Bagaimana kok begini jadinya ? Kan moderator minta supaya berdiskusi tanpa menggoblokkan orang. Kan ini berlaku untuk kita semua. Apa dirasa tidak adil ? Lha, lalu usulnya apa ?
Pada tanggal Rab, 20 Feb 2019 pukul 09.13 [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > > > Si Chan Goblok anda salah besar, argumen anda yang goblok sama sekali > tidak tepat. Anda dengan gobloknya menegur meme2 goblok tetapi ya gobloknya > anda tidak melihat pihak yg lain sama sekali tidak berargumen hanya sekedar > meluapkan nafsu meng-goblok2an orang. Tambah goblok lagi anda menunjukkan > bias dan pengecut tidak berani menegur bahkan berargumen "tunjukkan dengan > argumen kalau pintar" lha apa ini tidak goblok, ini khan argumen paling > goblok. Coba anda tunjukkan dengan argumen!!! kalau anda pintar!! > > Kalau anda tidak goblok menjalankan fungsi moderator tentu lain ceritanya, > tetapi ya gobloknya anda menjalankan fungsi moderator dengan biasnya bukan > main. kan goblok banget. > > Anda meminta menghentikan goblok2 karena anda yang jadi sasaran, tetapi > orang lain anda masa bodoh, ini khan gobloknya anda. Anda menyitir > konfusius itu makin menunjukkan gobloknya anda. Kalau anda mau > menghentikan bukan hanya untuk anda saja yang goblok ini yg jadi sasaran > tetapi untuk semua orang. Pahamkah goblok!!!! > > > ---In [email protected], <SADAR@...> wrote : > > Hahahaa, ... berapa sih usia bung Goei? Kok saya jadi seperti berhadapan > dengan anak-anak usia belasan tahun saja, yang sedang dikuasai emosi gak > mau kalah! > > Bukankah ada ungkapan yg kira-kira begini maknanya: "Janganlah lakukan itu > pada orang lain, seandainya itu tidak hendak terjadi pada dirimu sendiri!" > Yang nampaknya tidak hanya berlaku bagi Konfusius, tapi juga Agama lain > mempunyai ajaran serupa, ... Nampak sekali bung begitu KEBERATAN sebutan > goblok ditimpakan pada diri bung oleh bung Nesare, ... selama beberapa > tahun tidak juga berhasil menghindari, ... lalu juga menimpakannya pada > diri saya yang TIDAK mau menerima ancaman bung. > > Jadi seperti anak kecil merengek-rengek, saya beri tangga turun tidak juga > mau, ... dan merasa tidak juga bisa lepas dari tuduhan GOBLOK lalu > menimpakan nya juga pada saya untuk icip-icip. Dikira dengan demikian saya > jadi GOBLOK beneran? Sekalipun saya sendiri tidak merasa pinter-pidnter > amat! Hehehee, ... > > Sudahlah, *HENTIKAN saja umpatan GOBLOK itu! *TDAK GUNA dan tidak kena > sasaran, ...! > > > jonathangoeij@... [GELORA45] 於 20/2/2019 12:14 寫道: > > > > > Chan goblok telah dikasih kesempatan menghilangkan kata2 goblok dalam > diskusi tidak dipakai malah direstui. Dasar goblok!! > > ---In [email protected], <SADAR@...> <SADAR@...> wrote : > > Ternyata anda telah membuktikan diri sendiri GOBLOK beneran, ...! Hehehee, > ... > > > jonathangoeij@... [GELORA45] 於 20/2/2019 10:09 寫道: > > > > > > Si Goblok Chan, anda telah memberi restu. Mulai detik ini saya akan > memanggil anda si Chan Goblok. > > ---In [email protected], <SADAR@...> <SADAR@...> wrote : > > Lho, bung Jonathan, ... kenapa bung jadi mengancam saya??? Kan, yang > panggil bung "GOBLOK" jelas bukan saya, kok! Kenapa pula saya harus > menerima ANCAMAN bung akan memanggil saya GOBLOK juga??? Bukankah dengan > demikian justru TIDAK membuktikan bung itu PINTAR dan hanya hendak ada > orang lain yang juga dipanggil GOBLOK saja??? Hehehee, ... > > Bung Jonathan yang "PINTAR", ... saya TIDAK HENDAK membuang waktu mengejar > siapa diantara kalian berdua, dengan bung Nesare itu, yang lebih dahulu yg > gunakan sebutan bloon, goblok dlb., saya anggap itu urusan kalian berdua > dan kalian sudah cukup DEWASA bisa menyelesaikannya sendiri! Sudah saya > nyatakan, sekalipun saya tidak setuju gunakan sebutan "GOBLOK" pd lawan > diskusi, sebaiknya bisa diakhiri agar diskusi bisa dilancarkan lebih baik > di GELORA45 ini! Dan masih bisa saya toleransi, karena ternyata > meng-GOBLOK-GOBLOKan hanya terjadi diantara kalian berdua saja! > > Khusus dalam diskusi terakhir masalah cek bisa diuangkan ini, seandainya > saja bung TIDAK HENDAK disebut "GOBLOK", tunjukkanlah "KEPINTARAN" anda > membuktikan diri TIDAK GOBLOK! Ayooo, ... dibawah bung Nesare sudah angkat > kronologis yg ada untuk buktikan saya tidak teliti dalam membaca pendapat > anda, ...! Coba bung jelaskan dimana masalah sesungguhnya! Buktikan bung > PINTAR, ...! > > Mudah-mudahan dengan demikian sebutan GOBLOK bisa dihentikan dan tidak > digunakan bung Nesare lagi, ...! Karena memang tak guna masalah sebutan > goblok dilanjutkan, ... apalagi diributkan! > > > Salam, > > ChanCT > > > Jonathan Goeij 於 20/2/2019 1:10 寫道: > > BUNG CHAN! > > INI PERINGATAN TERAKHIR DARI SAYA, KALAU ANDA TIDAK MEMBERI TEGURAN DALAM > HARI INI JUGA SAYA ANGGAP ANDA MEMBERI RESTU DAN MULAI BESOK SAYA AKAN > MEMANGGIL ANDA DAN SIAPA SAJA DENGAN DENGAN PANGGILAN GOBLOK!!!!!!!!! > CAMKAN ITU!!!!!!!!!!!! > > > ---In [email protected], <nesare1@...> <nesare1@...> wrote : > > Bung chan tidak teliti mengikuti kronologisnya. > > Setelah siGOBLOK bilang “kalau ada dananya”, siGOBLOK nulis begini lagi: > > Ini ngeyel bung chan! > > > > Ngerti bung chan? Setelah siGOBLOK bilang “kalau ada dananya” dia masih > ngeyel bilang: “cek bisa diuangkan tanpa clearing”! > > Ini artinya cek bisa diuangkan walaupun tidak ada dananya! > > > > Cek atau instrument perbankan apapun harus diverifikasi ada dana atau > tidak yg namanya kliring! > > > > Nesare > > > > *From:* ChanCT <sadar@...> <sadar@...> > *Sent:* Sunday, February 17, 2019 7:13 PM > *To:* [email protected]; nesare <nesare1@...> <nesare1@...>; > Jonathan Goeij <jonathangoeij@...> <jonathangoeij@...> > *Subject:* Re: [GELORA45] Re: Eka Tjipta > > > > Yaaa, ... pada saat diskusi kalian berdua memang tidak nampak > persamaannya. Setelah diajukan contoh-contoh konkrit, makin nampak > persamaan yang diakui juga oleh Jonathan. Yaitu pengakuan dengan penegasan > cek hanya bisa diuangkan di bank yg sama dengan bank yg keluarkan cek dan, > ... setelah jelas ada dananya! Jadi, hanya setelah terpenuhi 2 syarat ini > cek itu bisa diuangkan langsung, tanpa melalui cealing house! Kecuali bung > bisa ajukan ada syarat lain yg juga harus dipenuhi lebih dahulu? > > Nah, dalam pengertian saya, kalau lawan diskusi sudah bisa menerima > pengertian yang kita maksudkan, yaa sudahlah. Tidak perlu memaksakan orang > mengakui "kesalahan", bahkan seandainya seseorang masih berkeras merasa > pendapatnya "BENAR", juga cukup diperjelas dimana bedanya saja! Bukankah > kita seharusnya bisa *sepakat untuk tidak sepakat*, ... boleh-boleh saja > diantara kita mempertahankan pendapatnya sendiri-sendiri dengan segala > perbedaan! > > Yang lebih PENTING masing-masing kita bisa melancarkan DISKUSI secara > sehat, tidak saling maki-memaki, ...! > > Terusterang, seringkali diskusi-diskusi yang terjadi di GELORA45 ini > sekalipun ada juga yang membosankan, tapi juga tidak sedikit membuat orang > berpikir dan belajar, khususnya bagi saya sendiri! Terimakasih, ... > dapatkan sekolah gratis! > > Itu saja tambahan saya. > > Salam-diskusi, > > ChanCT > > > > 'nesare' nesare1@... [GELORA45] 於 18/2/2019 2:37 寫道: > > ChanCT > > > > > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > 不含病毒。www.avg.com > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > <#m_-2937877273368560817_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2> > > >
