Yg membangkitkan reaksi sebetulnya bukan magangnya, ttp "makanan mengandung 
babi" itu he he he. lha namanya jg Taiwan ya makan babi. Lucunya sdh tahu babi 
kok ya tetap dimakan kemudian teriak2 dipaksa makan babi, munafik pol2an. Kalau 
tdk mau dianggap haram ya bawa makanan sendiri khan bisa.

---In [email protected], <bhjo@...> wrote :

 Pemerintah Indonesia jangan ter-buru2 "menuduh" adanya kerja paksa di 
universitas di Taiwan. Di pendidikan akademik tertentu, mahasiswa harus 
menjalani magang (internship?)) dimana bukan harus belajar teori saja tetapi 
belajar prakteknya juga. Internship biasanya dibayar rendah sekali atau boleh 
dibilang cuma mendapat uang saku saja utk makan. Saya dan istri saya harus 
menjalani internship waktu menjalani pendidikan universitas di Jerman. 

 Sebelum menuduh seharusnya diselidiki dulu apakah:
 1) program akademiknya memang memerlukan internship (magang)?
 2) mahasiswa Taiwan juga harus menjalani internship?
 

 Maaf kalau saya salah mengerti kata "magang" (yg saya baru pernah baca) yg 
saya artikan internship.
 

 BH Jo


Kirim email ke