnya selesai ditahun 2020 nanti.
    Hampir 1,4 milyar RAKYAT yang hidup didunia ini lolos dan bebas
    dari kemiskinan! Inilah sumbangan besar jalan Sosialisme
    Berkepribadian Tiongkok pada umat manusia didunia! Adalah
    KENYATAAN yang tak terbantahkan, ...

    ajeg 於 29/11/2018 0:55 寫道:

    Kejamnya si raja tega.

    --- djiekh@... wrote:

    Hopeng ciak kuping.........
    Telinganya dimakan teman baiknya.......
    Serakah.....

    Pada tanggal Rab, 28 Nov 2018 pukul 05.37 ajeg menulis:

    Resiko sudah merupakan konsekuensi dari berusaha.
    Itu sebabnya pengusaha / kapitalis akan berusaha
    habis-habisan untuk lolos dari resiko dan memenangkan
    konsekuensi. Kapitalis kecil berusaha jadi kapitalis besar,
    kapitalis besar berusaha jadi monopoli dst.

    Jangankan makan teman, makan saudara sendiri pun
    sering terjadi dalam "rantai makanan" di dunia usaha ini.

    --- SADAR@... wrote:

    Bung Sunny, ... untuk menjadi kapitalis berhasil disamping harus
    ada MODAL, duit yg cukup, juga mutlak harus ada jiwa usaha,
    keahlian entrepreneur! Sedang kedua unsur itu TIDAK ada pada diri
    saya! Apalagi terjun dibidang usaha itu seringkali harus
    menerjang resiko, ... bagi orang model saya yg memang tidak
    berjiwa dagang, apalagi sudah lansia lebih dbaik tidak menerjang
    resiko! Biarlah hidup biasa-biasa dengan segala kesederhanaan
    saja, cukup untuk makan 3X/hari saja, ... TIDAK perlu berambisa
    hidup bermewah-mewah! Yang lebih PENTING hidup sehat-sehat saja,
    ... sampai ajal tiba!

    Sunny ambon 於 28/11/2018 7:57 寫道:
    Setiap menit yang dimiliki adalah waktu untuk menjadi kaya atau
    lebih manis istilahnya "kapitalis", jadi tidak terlambat. Jadi
    jangan anggap enteng kemampuan Bung Chan.hehehehehe


    
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
        不含病毒。www.avg.com
    
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>


    <#m_5131881885139048078_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>


---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke