"Dengan infrastruktur dapat membuatuntung loh," katanya menirukan gerakan Presiden saat mengundang investor asing
Kwik Kian Gie Bongkar Faktor Penyebab Banyaknya KendaraanEnggan Lewat Jalan Tol Rabu, 6 Februari 201917:06 Sosok ekonom Indonesia, KwikKian Gie membongkar tarif jalan tol mahal, yang dampaknya sangatdirasakan masyarakat bukan terjadi tanpa sebab. Tarif jalan tol itu mahal terjadikarena baru di pemerintahan ini investor asing diundang sebesar-besarnya untukmelakukan investasi. "Pak Jokowi, PresidenIndonesia kan mengundang foreign investor, come to Indonesia, Anda bisa membuatuntung di Indonesia," katanya dalam dialog Jaya Suprana Show yang diunggahdi YouTube dan sejumlah media sosial. Video ini pun menjadi salah satuvideo viral yang banyak disaksikan masyarakat dan mendapatkan banyak komentar. Menurut Kwik Kian Gie, para investorasing itu akan bisa membuat untung di Indonesia. "Dengan infrastruktur dapat membuatuntung loh," katanya, menirukan gerakan mengajak yang dilakukan saatPresiden mengundang investor asing masuk ke Indonesia untuk melakukaninvestasi. Kegiatan itu, dinilai Kwik Kian Gie,memang berdampak terhadap investor untuk melakukan investasi yangsebesar-besarnya di Indonesia. Karena investasi itu harusmenghasilkan untung, otomatis harus cepat, maka yang terjadi kemudian dampaknyasangat dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Akibatnya, sebagian besar pengemuditruk dan kendaraan berat enggan menggunakan jalan tol, khususnya jalan tolterpanjang di Pulau Jawa yang menghubungkan Jakarta sampai Surabaya. Dampaknya, banyak kendaraan,khususnya kendaraan berat, yang kemudian memilih untuk tidak menggunakan jalantol. Penulis: Gede Moenanto Soekowati Editor: Gede Moenanto On Thursday, February 7, 2019, 2:25:25 PM GMT+7, ajeg wrote: Kerja-kerja-kerja, toh dana proyek kereta-cepat terlambat juga. Proyek kereta pun mangkrak. Begitu dana (utang) cair, proyek kereta segera diperpanjang mangkraknya, eh ditunda kelanjutannya, dan tadaaa.... tol transjawa. Sekarang panik cari recehan buat bayar bunga utang kereta? Rapopo. Cari terus mas. Lebaran biasanya tol panen. Lumayan buat cicilan bunga. - Truk Tolak Masuk Tol Trans Jawa, Tarif Mahal, SopirMinta Kaji Ulang Ignatius Ferdian - Sabtu, 26 Januari 2019 | 12:25 WIB Otomotifnet.com -Dengan dibangunnya tol Trans Jawa memang bikin mobilitas antar kota di PulauJawa jadi makin cepat. Namun beberapa pengendara kendaraanroda empat kini mulai beralih menggunakan Jalan pantai utara(Pantura) Jawa dikarenakan mahalnya tarif Ruas Tol Trans Jawa. Seperti diketahui, tarif tol untukkendaraan Golongan I dari Jakarta menuju Semarang mencapai Rp 334 ribu, danuntuk kendaraan berat, 2 kali tarif Golongan I. Dan bagi mereka, tarif tersebutterlalu membebani. Terutama bagi sopir kendaraanangkutan barang seperti truk yang harus menanggung biaya perjalanan. Hasanudin(43) contohnya, sopir truk asal Kabupaten Kendal lebih memilih menggunakanjalur reguler karena tidak kuat membayar tarif jika harus masuk tol.. “DariSemarang ke Jakarta berjarak tempuh 3 hari untuk pergi-pulang, paling uang sakuyang diberikan perusahaan tinggal Rp 400 ribu,” jelasnya di Jalan PanturaPekalongan-Batang (25/1/2019). Diamenjelaskan, uang saku yang diberikan perusahaan mencapai Rp 3,6 juta untukjalur Semarang-Jakarta. “Solar Rp1,6 juta, biaya bongkar Rp 300 ribu, dan membayar kernet Rp 600 ribu. Kalauditotal sudah Rp 2,5 juta, itu belum termasuk makan bersama kernet selama 3hari,” jelasnya. Hasanudinberucap, adanya Tol Trans Jawa sebenarnya memang mempercepat waktu, tetapitarifnya terlalu memberatkan bagi sopir. “Kalautarifnya mahal nanti keluarga saya makan apa, karenanya saya lebih memilihlewat Pantura. Walaupun lebih lama,” ujarnya. Sama halnyaHasanudin, Ugik Setiawan, sopir truk asal Cirebon Jawa Barat pun mengeluhkanmahalnya tarif tol yang diberlakukan mulai 21 Januari 2019 itu. “Kalauterlalu mahal ya ditinggalkan, karena banyak yang beralih melewati Pantura.Kami berharap tarif dikaji ulang agar kebih murah,” tambahnya. Editor: PanjiNugraha
